Beranda blog Halaman 684

Samsat Keliling Hari Ini Hadir di 14 Titik Wilayah Jabodetabek, Cek Lokasinya

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan Samsat Keliling pada Jumat untuk memudahkan masyarakat melakukan pengesahan STNK dan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Layanan ini dibuka di 14 lokasi yang tersebar di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek).

Informasi lokasi layanan diumumkan melalui akun X resmi TMC Polda Metro Jaya. Berikut daftar lengkap titik operasional Samsat Keliling hari ini:

Lokasi Samsat Keliling Jakarta

  1. Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng (08.00–14.00 WIB).

  2. Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat Jakarta Utara dan halaman Masjid Al-Musyawarah Gading (08.00–14.00 WIB).

  3. Jakarta Barat: Mal Citraland (08.00–14.00 WIB).

  4. Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat Jakarta Selatan (09.00–15.00 WIB) dan Gudang Wali Kota Jaksel (09.00–14.00 WIB).

  5. Jakarta Timur: Halaman parkir Samsat Jakarta Timur (08.00–15.00 WIB) dan Pasar Induk Kramat Jati (08.00–14.00 WIB).

Lokasi Samsat Keliling Tangerang Raya

  1. Kota Tangerang: Alun-alun Cibodas dan Parkiran Busway Foodmoshpere (09.00–13.00 WIB).

  2. Serpong: Halaman parkir Samsat Serpong (08.00–14.00 WIB) dan ITC BSD (16.00–19.00 WIB).

  3. Ciledug: Kantor Kecamatan Pinang dan Fresh Market Green Lake City Cipondoh (09.00–12.00 WIB).

  4. Ciputat: Halaman parkir Samsat Ciputat dan Kantor Kelurahan Pondok Betung (09.00–12.00 WIB).

  5. Kelapa Dua: Halaman Gtown Square Gading (08.00–14.00 WIB).

Lokasi Samsat Keliling Bekasi

  1. Kota Bekasi: Pizza Hut Kosmem Jatiasih (08.00–11.30 WIB).

  2. Kabupaten Bekasi: Halaman Kantor Pemda Kabupaten Bekasi (09.00–11.00 WIB).

Lokasi Samsat Keliling Depok

  1. Depok: Halaman parkir Samsat Depok (08.00–14.00 WIB) dan Kantor Kelurahan Tugu (09.00–11.00 WIB).

  2. Cinere: Kantor Kelurahan Pasir Putih (08.00–11.30 WIB).

Layanan yang Tersedia di Samsat Keliling

Melalui gerai Samsat Keliling, masyarakat dapat melakukan:

  • Pengesahan STNK tahunan

  • Pembayaran PKB

  • Pembayaran SWDKLLJ

Sementara itu, layanan pajak lima tahunan, ganti pelat nomor, dan administrasi lainnya tetap harus dilakukan langsung di kantor Samsat terdekat.


Syarat Mengurus Pajak Kendaraan di Samsat Keliling

Wajib pajak perlu membawa beberapa dokumen persyaratan berikut:

  • KTP asli pemilik kendaraan beserta fotokopi

  • BPKB dan fotokopi

  • STNK dan fotokopi

  • Tidak memiliki tunggakan PKB lebih dari satu tahun

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan, Berpotensi Hujan dan Angin

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di DKI Jakarta pada Jumat (14/11) didominasi kondisi cerah berawan, namun berpotensi berubah menjadi hujan disertai angin pada sejumlah waktu.

Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Jakarta diperkirakan berada dalam kondisi cerah hingga cerah berawan. Meski demikian, hujan ringan masih berpeluang terjadi di beberapa kawasan, terutama di Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diprediksi tetap cerah. Namun BMKG mengingatkan adanya potensi hujan yang dapat disertai angin kencang, sehingga warga perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan.

BMKG mencatat, perubahan cuaca tersebut kemungkinan berlanjut hingga malam hari. Masyarakat diminta memperhatikan kondisi langit dan mengantisipasi gangguan aktivitas saat cuaca mulai berubah.

Adapun suhu udara di Jakarta hari ini diperkirakan berada pada kisaran 26–34 derajat Celsius, dengan kelembapan mencapai 93 persen.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mendes Yandri Optimis Semua Desa Teraliri Listrik di Pemerintahan Prabowo

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto hadiri Rapat Evaluasi APBN 2025 hingga Bulan November dengan Komisi V DPR, Rabu (12/11/25).

Mendes Yandri melaporkan jika hingga saat ini, penyerapan anggaran hingga 10 November 2025 baru 63,05 persen. Salah satu penyebabnya ada sekitar Rp288 Miliar anggaran masih terblokir.

Mendes Yandri melaporkan jika hingga kini masih banyak desa di Indonesia yang belum teraliri listrik.

“Ini jadi perhatian serius Pemerintah dan sudah dibahas dalam Sidang Kabinet,” kata Mendes Yandri dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi V Lazarus ini.

Ia menyatakan optimistis, seluruh desa di Indonesia akan memiliki akses listrik dalam periode Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Selain listrik, Mendes Yandri juga telah menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk penyediaan internet bagi desa-desa.

“Untuk sementara, diprioritaskan untuk desa-desa ekspor. Dan jika anggota Komisi V punya desa binaan, bisa dikolaborasikan,” kata Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Mendes Yandri menekankan bahwa pembangunan desa tidak bisa dilakukan secara sektoral. Ia mendorong sinergi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk memastikan infrastruktur dasar, termasuk listrik, air bersih, dan pendidikan, dapat dinikmati seluruh masyarakat desa.

Kemendes juga melaporkan jika miliki program satu lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di setiap desa.

Mendes Yandri menjelaskan, program tersebut akan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen).

“Itu karena pendidikan di tingkat desa itu masih rendah tentang PAUD, nah ini mungkin pengumuman juga pak ketua dan para anggota, jadi program kami itu ada 1 desa 1 PAUD,” kata Mendes Yandri.

Namun, Mendes Yandri mengakui terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaannya, terutama terkait lahan pembangunan.

“Nah ini tapi persoalan tanah Pak. Tanahnya minimal 1.000 meter dan sebagainya,” kata Mantan Anggota DPR RI ini.

Turut hadir dampingi Mendes Yandri, Sekjen Taufik Madjid, Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kemendes PDT.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Pemkab Tabalong Salurkan Insentif untuk Ratusan Pengurus Rumah Ibadah

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong menyalurkan insentif bagi ratusan pengurus rumah ibadah yang bertugas di wilayah Kabupaten Tabalong. Program ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap peran penting para petugas dalam menjaga aktivitas keagamaan dan keharmonisan masyarakat.

Penyaluran insentif dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani bersama Wakil Bupati Habib Muhammad Taufani Alkaf pada 10 November 2025 di Pendopo Bersinar, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak.

Pada penyaluran tahap ini, Pemkab Tabalong memberikan insentif kepada 285 orang petugas rumah ibadah, yang terdiri dari 240 Kaum Masjid. 44 Koster Gereja dan 1 Pengampu Pura. Masing-masing Petugas mendapatkan sebesar 500 Ribu Rupiah perbulan. Yang dibayarkan per 3 bulan.

Selain pengurus rumah ibadah besar, pemerintah juga menyalurkan insentif untuk 650 marbot langgar dan mushala di seluruh Tabalong. Mereka menerima insentif sebesar Rp300.000 per bulan selama lima bulan, mulai Agustus hingga Desember 2025.

Total anggaran yang disiapkan melalui APBD 2025 untuk keseluruhan program ini mencapai Rp1,7 miliar.

Kepala Bagian Kesra Setda Tabalong, Harmani, menjelaskan bahwa tahap pencairan pertama dilakukan untuk dua bulan, yaitu Agustus dan September 2025.

“bagi Pengurus Rumah Ibadah tersebut diberikan Insentif sebesar 300 Ribu Rupiah selama 5 bulan terhitung sejak Agustus sampai Desember, yang dibayarkan saat ini untuk 2 bulan Agustus dan September sebesar 364 Juta Rupiah dan masing-masing sebesar 600 Ribu. Dan akan disalurkan melalui transfer Bank Kalsel.” Ujar Harmani.

Harmani menegaskan bahwa pemberian insentif ini merupakan bentuk penghargaan Pemkab Tabalong atas dedikasi para pengurus rumah ibadah yang telah menjaga nilai-nilai religius serta membantu memastikan kegiatan keagamaan tetap berjalan dengan baik di masyarakat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Sekda Tanah Laut Pimpin Rapat Persiapan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tala

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanah Laut (Tala), Ismail Fahmi, memimpin rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tala Tahun 2025. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Barakat pada Rabu (12/11/2025) dan dihadiri jajaran pimpinan SKPD terkait.

Dalam arahannya, Sekda menegaskan pentingnya mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan secara komprehensif agar perayaan Hari Jadi Tala dapat berjalan lancar dan meriah.

“Melalui rapat ini, mari kita bahas dan siapkan segala hal secara komprehensif, mulai dari persiapan TALA Expo, kesiapan acara puncak, hingga seluruh rangkaian kegiatan hiburan,” tegas Ismail Fahmi dalam arahan nya.

Rapat tersebut membahas secara rinci berbagai kegiatan yang akan memeriahkan Hari Jadi ke-60, mulai dari Pasar Rakyat, TALA Expo hingga puncak acara berupa malam hiburan rakyat. Menurut Sekda, rapat ini telah menghasilkan gambaran awal konsep dan langkah-langkah persiapan. Selanjutnya, hasil diskusi akan dibawa ke rapat lanjutan yang rencananya dipimpin langsung oleh Bupati Tala, H. Rahmat Trianto, pada minggu depan.

Ismail Fahmi meminta seluruh perangkat daerah bergerak cepat dan meningkatkan koordinasi lintas sektor untuk memastikan peringatan Hari Jadi Tala dapat berjalan sukses. Setiap instansi diminta mengoptimalkan peran masing-masing dalam mendukung persiapan teknis maupun nonteknis.

Turut hadir dalam rapat tersebut para Asisten Sekda serta seluruh Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, termasuk Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfostan Tala).

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kemendikdasmen Gelar Puncak Apresiasi Bunda PAUD Nasional 2025: Setahun Awal, Bekal Sepanjang Hayat

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Puncak Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional 2025 pada 12–14 November 2025 di Jakarta. Dengan mengusung tema “Setahun Awal, Bekal Sepanjang Hayat”, kegiatan ini dihadiri Istri Wakil Presiden RI Selvi Gibran Rakabuming, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, jajaran kementerian/lembaga, organisasi mitra seperti SERUNI Kabinet Merah Putih dan Dharma Wanita Persatuan, serta perwakilan Bunda PAUD dari seluruh Indonesia.

Agenda tahunan ini merupakan bentuk penghargaan kepada Bunda PAUD dari tingkat provinsi hingga desa/kelurahan yang berperan aktif dalam mendukung Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah dan mewujudkan PAUD Bermutu untuk Semua.

Dalam laporannya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa PAUD merupakan prioritas utama dalam pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan wajib belajar 13 tahun.

“Pendidikan anak usia dini adalah tahapan yang sangat menentukan masa depan bangsa. Anak-anak yang mendapat kesempatan belajar di PAUD memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi, nilai akademik yang lebih baik, dan kesiapan yang lebih matang untuk menjadi anak Indonesia yang hebat,” ujar Menteri Mu’ti, Rabu(13/11).

Ia juga menekankan pentingnya dukungan keluarga dalam menerapkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, meliputi: bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur tepat waktu.

Apresiasi dan Inspirasi dari Seluruh Nusantara

Sebanyak 42 Bunda PAUD menerima penghargaan dalam berbagai kategori, mulai dari Bunda PAUD Kabupaten/Kota dan Provinsi Berprestasi hingga Bunda PAUD Inovatif tingkat desa dan kecamatan.

Dalam sambutannya, Istri Wakil Presiden RI Selvi Gibran Rakabuming menyampaikan apresiasi atas dedikasi para Bunda PAUD serta menekankan bahwa kolaborasi keluarga, tenaga pendidik, dan Bunda PAUD adalah pondasi penting bagi tumbuh kembang anak.

“Satu tahun masa prasekolah merupakan fondasi yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Pada tahap ini, anak-anak tidak hanya mulai mengenal huruf dan angka, tetapi lebih dari itu, mereka belajar tentang kasih sayang, karakter, dan moral sebagai bekal kehidupan. Yang terpenting anak-anak itu harus bahagia. Jangan sampai anak-anak kehilangan masa kecilnya. Biarkan anak-anak mengeksplorasi minat dan bakatnya,” ujar Selvi dalam sambutannya

Komitmen Pemerintah dan Inovasi Daerah

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu layanan PAUD. Dalam Rancangan APBN 2026, pemerintah mengalokasikan Rp357,8 triliun untuk sektor pendidikan, termasuk Rp5,1 triliun untuk Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD. Dukungan ini diperkuat dengan program pelatihan, pendampingan, dan insentif bagi tenaga pendidik PAUD di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Beragam inovasi dari daerah turut mewarnai penyelenggaraan Apresiasi Bunda PAUD Nasional 2025. Dari ujung Kalimantan Utara, Kabupaten Tanah Tidung menghadirkan sejumlah program inspiratif seperti Kuliah Gratis untuk Guru PAUD, Gerakan Minum Susu (Germisu), serta TERASKU (Tindakan Cerdas Keluarga dan Guru) yang menekankan kolaborasi antara orang tua dan pendidik dalam mendukung tumbuh kembang anak. Sementara itu, dari Provinsi Jambi, Kabupaten Sarolangun memperkenalkan program GPS JEMPOL (Gerakan Pentingnya Sekolah Jemput Peluang), sebuah inisiatif yang dirancang untuk mencegah anak putus sekolah sejak jenjang PAUD hingga SMA/SMK.

Capaian tersebut sejalan dengan peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD usia 5–6 tahun yang menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 telah mencapai 74,15 persen. Meski menunjukkan kemajuan signifikan, data ini juga menjadi pengingat bahwa masih ada sekitar seperempat anak usia dini di Indonesia yang perlu dijangkau agar memperoleh kesempatan belajar yang setara sejak awal kehidupannya.

Desain Besar Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

Program Desain Besar Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah menjadi pedoman pelaksanaan prioritas nasional untuk memastikan setiap anak usia 5–6 tahun mengikuti pendidikan PAUD bermutu sebelum masuk SD. Periode prasekolah merupakan masa golden age penting bagi perkembangan otak, kognitif, karakter, dan sosial anak.

Implementasinya bersifat adaptif, disesuaikan dengan kondisi tiap daerah, dan didukung oleh serangkaian aksi nyata seperti sosialisasi,advokasi, pendampingan di kabupaten/kota, dan konsolidasi data. Keberhasilan ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor yang meliatkan pemerintah daerah, Bunda PAUD, dan seluruh pemangku kepentingan untuk berrsama-sama membangun dasar yang kokoh.

PuPuncak Apresiasi Bunda PAUD Nasional 2025 menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat dalam menanamkan fondasi pendidikan sejak usia dini. Dengan dedikasi para Bunda PAUD, diharapkan lahir generasi Indonesia yang berkarakter, cerdas, dan siap menghadapi tantangan global menuju Indonesia Emas 2045.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kota Kediri Dorong Akselerasi Pelayanan Adminduk bagi Penduduk Rentan dan Non Permanen

Guna membangun sinergitas lintas sektor dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) yang inklusif, cepat, dan merata, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kediri menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelayanan Penduduk Rentan Adminduk dan Penduduk Non Permanen, Selasa (11/11).

Rakor yang berlangsung di Aula Soekarno Hatta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kediri dibuka oleh Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri dan diikuti perwakilan perangkat daerah, Cabang Dinas Pendidikan, Kemenag, dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Kota Kediri.

Dalam sambutannya, Ferry Djatmiko, Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri menjelaskan bahwa data kependudukan merupakan fondasi utama dalam perencanaan pembangunan daerah, serta menjadi dasar pemerintah dalam berbagai program kebijakan strategis. Sehingga, keakuratan dan pemutakhiran data bukan hanya menjadi tanggung jawab Dispendukcapil, melainkan merupakan tanggung jawab bersama perangkat daerah.

“Di dalam kegiatan rakor ini sangat penting dilaksanakan sebagai langkah untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antar sektor, menyusun strategi pelayanan jemput bola yang teratur dan berkelanjutan, mengoptimalkan peran RT/RW, kelurahan, kecamatan, serta lembaga perangkat daerah dalam pendataan awal, dan memastikan bahwa seluruh penduduk tanpa terkecuali memperoleh hak identitas kependudukan secara layak dan setara,” ucapnya.

Selanjutnya, Marsudi Nugroho, Kepala Dispendukcapil Kota Kediri mengatakan dalam upaya percepatan Adminduk, Dispendukcapil telah melakukan beberapa upaya, seperti: berkoordinasi dengan kelurahan untuk menyelesaikan kepemilikan dokumen kependudukan, berkolaborasi dengan dinas yang membidangi pendidikan terkait permohonan validasi data status pendidikan, bekerjasama dengan rumah sakit, Palang Merah Indonesia (PMI), Puskesmas untuk permohonan golongan darah.

Dengan diselenggarakannya kegiatan tersebut Ia berharap dapat mewujudkan kesamaan persepsi, meningkatkan strategi pelayanan dalam memastikan seluruh warga Kota Kediri mendapatkan hak identitas kependudukan yang layak dan setara.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Tingkatkan Kualitas Kepemimpinan, Wali Kota Ambon Ikuti PKD II di Singapura

Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk terus meningkatkan kualitas kepemimpinan dan pelayanan publik kembali diwujudkan melalui keikutsertaan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam Program Kepemimpinan Pemerintahan Daerah (PKPD) II di Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura.

Walikota Ambon menjadi satu dari 25 kepala daerah di Indonesia yang mendapat kesempatan mengikuti program tersebut. Kegiatan ini merupakan inisiatif nasional yang berfokus pada penguatan kapasitas kepemimpinan kepala daerah dalam mengelola pemerintahan yang inovatif, berdaya saing global dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas kepemimpinan kepala daerah agar lebih inovatif, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik,” tutur Walikota.

Ia mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya karena dapat menjadi bagian dari forum prestisius tersebut, dan berharap agar program ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk belajar, namun juga dapat menjadi jembatan menuju pemerintahan yang transparan, adaptif dan berpihak pada rakyat kecil.

“Kesempatan yang luar biasa bagi kami, 25 kepala daerah, bisa berkunjung dan berdiskusi di Lee Kuan Yew School of Public Policy. Semoga pengalaman ini bermanfaat bagi peningkatan pelayanan publik di daerah masing-masing,” ujarnya.

Menurut Walikota, keikutsertaan dalam program ini menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa kepemimpinan di tingkat daerah harus terus beradaptasi dengan tantangan zaman. Ia menekankan, inovasi bukan hanya tentang pemanfaatan teknologi, tetapi juga tentang membangun budaya kerja yang kolaboratif, responsif dan manusiawi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Rayakan HKN 2025, Pemkab Banyuwangi Hadirkan Dokter Spesialis di Puskesmas

Momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025, dijadikan Pemkab Banyuwangi untuk memperkuat layanan kesehatan dengan menghadirkan dokter spesialis di puskesmas. Ini dilakukan untuk memperkuat akses layanan medis yang komprehensif dari tingkat dasar ke lanjutan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, kebijakan ini untuk memudahkan mengakses layanan kesehatan. Bagibwarga yang membutuhkan layanan dokter spesialis bisa langsung datang ke puskesmas tanpa perlu menempuh jarak jauh ke rumah sakit,

“Dengan kehadiran dokter spesialis di puskesmas, masyarakat bisa mendapatkan penanganan lebih cepat dan tepat. Ini juga memperkuat kesinambungan antara pelayanan dasar dan rujukan,” ujar Ipuk saat meninjau layanan spesialis di Puskesmas Mojopanggung, Rabu (12/11).

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat mengatakan dokter spesialis yang dihadirkan ke puskesmas antara lain dokter spesialis kandungan (Obgyn), jantung, paru, dan rehabilitasi medik secara bergiliran ditugaskan di 26 puskesmas yang ada di Banyuwangi.

“Dengan program ini puskesmas tak lagi hanya berfungsi sebagai fasilitas layanan dasar, tetapi juga layanan kesehatan komprehensif terhubung dengan rumah sakit daerah,” kata Amir.

Menurut Amir, integrasi ini penting untuk memastikan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan tidak terputus, baik dari sisi pencegahan, penanganan dini, hingga rujukan lanjutan.

“Puskesmas harus menjadi bagian dari rantai layanan yang utuh, bukan sekadar tempat pengobatan dasar,” jelasnya.

Selain memperkuat layanan medis, Pemkab Banyuwangi juga mendorong Puskesmas agar masyarakat bisa mengakses layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang merupakan program nasional.

Saat ini, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan telah 36 persen warga Banyuwangi menikmati layanan ini, dan pemerintah menargetkan cakupannya mencapai 50 persen di akhir tahun 2025.

Untuk memperluas jangkauan, tenaga kesehatan Banyuwangi aktif melakukan layanan jemput bola di berbagai titik aktivitas warga, seperti Car Free Day (CFD) dan kegiatan komunitas lainnya.

“Kami hadir langsung di tengah masyarakat agar layanan kesehatan bisa lebih dekat dan merata,” tambah Amir.

Selain itu, di peringatan HKN, Pemkab Banyuwango juga menyalurkan bantuan paket sembako hasil dari ASN Berbagai Belanja di Tanggal Cantik (11/11), kepada pasien tuberkulosis (TBC) serta keluarga bayi yang mengalami stunting.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

‎Pemkab Garut Dorong Lulusan Kesehatan Berperan Aktif dalam Pembangunan Daerah

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Garut, Maskut Farid, menghadiri serta memberikan sambutan pada acara Wisuda dan Pengambilan Sumpah Program Studi D3 Keperawatan Universitas Bhakti Kencana Garut Tahun Akademik 2024–2025, yang digelar di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin (10/11).

‎‎Maskut Farid menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan di D3 Vokasi Keperawatan.

‎‎Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut saat ini memfokuskan pembangunan pada tiga sektor utama sesuai visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati, yakni kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

‎‎Maskut Farid juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Yayasan Universitas Bhakti Kencana Garut yang telah berhasil meluluskan 113 calon sumber daya manusia tenaga kesehatan. Ia berharap para lulusan dapat segera berkontribusi dalam membantu masyarakat Garut.

‎‎Staf Ahli Bupati menegaskan bahwa profesi di bidang kesehatan merupakan profesi yang sangat mulia dan tidak dapat diukur dengan materi, karena memiliki tingkat risiko yang tinggi.

‎‎”Maka dari itu, dari risiko yang terdampak, nyatanya harus dibarengi dengan niat yang baik dan senantiasa diingatkan setiap melangkah mau bekerja dan belajar, senantiasa niatkan ‘saya berada di kesehatan untuk membantu orang lain,” pesannya.

‎‎Ia juga mengajak para wisudawan dan wisudawati untuk selalu menanamkan niat yang baik agar dapat membantu serta menolong sesama yang sedang menghadapi cobaan.

‎‎”Niatkan dengan baik dan insyaallah profesi yang rekan-rekan pilih tidak salah, serta insyaallah timbul banyak keberkahan yang kita miliki,” tutup Maskut Farid, menegaskan bahwa niat pengabdian merupakan kunci utama dalam menjalankan profesi yang penuh risiko dan kemuliaan ini.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News