Beranda blog Halaman 4736

Presiden: UU Cipta Kerja Tak Kurangi Kewenangan Daerah

Suarapemerintah.idPresiden Joko Widodo menegaskan bahwa Undang-Undang (UU) Cipta Kerja tidak menjadikan pemerintah melakukan resentralisasi kewenangan dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat. Menurutnya, perizinan berusaha dan pengawasannya tetap dilakukan oleh pemerintah daerah sesuai dengan norma, standar, prosedur dan kriteria yang ditetapkan pemerintah pusat.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers terkait Undang-Undang Cipta Kerja di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 9 Oktober 2020.

“Perizinan berusaha dan pengawasannya tetap dilakukan oleh Pemerintah Daerah sesuai dengan NSPK (Norma, Standar, Prosedur, Kriteria) yang ditetapkan Pemerintah Pusat, ini agar dapat tercipta standar pelayanan yang baik di seluruh daerah, dan penetapan NSPK ini nanti akan diatur dalam PP (Peraturan Pemerintah),” kata Presiden.

Selain itu, Presiden juga menjelaskan bahwa kewenangan perizinan untuk nonperizinan berusaha tetap ada di Pemda, sehingga tidak ada perubahan. Bahkan, melalui UU Cipta Kerja pemerintah juga melakukan penyederhanaan, standarisasi jenis, prosedur berusaha di daerah, dan perizinan berusaha di daerah diberikan batas waktu.

“Ini yang penting di sini. Jadi, ada service level of agreement, permohonan perizinan dianggap disetujui bila batas waktu telah terlewati,” imbuhnya.

Kepala Negara juga menegaskan bahwa Undang-Undang Cipta Kerja ini memerlukan banyak sekali Peraturan Pemerintah (PP) dan Perpres (Peraturan Presiden). Menurut Presiden, PP dan Perpres tersebut akan segera diselesaikan paling lambat tiga bulan setelah diundangkan.

“Kita, pemerintah membuka dan mengundang masukan dari masyarakat, dan masih terbuka usulan-usulan dan masukan dari daerah,” ungkapnya.

Pemerintah berkeyakinan melalui Undang-undang Cipta Kerja ini jutaan pekerja dapat memperbaiki kehidupannya dan juga penghidupan keluarga mereka. Jika masih ada ketidakpuasan atas Undang-Undang Cipta Kerja ini, Presiden mendorong agar hal tersebut diselesaikan melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

“Jika masih ada ketidakpuasan terhadap Undang-Undang Cipta Kerja ini, silakan mengajukan uji materi atau judicial review melalui Mahkamah Konstitusi. Sistem ketatanegaraan kita memang mengatakan itu. Jadi, kalau masih ada yang tidak puas dan menolak, silakan diajukan uji materi ke MK,” tandasnya.

Mesin Cuci Dengan Wonder Wash, Kuman Mati dan Pakaian Lembut

Beritamedia.id – Sedia payung sebelum hujan. Karena kini sudah memasuki musim penghujan. Kita harus persiapkan segalanya. Selain kondisi tubuh yang fit dengan asupan makanan sehat dan bergizi, mesin cuci juga harus siap dan prima untuk memasuki musim penghujan. 

Mencuci pakaian di musim hujan dengan tangan tentu harus ekstra tenaga, karena di musim hujan pakaian kotor menjadi lebih banyak ketimbang musim kemarau. Di tambah pakaian yang tidak kering maksimal karena kurang matahari membuat pakaian kotor dan basah semakin menggunung yang dapat menjadi sumber timbulnya bakteri, kuman, dan bau tak sedap.

Albert Fleming selaku perwakilan dari Polytron mengatakan, “Untuk menghindari kuman, bakteri dan bau, sangat disarankan mencuci menggunakan air mengalir dan air hangat/panas seperti halnya mesin cuci Wonder Wash PFL 7103 keluaran Polytron. Mesin cuci front loading ini dapat menghilangkan bakteri dan kuman karena proses mencuci yang sistematis yaitu dimulai dari perendaman, penimbangan, melakukan pencucian, pembilasan dan pemerasan. Selain itu mesin cuci ini juga dilengkapi dengan fitur Steam Wash yang dapat membunuh kuman dan bakteri pada pakaian.”

Steam Wash pada Wonder Wash mampu mencuci pakaian dengan air hangat atau panas hingga 90ºC sehingga bakteri dan kuman mati. Mencuci dengan air panas sangat dibutuhkan pada kondisi saat ini di saat virus dan penyakit bakteri banyak bermunculan. Selain untuk menjaga kesehatan nyatanya mencuci menggunakan air panas atau hangat dapat menghilangkan residu dan jamur yang disebabkan oleh deterjen dan dapat membuat masa pakai mesin menjadi lebih awet.

Bakteri E coli yang biasanya terdapat di dalam air atau menempel pada pakaian dalam, misal bakteri E coli dari sisa urin atau sisa feses yang terdapat di pakaian dalam yang telah digunakan. Jika saat pencuciannya dilakukan bersamaan dengan pakaian lain maka bakteri tersebut juga akan menempel pada pakaian lain, nah… dengan menggunakan fitur Steam Wash maka bakteri yang menempel tersebut akan mati. Sehingga pakaian bersih tanpa bakteri dan kuman. Mesin cuci Wonder Wash ini sangat disarankan dan direkomendasikan digunakan di masa kini karena di masa pandemi saat ini, menjaga kesehatan keluarga menjadi penting dan utama.

Fitur Steam Wash juga dapat melenturkan kain dan pakaian sehingga kain tidak kusut dan lebih mudah disetrika. Keuntungan lain menggunakan mesin cuci Wonder Wash adalah hemat deterjen dan hemat air. 

Mesin cuci Wonder Wash terdiri atas tiga jenis yaitu PFL 7103 dan  PFL 7101 untuk kapasitas 7 kg dan PFL 8101 untuk kapasitas 8 kg. Untuk mode pencuciannya sangat lengkap karena mesin cuci ini dapat diatur sesuai pakaian yang akan dicuci, misal untuk mencuci pakaian bayi, pakaian dalam, katun, wool, jacket hingga selimut tebal. Wonder Wash  lebih hemat karena mencuci jenis kain apapun dapat dilakukan di rumah tanpa harus membawanya ke jasa binatu.

Jadi tunggu apalagi, rubah gaya hidup sehari-hari menjadi lebih mudah, lebih ekonomis, dan sehat  dengan mesin cuci Front Loading Wonder Wash dari Polytron. Dapatkan mesin cuci Wonder Wash  di toko elektronik terdekat, di  online store  www.polytron.co.id dan toko lainnya.  

Speaker Terbaru di Akhir Tahun 2020 Dengan Multifungsi Dan Satu Device

Suarapemerintah.id – Paling enak stay di rumah kalau ditemani musik dan ada hiburan. Hati gembira, terhibur dan tidak kesepian. Apalagi saat kondisi seperti ini, di saat kita masih terbatas untuk beraktivitas di luar rumah dan belum bisa untuk travelling. Supaya ngga “mati gaya” di rumah, kita harus punya siasat agar hari-hari di rumah ngga bikin bosan.

Harus punya speaker yang multifungsi sehingga semua hiburan dapat dinikmati dari satu device. Misal bisa menonton video, film, karaoke, mendengarkan musik mp3, koneksi bluetooth, dan mendengarkan siaran radio, dengan konsumsi daya yang kecil dan hemat listrik namun menghasilkan suara powerful dan bass yang mantap.

Kemampuan audio yang multifungsi saat ini menjadi keharusan, sehingga segala hiburan dan kebutuhan dapat terpenuhi hanya dengan satu speaker. Bisa berhemat dan ngga banyak keluar duit. Baru-baru ini Polytron meluncurkan active speaker terbarunya bernama E-series dengan tipe PAS 8E28 dan PAS 8E22. Kedua perangkat ini adalah jenis active speaker dengan konfigurasi 3-Ways Speaker System, dengan desain modern, lengkap dengan tiga sistem keluaran suara yaitu melalui speaker tweeter, speaker middle dan woofer.

PAS 8E28 dan PAS 8E22, dipasarkan Polytron mulai bulan ini untuk memenuhi pasar speaker Indonesia yang membutuhkan perangkat audio berkualitas. Konsistensi inovasi Polytron pada jajaran audio membuat perangkat audio Polytron selalu diminati, kali ini Polytron meluncurkan inovasi teknologi active speaker terbarunya pada PAS 8E28 dan PAS 8E22. Tipe tersebut diproduksi dengan woofer ganda berukuran 8 inci berteknologi Extended Bass Radiator (XBR) khas Polytron, yang mampu menghasilkan nada rendah atau bass level yang mantap, detail, dan merata di semua posisi dengar.

Felita Septian selaku perwakilan dari Polytron menyampaikan bahwa, “Pembeda speaker ini dengan yang lain adalah PAS 8E28 dan PAS 8E22 dilengkapi dengan pengaturan digital. Pengaturan control suara bass, middle dan treble secara digital tentu sangat memudahkan karena tidak harus menjangkau langsung tombol pada badan speaker seperti halnya pada pengaturan secara analog, namun Anda dapat dengan praktis mengaturnya dari jarak jauh. Pengaturan level 3-Band digital tersebut dapat dilakukan melalui remote control atau aplikasi Polytron Audio Connect. Seri PAS terbaru ini juga memiliki pengaturan otomatis yang dapat disesuaikan dengan musiknya, pengaturan 7 Presets Equalizer yaitu rock, pop, classic, jazz, flat, outdoor dan user.”

Perihal konektivitas, PAS 8E28 dan PAS 8E22 dilengkapi dengan bluetooth, koneksi USB, aux dan line input, FM radio, dua microphone dan pengaturan AVC dan MPC untuk karaoke, khusus PAS 8E28 juga dapat memutar file video (mp4, mkv, avi, flv, vob, mpg) karena dilengkapi dengan dukungan USB play movie dan video out.

Selain dilengkapi remote control, PAS 8E28 dan PAS 8E22 dapat terhubung dengan aplikasi Polytron Audio Connect sehingga Anda dapat mengoperasikan perangkat ini dengan menggunakan smartphone untuk memilih sumber musik, mengatur volume, equalizer, super bass dan lain-lain. Aplikasi ini dapat Anda unduh di Google Play Store.

Sedangkan teknologi bass-nya, dapat menghasilkan suara bass yang jauh lebih mantap dengan fitur Super Bass Control. Sudah pasti untuk kualitas suara tidak diragukan lagi, speaker ini dapat menghasilkan audio power output hingga 2 x 100 watt RMS. Dashyat kan?

Polytron active speaker E-series dipasarkan dengan harga terjangkau. Dapatkan speaker terbaru kekinian di toko elektronik terdekat di kota Anda.

Kemenko Marves Selenggarakan Focus Group Discussion Pelestarian Budaya Adat Kerajaan Kui

Suarapemerintah.id – Alor. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi terus berkomitmen untuk meningkatkan pelestarian dan literasi budaya kemaritiman di berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya di wilayah Indonesia Bagian Timur yang memiliki nilai historis pelayaran nusantara. Hal inilah yang melatarbelakangi, Biro Komunikasi bekerja sama dengan Staf Ahli Bidang Sosio-Antropologi menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pelestarian Budaya dan Adat Kerajaan Kui pada Jumat-Sabtu, 09 -10 Oktober 2020 di Alor, Nusa Tenggara Timur.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Bidang Sosio-Antropologi, Tukul Rameyo menyampaikan bahwa budaya bahari dapat menjadi atraksi utama untuk menarik wisatawan sehingga penting dikembangkan dalam 5 tahun ke depan (2020 – 2024).

“Karena itulah ada program prioritas yang terkait dengan pariwisata yang pada dasarnya butuh dukungan dari peran budaya dan warisan budaya,” tegas Tukul Rameyo.

Ditambahkan Tukul, terdapat enam (6) program utama kebijakan budaya bahari,  di antaranya pertama, peningkatan literasi maritim yang di dalamnya berisi mengenai pemahaman dan minat budaya maritim Nusantara (pengetahuan tradisi dan kurikulum maritim). Kedua, harmonisasi nilai lokal ke dalam norma pengelolaan sumber daya kelautan. Ketiga, revitalisasi peran kota pelabuhan bersejarah.

Keempat, wawasan dan budaya bahari (menghidupkan dan memelihara budaya maritim nusantara seperti ekspedisi, festival, seminar, dan gaya hidup). Kelima, pengembangan teknologi berbasis kearifan bahari (pertanian, bangunan, perkapalan farmasi, tata kelola SDA, dan kuliner), dan keenam inventarisasi nilai budaya dan sistem sosial kelautan.

“Berdasarkan sejarah, Alor merupakan lintasan dan tempat singgah kapal Magelhaens saat mencari rempah 500 tahun yang lalu, yang saat ini pelayaran itu dirayakan kembali, dan diharapkan tiba di perairan kita tahun depan. Alor juga memiliki keunikan fenomena alam seperti habitat dugong dan lintasan migrasi paus dan lumba-lumba. Untuk itulah salah satunya, kita akan promosikan Alor,” tambah Tukul Rameyo.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Alor, Amon Djobo menegaskan bahwa Alor merupakan daerah pejuang yang memiliki 48 rumpun bahasa dan memiliki 7 kerajaan. Sedangkan Kerajaan Kui adalah salah satu kerajaan terbesar kedua setelah kerajaan Alor. Beberapa peninggalan sejarah yang menarik di Alor diantaranya masjid tua yang berumur 4 setengah abad, yang di dalamnya tersimpan Al-Qur’an tua yang ditulis di kulit kayu serta alat-alat shalat yang tradisional.

“Alor memiliki keragaman budaya yang kuat, di tengah kemajuan teknologi yang ada Alor tidak pernah melupakan sejarah dan budaya”, tegas Amon Djobo seraya berharap setelah Focus Group Discussion akan ada tindak lanjut teknis promosi budaya di Alor.

Perwakilan Kepala Kampung Adat Kerajaan Kui yang juga hadir sebagai narasumber menambahkan di Alor ada Kerajaan Kui yang terdiri dari beberapa suku, di antaranya adalah suku Abui, suku Kelon, suku Amang, dan suku Masin.

“Kerajaan Kui merupakan kerajaan yang berada di Indonesia Timur, yang sudah ada sejak abad 18 awal dan sudah mulai terkenal pada masa penjajahan Belanda. Kerajaan Kui ini merupakan kerajaan maritim yang erat hubungannya dengan laut, sehingga titik berat perhatian raja lebih banyak pada perdagangan dan pelayaran,” ungkap Kepala Kampung Kui Nazarudin Kinanggi.

Ditambahkan Nazarudin, pentingnya sektor kemaritiman melatarbelakangi para raja untuk memberikan perhatian khusus mengenai transportasi, salah satunya dengan pembuatan sampan dan perahu berukuran besar yang digunakan untuk menghubungkan pusat- pusat ekonomi sampai dengan hal-hal yang berkaitan dengan politik.

Pengenalan budaya dan adat budaya di Alor juga dikuatkan melalui kunjungan budaya ke Museum Seribu Moko dan Kerajaan Kui. Selain diikuti oleh perwakilan pegawai dari Kemenko Marves, FGD juga diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah, mahasiswa, dan masyarakat Alor.

Menko Marves bertemu dengan Menteri Luar Negeri RRT Bahas Sinergi Menghadapi Covid-19

Suarapemerintah.idMenko Luhut dan Menteri Luar Negeri Wang Yi menggarisbawahi pentingnya untuk kedua negara bersinergi lebih erat pada tatanan bilateral, regional dan multilateral, khususnya dalam menghadapi situasi dunia yang tidak menentu akibat pandemi Covid-19. Oleh karena itu perdagangan dan investasi, kesehatan, pendidikan dan riset, vaksin, e-commerce, intelegensi artifisial (kecerdasan buatan) serta pertukaran budaya dan masyarakat menjadi topik bahasan utama dalam pertemuan bilateral antara keduanya (09/10/2020).

Berbagai permasalahan atau hal pending dibahas dalam pertemuan bilateral dimaksud. Pemerintah RRT akan menindaklanjuti permohonan dari Menko Luhut agar ada peningkatan akses pasar untuk buah tropis, produk perikanan dan seafood, serta sarang burung wallet dan penambahan impor batu bara dari Indonesia.

Menteri Luar Negeri RRT akan ikut mendorong keterlibatan perguruan tinggi RRT dalam pengembangan Pusat Konservasi, Penelitian dan Inovasi Tanaman Obat Tiongkok-Indonesia di Humbang Hasudutan, Sumatera Utara.  “Pusat ini bisa kaya sekali dengan herbal yang berjumlah 30,000 species lebih, saya berharap dukungan dari Zhejiang University, Yunnan University, dan Pusat Riset Unggulan di Bidang Tanaman Obat dan Industri Terkait” ujar Menko Luhut.

Kerja sama “Two Countries Twin Parks” yang sejak tahun lalu diusulkan oleh Pemprov Fujian juga akan ditindaklanjuti oleh Menlu Wang Yi. Menko Luhut mengharapkan kerja sama ini bisa segera direalisasikan. Dari sisi Indonesia,  sudah ada lokasi di Bintan seluas 4000 ha dengan infrastruktur pendukung yang sudah relatif baik.  Konsep kerja sama menurut Menko Luhut juga bisa dikembangkan menjadi “Two Countries Twin Parks with Multiple Zones”, dengan menyiapkan setidaknya tiga Kawasan Industri: Bintan, Batang dan Aviarna Semarang.

Pengembangan Tsinghua South East Asia Center di Pulau Kura-Kura, Bali juga menjadi perhatian Pemerintah RRT.  Dalam pertemuan Menko Luhut menyampaikan harapannya agar Pemerintah Tiongkok dapat mendorong para profesor dan pakarnya melakukan kolaborasi riset dengan Tsinghua South East Asia Center dan agar perusahaan teknologi seperti Huawei, dan Tencent ikut berinvestasi disana.

Menlu Wang Yi menyatakan bahwa pihak Tiongkok selalu memandang hubungan Tiongkok-Indonesia dari sudut strategis. Kedua negara diharapkan dapat memperkokoh saling percaya politik dan terus memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan. “Kerja sama di berbagai area telah mencapai progress yang luar biasa cepat”

Terkait dengan kerja sama alih teknologi vaksin, Menlu Wang Yi menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara dengan kapasitas produksi vaksin terkuat di Asia Tenggara sehingga bisa menjadi peluang bagi perusahaan Tiongkok. “Kami akan mendukung perusahaan kami untuk meningkatkan kerja sama, khususnya berbagi teknologi dan pengalaman, supaya Indonesia bisa menjadi pusat produksi vaksin di kawasan Asia Tenggara”.

Selain itu, kerja sama Program Pengentasan Kemiskinan Berbasis Iptek belajar dari pengalaman Tiongkok juga akan menjadi salah satu kerja sama strategis jangka panjang kedua negara. Menlu Wang Yi akan menindaklanjuti permintaan Menko Luhut agar Tiongkok dapat berbagi pengalaman melalui program ini melalui K/L yang terkait. “Di era pandemic ini, kami masih bisa membebaskan semua kemiskinan sesuai target schedule kami, dan ini merupakan pertama kalinya sudah menghapuskan kemiskinan murni dalam sejarah 5.000 tahun. Kami bersedia berbagi pengalaman dengan Indonesia, dan akan menghubungkan dengan kantor yang terkait” kata Menlu Wang Yi.

Kemenag Masuk Tahap Harmonisasi RPMA Tentang Buku Umum Keagamaan

Suarapemerintah.id – Penyusunan Rancangan Peraturan Menteri Agama (RPMA) tentang Buku Umum Keagamaan sudah memasuki tahap harmonisasi. RPMA ini dibahas bersama oleh jajaran Ditjen Bimas Islam, bersama Biro Hukum Setjen Kemenag, perwakilan unit eselon I, Ketua Umum IKAPI, Sekretaris LPBKI MUI, Lakpesdam PBNU, Maarif Institute, Penerbit Buku, serta akademisi. Harmonisasi RPMA ini berlangsung di Depok, 8-10 Oktober 2020.

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan, penyusunan RPMA Buku Umum Keagamaan menjadi salah satu kesempatan terbaik untuk menghadirkan usaha yang lebih produktif dalam melahirkan karya keislaman maupun keagamaan pada umumnya yang responsif dan mampu menarik daya pikat pembaca millenial, namun tetap dengan kualitas yang baik serta otoritatif.

“Bersama dilaksanakannya Harmonisasi RPMA  Buku Umum Keagamaan, yang menjadi bagian dari pelaksanaan Undang-undang Sistem Perbukuan No. 3 Tahun 2017 ini, maka semangat untuk melahirkan karya-karya otoritatif dan berkualitas di bidang keagamaan dalam merespon minat zaman segera akan tercapai,” tegas Kamaruddin Amin di Depok, Kamis (08/10).

Menurutnya, proses dan perkembangan dunia perbukuan di Indonesia dalam beberapa dekade ke belakang berjalan sangat dinamis. Dinamika perbukuan dengan konten dan materi keislaman mencapai titik puncaknya pada rentang di 1970-1980an.  Saat itu, terbit di Indonesia beberapa karya tulis dari Imam Khomeini, Ismail Raji Al Faruqi, Ali Syariati, Fazlurrahman dan banyak pemikir dunia Islam lainnya.

Seiring dengan perkembangan proyek intelektual di dunia Islam dengan ragam corak pemikiran tersebut, Kamaruddin melihat pentingnya Indonesia mengambil peran aktif, tidak hanya menjadi penonton pasif. Karenanya, mendesak untuk menciptakan produk buku yang sesuai dan dapat menarik perhatian pembaca.

“Buku-buku serius yang analisis, atau filosofis mendalam itu tidak terlalu diminati, sangat diperlukan kemudian karya dari penulis atau juga akademisi yang dapat merespon kebutuhan konkrit di zaman sekarang,”  jelasnya.

RPMA Buku Umum Keagamaan merupakan aturan turunan yang mengisi ruang dari lahirnya Undang-undang Sistem Perbukuan. Pasal 4 Bab I menyebutkan pentingnya menumbuhkan dan memperkuat rasa cinta tanah air, peningkatan mutu dan jumlah sumber daya perbukuan, menumbuhkembangkan budaya literasi serta promosi kebudayaan nasional.

RPMA Buku Umum Keagamaan  yang memiliki semangat keterbukaan dan voluntary ini sebagaimana isinya memuat beberapa pasal, di antaranya terkait Ketentuan Umum, Standard Mutu, Lembar Pengesahan Standard Mutu Buku Umum Keagamaan, Pembinaan dan Pengawasan, serta Peran Serta Masyarakat.

Penerbitan RPMA ini atas inisiatif Ditjen Bimas Islam. Kehadiran RPMA ini mendapat respon positif dari semua Ditjen Bimas Agama di Kementerian Agama, termasuk juga ormas dan lembaga keagamaan lainnya.

Kemenko Marves Upayakan Percepatan Pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung Guna Mendukung Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia

Suarapemerintah.id – Medan, Untuk mempercepat pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung sebagai bagian dari upaya menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) yang diwakili oleh Asisten Deputi Investasi Bidang Jasa Farah Heliantina melakukan peninjauan lapangan ke Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Kuala Tanjung, Medan pada tanggal 6 – 9 Oktober 2020. Pada agenda ini, dilakukan diskusi antara Kemenko Marves dengan Business Development Pelindo 1, General Manager Pelabuhan Kuala Tanjung dan General Manager PT Kawasan Industri Kuala Tanjung.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) RI No. 26/2012 Tentang Cetak Biru Pengembangan Sistem Logistik Nasional, Pelabuhan Kuala Tanjung ditetapkan sebagai Hub Internasional wilayah barat Indonesia. Selanjutnya, mengacu pada Perpres RI No. 81/2018 Tentang Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Pelabuhan dan Kawasan Industri Kuala Tanjung di Provinsi Sumatera Utara, pemerintah menugaskan PT Pelindo I (Persero) untuk membangun dan mengoperasikan Pelabuhan Hub Internasional Kuala Tanjung serta membangun, mengembangkan, dan mengelola Kawasan Industri Kuala Tanjung.

Sebagai pintu gerbang ke Sumatera, Pelabuhan Kuala Tanjung akan meningkatkan hotspot ekonomi kawasan dengan menurunkan biaya logistik dan meningkatkan efisiensi. “Mengembangkan Kuala Tanjung menjadi pusat pelabuhan ‘kelas dunia’ sesuai ambisi Poros Maritim Dunia mengharuskan pengembangan Kuala Tanjung dilakukan secara terintegrasi antara Pelabuhan dan Kawasan Industri” ungkap Asdep Farah.

Pelabuhan Tanjung Kuala diperkirakan memiliki kapasitas sebesar 350.000 TEUs (twenty-foot equivalent unit atau unit ekuivalen dua puluh kaki), yang merupakan sebuah satuan kapasitas kargo yang sering digunakan untuk mendeskripsikan kapasitas kapal peti kemas dan terminal peti kemas. Namun, September 2020, hasil operasi Pelabuhan Tanjung Kuala baru mencapai 36.000 TEUs. Untuk itu, diperlukan percepatan dalam pengembangannya.

Pengembangan Kuala Tanjung dilakukan secara bertahap yang dimulai dengan pembangunan Terminal Multi Purpose yang berfungsi sebagai Gerbang Masuk Sumatera Utara yang dilanjutkan dengan pengembangan Kawasan industri yang akan menghasilkan muatan Terminal Multi Fungsi (Terminal Multi Purpose), sehingga tercipta volume cargo yang optimal sebagai dasar pengembangan pusat pelabuhan.

Lebih jauh, Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) merupakan fase I dari Pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung. KTMT didesain untuk melayani handling kegiatan cargo peti kemas, curah cair, dan general cargo.

KTMT digunakan sebagai pintu masuk untuk bahan – bahan material Pembangunan Kawasan Industri Kuala Tanjung dan Pengembangan Kawasan Industri Sei Mangkei. Untuk itu, diperlukan pendalaman terkait kondisi Kawasan Industri Sei Mangkei agar bisa memastikan potensi cargo di daerah sekitar Pelabuhan Muara Tanjung.

Kuala Tanjung Industrial Estate (KTIE) atau Kawasan Industri Kuala Tanjung akan dihubungkan dengan jalan Tol Trans Sumatera, sehingga akses jalan dari Medan menuju KTIE dan sekitarnya akan menjadi lebih mudah. Jalan Tol Tebing Tinggi – Kuala Tanjung yang merupakan bagian dari tol trans Sumatera direncanakan akan mulai beroperasi pada 2021.

Percepatan pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung juga dilakukan melalui penjajakan dengan berbagai investor internasional. Namun, meskipun terdapat kendala akibat pandemi Covid-19, komunikasi yang intensif dengan para investor terus dilakukan untuk mempercepat realisasi investasi demi pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung.

Ke depannya, perlu dorongan koordinasi pemerintah Indonesia dengan investor terkait kelanjutan proses kerja sama yang meliputi kunjungan serta uji kelayakan.

Program Vaksin Covid-19 Di Awal November, Menkes Jamin Kredibilitas

Suarapemerintah.id –  Di sela kunjungan kerja dan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri RRT dan jajaran pemerintahan RRT di Yunan, Tiongkok, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Duta Besar RI Djauhari Oratmangun dan Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir bertemu dengan pimpinan perusahaan produsen vaksin Covid-19: Cansino, G42/Sinopharm, dan Sinovac pada Hari Sabtu (10-10-2020). Pertemuan ini bertujuan untuk memfinalisasi pembelian vaksin Covid-19 yang telah dijajaki oleh Menteri BUMN dan Menteri Luar Negeri dan dalam konteks persiapan eksekusi vaksinasi, transfer teknologi, dan penjajakan regional production di Indonesia.

Vaksin dari ketiga perusahaan tersebut diketahui sudah masuk pada tahap akhir uji klinis tahap ke-3 dan dalam proses mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) di sejumlah negara.  Cansino melakukan uji klinis tahap ke-3 di Tiongkok, Arab Saudi, Rusia dan Pakistan. G42/Sinopharm melakukan uji klinis tahap ke-3 di Tiongkok, Uni Emirat Arab (UEA), Peru, Moroko dan Argentina. Sementara itu Sinovac melakukan uji klinis tahap ke-3 di Tiongkok, Indonesia, Brazil, Turki, Banglades, dan Chile. Emergency Use Authorization dari Pemerintah Tiongkok telah diperoleh ketiga perusahaan tersebut pada bulan Juli 2020. Pemerintah UAE ikut memberikan emergency use authorization kepada G42/Sinopharm.

Tim inspeksi yang terdiri dari unsur BPOM, Kementerian Kesehatan, MUI, Bio Farma akan bertolak ke Tiongkok pada tanggal 14 Oktober 2020 untuk melihat kualitas fasilitas produksi dan kehalalan vaksin produksi Sinovac, dan Cansino. Sementara data untuk vaksin G42/Sinopharm akan diambil dari data uji klinis di UAE karena diproduksi di sana. Kehalalan vaksin Sinovac dan Cansino akan dijamin melalui partisipasi MUI dalam proses pengujian data, begitu juga dengan kehalalan vaksin G42/Sinopharm, “MUI-nya Abu Dhabi sudah menyatakan no issue dengan kehalalan vaksin G42” ucap Dirut Bio Farma Honesti Basyir.

Jumlah vaksin Covid-19 yang disanggupi oleh masing-masing perusahaan beragam, tergantung dari kapasitas produksi dan komitmen kepada pembeli lain. Untuk tahun ini Cansino menyanggupi 100,000 vaksin (single dose) pada bulan November 2020, dan sekitar 15-20 juta untuk tahun 2021. G42/Sinopharm menyanggupi 15 juta dosis vaksin (dual dose) tahun ini, yang 5 juta dosis akan mulai datang pada bulan November 2020.

Sementara itu Sinovac menyanggupi 3 juta dosis vaksin hingga akhir Desember 2020, dengan komitmen pengiriman 1,5 juta dosis vaksin (single dose vials) pada minggu pertama November dan 1,5 juta dosis vaksin (single dose vials) lagi pada minggu pertama Desember 2020, ditambah 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bulk. Untuk tahun 2021, Sinopharm mengusahakan 50 juta (dual dose), Cansino 20 juta (single dose), Sinovac 125 juta (dual dose). Single dose artinya satu orang hanya membutuhkan 1 dosis vaksinasi, sementara dual dose membutuhkan 2 kali vaksinasi untuk satu orang.

Menkes Terawan menguraikan bahwa persiapan detail untuk program vaksinasi ini terus dilakukan, dengan prioritas para tenaga kesehatan dan aparat keamanan yang berada di garis terdepan dalam penanganan Covid-19. Menkes dan jajarannya telah menyiapkan program vaksinasi Covid-19 dan mengambil langkah untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan di Indonesia dan akan segera melakukan simulasi di beberapa puskesmas.

Sejak akhir September 2020 juga telah dilaksanakan pelatihan kepada tenaga kesehatan mengenai tata cara vaksinasi  Covid-19.  “Pada tahap awal, kami akan memberikan prioritas vaksin kepada mereka yang di garda terdepan, yaitu medis dan paramedic, pelayanan public, TNI/Polri, dan seluruh tenaga pendidik” kata Menkes Terawan.

Untuk menjaga akuntabilitas pengadaan vaksin, maka vaksin yang dibayarkan pemerintah maupun yang mandiri tetap harus melalui Bio Farma, sebagai BUMN yang ditunjuk untuk pengadaan vaksin. Sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas, dalam waktu dekat Bio Farma diminta memaparkan kepada publik mengenai biaya pembelian vaksin dari semua mitra kerjasamanya.

Menkes kemudian menegaskan bahwa para garda terdepan dan yang tidak mampu secara ekonomi akan dibayarkan vaksinnya oleh Pemerintah “mereka yang di garda terdepan dan peserta Penerima Bantuan Iuran alias PBI dalam BPJS Kesehatan akan ditanggung biaya vaksinnya oleh Pemerintah.

Dalam pertemuan, Menkes juga mengajak Cansino, G42/Sinopharm, dan Sinovac  untuk melakukan kerjasama transfer teknologi dengan Bio Farma dan kerjasama riset termsuk uji klinis dengan lembaga penelitian medis yang ada di Indonesia. Bio Farma merupakan salah satu dari sekitar 29 produsen vaksin / 22 negara di dunia yang telah memperoleh Prakualifikasi Badan Kesehatan Dunia (PQ WHO) sehingga dipercaya dapat memenuhi kebutuhan vaksin di lebih dari 150 negara.

Sinovac, Sinopharm, Cansino sangat antusias mengembangkan kerjasama dengan perusahaan dan lembaga penelitian medis Indonesia terutama setelah mendapatkan informasi bahwa Menteri Luar Negeri RRT, Wang Yi yang juga merupakan Anggota Dewan Negara RRT telah mengusulkan dan memberikan lampu hijau agar perusahaan Tiongkok berkolaborasi dengan perusahaan Indonesia untuk menjadikan Indonesia sebagai manufacturing hub untuk vaksin di Asia Tenggara.

“China bersedia bekerja sama dengan Indonesia dalam penelitian, produksi dan distribusi vaksin, serta mendukung pertukaran antar lembaga penelitian medis terkait untuk membantu memastikan akses ke vaksin yang terjangkau di seluruh kawasan dan di seluruh dunia,” kata Menlu RRT Wang Yi. Menyambut komentar Menlu Wang Yi, Menko Luhut ikut menyampaikan harapannya “saya ingin lebih banyak kerja sama antar rumah sakit, pertukaran dokter dan tenaga kesehatan, kolaborasi riset dan teknologi antara kedua negara”.

Tak Hanya Disiplin 3M, Warga Diminta Jaga Imun Tubuh dan Tidak Stres

Suarapemerintah.id – Meskipun terjadi peningkatan jumlah kasus positif Covid-19  di Kota Denpasar namun warga diingatkan agar selain disiplin menerapkan protokol kesehatan tak kalah pentingnya bagaimana menjaga imun tubuh dan jangan stres atau cemas berlebihan.

Lurah Tonja Kecamatan Denpasar Utara Ade Indah Sari Putri mengakui di wilahnya angka kasus Covid-19 juga terbilang tinggi sehingga menjadi perhatian serius jajarannya bersama Satgas Covid-19.

Untuk itu, Ade tak henti dalam beberapa kesempatan seperti saat rapat-rapat maupun kegiatan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19, agar masyarakat tetap diisiplin menerapkan protokol kesehatan.

Jangan sampai lupa, gerakan 3M yakni menutup masker, mencuci tangan sebelum dan sesudah aktivitas hingga menjaga jarak saat dalam kerumunan.

“Mari patuhi 3M ini agar penyebaran Covid-19 bisa dicegah, dimulai dari rumah dan lingkungan masing-masing,” kata Ade dalam perbincangan akhir pekan ini.

Selain melaksanakan apa yang menjadi himbauan atau ajakan pemerintah, kata Ade tak kalah pentingnya adalah jangan berfikir stres. Jangan terlalu cemas terhadap sesuatu saat pandemi Covid-19.

“Kita perlu banyak guyon, canda karena di masa pandemi ini, kita sudah berfikiran stres, siapa tidak stres dengan keadaan ini, tetapi kita harus tetap hadapi dengan pikiran santai,” ucapnya.

Dengan berfikir santai, rileks tidak cemas maka otomatis juga bisa membangun imun tubuh menjadi lebih baik.

Sebaliknya, jika terus tegang dalam berfikir menghadapi masa pandemi ini, maka sangat rentan dan menurunkan imun tubuh mengakibatkan gampang terserang penyakit,” imbuhnya.

Ade juga meminta warga agar berolahraga secara rutin misalnya jalan kaki atau bersepada juga makan asupan yang bergizi cukup sehingga hal itu akan membantu meningkatkan imun tubuh, bisa terhindar dari penularan Covid-19.

Layanan Perumda Tirta Sewaka Dharma Kembali Alami Gangguan

Suarapemerintah.id – Meningkatnya intensitas hujan di daerah hulu dan wilayah Kota Denpasar sejak Sabtu (10/10) kemarin berdampak pada meningkatnya debit air sungai. Hal ini disertai tingkat kekeruhan air melebihi baku mutu. Akibatnya, pelayanan pendistribusian air baku kepada pelanggan oleh Perumda Tirta Sewaka Dharma Kota Denpasar mengalami gangguan selama beberapa hari kedepan.

Dirut Perumda Air Minum Tirta Sewaka Dharma Kota Denpasar, IB Gede Arsana saat dikonfirmasi Minggu (11/10) menjelaskan bahwa sedikitnya terdapat 4 wilayah yang mengalami gangguan distribusi air baku. Yakni wilayah Barat yang diakibatkan oleh robeknya bendungan karet IPA Penet, wilayah Utara yang diakibatkan oleh robeknya Bendungan IPA Blusung, wilayah Timur akibat robeknya Bendungan IPA Waribang dan wilayah Gandapura dan sekitarnya lantaran pipa distribusi pecah akibat kena garuk  alat berat DPUPR.

Akibat kondisi ini, IB Arsana mengakui bahwa petugas saat ini sedang dilaksanakan perbaikan secara intensif. Dimana, untuk bendungan IPA Penet diterget tuntas dalam 3 hari dan untuk bendungan IPA Belusung, IPA Waribang dan Penyambungan pipa distribusi diterget tuntas selama 1 hari.

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan beberapa langkah guna memastikan terpenuhinya kebutuhan air baku di masyarakat. Salah satunya dengan mendistribusikan air menggunakan mobil tangki.

“Bagi daerah yang terdampak kami siapkan pendistribusian menggunakan tangki hingga pendistribusian kembali normal,” ujarnya

Dalam kesempatan tersebut IB Arsana juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan ran ketidaknyamanan ini. Hal ini murni merupakan akibat kondisi alam yang sulit diprediksi. Dan jajaran Perumda Tirta Sewaka Dharma akan melaksanakan perbaikan sesegera mungkin agar pelayanan dapat kembali normal.

“Jadi kami memohon permakluman kepada pelanggan, dan kami juga akan segara melaksanakan perbaikan semaksimal mungkin, semoga dapat segera selesai dan pelayanan dapat kembali normal,” pungkasnya.