Beranda blog Halaman 699

Presiden Prabowo Tekankan Percepatan Hilirisasi Nasional untuk Dorong Kemandirian Ekonomi

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (6/11). Dalam rapat tersebut, Kepala Negara menekankan pentingnya percepatan program hilirisasi di berbagai sektor strategis, mulai dari perikanan, pertanian, hingga energi dan sumber daya mineral, sebagai langkah konkret memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa rapat tersebut menindaklanjuti arahan Presiden usai kunjungan kerja ke Cilegon dan hasil koordinasi dengan Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia. Pemerintah menargetkan penyelesaian 18 proyek hilirisasi yang memiliki nilai investasi hampir mencapai Rp600 triliun.

“Percepatan hilirisasi baik di sektor perikanan, kemudian di sektor pertanian, dan di sektor energi dan mineral batu bara. Tadi kami sudah membicarakan setelah pulang dari Cilegon, arahan Bapak Presiden dari 18 proyek yang sudah selesai pra-FS (feasibility study), dan sudah dibicarakan dengan Danantara, tadi Pak Rosan juga, kita akan selesaikan di tahun ini untuk semuanya,” ujar Bahlil dalam keterangannya kepada awak media usai rapat.

Menurut Bahlil, seluruh proyek hilirisasi tersebut diharapkan mulai memasuki kegiatan lapangan pada 2026 mendatang. Dengan begitu, proyek-proyek tersebut akan memberikan dampak nyata terhadap perekonomian nasional.

“Dengan kita melakukan percepatan 18 proyek yang nilai investasinya hampir Rp600 triliun, maka ini akan menciptakan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, dan produk-produknya itu menjadikan sebagai substitusi impor,” ungkap Bahlil.

Selain membahas proyek-proyek besar tersebut, rapat juga menyoroti kebutuhan energi nasional, khususnya terkait produksi dimethyl ether (DME) sebagai substitusi LPG impor. Bahlil mengungkapkan bahwa saat ini konsumsi LPG Indonesia mencapai sekitar 1,2 juta ton per tahun dan diperkirakan meningkat hingga 10 juta ton pada 2026. Oleh karena itu, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya mempercepat pembangunan industri energi dalam negeri.

“Kita tahu bahwa tadi kita baru habis resmikan Cilegon, itu kita membutuhkan LPG kurang lebih sekitar 1,2 juta ton per tahun. Maka konsumsi kita nanti ke depan, di 2026, itu sudah mencapai hampir 10 juta ton LPG. Tidak bisa kita lama, kita harus segera membangun industri-industri dalam negeri,” ucap Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil juga menyampaikan bahwa pemerintah akan mempercepat pembangunan kilang minyak nasional guna mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar. Salah satu proyek kilang direncanakan akan diresmikan pada 10 November 2025.

“Selain itu kita akan membangun kilang minyak kita. Kita tahu bahwa 10 November besok kita akan resmikan, tapi sisanya yang lain akan berjalan,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Petrokimia Senilai 3,9 Miliar Dolar AS di Cilegon

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Kota Cilegon, Banten, Kamis (6/11). Acara peresmian ini menandai beroperasinya salah satu proyek industri petrokimia yang menjadi tonggak penting dari upaya pemerintah memperkuat hilirisasi industri nasional.

Acara peresmian dimulai dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan doa bersama. Pada peresmian ini turut diputarkan video bertemakan “Proyek Hilirisasi Petrokimia Terintegrasi” yang menggambarkan proses pembangunan proyek strategis yang dibangun sejak tahun 2016.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas pembangunan proyek strategis ini. Kepala Negara pun mendorong dukungan bagi investasi yang dapat memberikan manfaat bersama.

“Kehormatan kita adalah mitra siapapun. Apalagi mitra dari luar datang ke kita, investasi uang mereka, yang mereka cari dengan susah payah puluhan tahun. Mereka percaya sama kita. Di sini mereka beri manfaat kepada kita, kita harus amankan,” ucap Presiden.

Sementara itu dalam laporannya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa proyek strategis ini memiliki nilai investasi sebesar 3,9 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp62,4 triliun. Nilai ini menjadikannya sebagai salah satu investasi petrokimia terbesar di kawasan Asia Tenggara.

“Dengan pabrik ini, kita tidak lagi mengimpor secara besar-besaran seperti tahun sebelumnya. 70 persen adalah subtitusi impor, 30 persen kita ekspor. Total nilainya, revenue-nya, jualannya per tahun, itu 2 miliar Dolar AS. Jadi 1,4-1,5 di sini, sisanya kita ekspor,” kata Bahlil.

Di pabrik ini, bahan baku berupa naphta diproses menjadi produk hulu dan hilir untuk selanjutnya menjadi bahan baku penting pembuatan produk mulai dari botol plastik, kabel, hingga bumper mobil. Kehadiran pabrik ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri hilir, meningkatkan neraca perdagangan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Turut hadir dalam peresmian LCI yakni Pelaksana Tugas Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Park Soo Deok, para menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Banten Andra Soni, Wali Kota Cilegon Robinsar, dan Lotte Group Chairman Shin Dong Bin.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan SIM Keliling Jakarta Hari Ini: Cek Lokasi dan Syarat Perpanjangan SIM A dan C

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling pada Jumat (6/11) di lima titik strategis wilayah DKI Jakarta. Layanan ini memudahkan masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan C tanpa harus datang langsung ke kantor Satpas.

Melalui akun resmi X (Twitter) @TMCPoldaMetro, diinformasikan bahwa pelayanan SIM Keliling Jakarta berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Masyarakat diimbau untuk datang lebih awal agar mendapatkan antrean, karena kuota pelayanan biasanya terbatas setiap harinya.

Adapun lokasi SIM Keliling hari ini tersebar di lima wilayah sebagai berikut:

  1. Jakarta Timur: Mall Grand Cakung

  2. Jakarta Utara: LTC Glodok

  3. Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata

  4. Jakarta Barat: Mall Citraland

  5. Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Ditlantas Polda Metro Jaya menegaskan bahwa layanan ini hanya diperuntukkan bagi pemilik SIM A dan SIM C yang masih berlaku dan akan segera habis masa berlakunya. Sementara itu, bagi pemilik SIM B yang ingin memperpanjang harus tetap datang ke kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) karena adanya perbedaan dokumen administrasi.

Untuk mengakses layanan ini, pemohon perlu membawa KTP asli dan fotokopi, serta SIM lama yang akan diperpanjang. Di lokasi gerai, masyarakat akan diminta untuk mengisi formulir, menjalani tes kesehatan dan tes psikologi sebelum proses perpanjangan dilakukan.

Berdasarkan PP Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di lingkungan Polri, biaya perpanjangan SIM A ditetapkan sebesar Rp80.000, sedangkan SIM C dikenakan biaya Rp75.000.
Selain itu, pemohon juga wajib membayar tes psikologi sebesar Rp37.500 dan biaya asuransi Rp50.000.

Melalui layanan SIM Keliling ini, Ditlantas Polda Metro Jaya berharap masyarakat dapat memperpanjang masa berlaku SIM dengan lebih mudah, cepat, dan efisien tanpa perlu mengantre panjang di kantor pelayanan utama.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cek Lokasi dan Jadwal Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling di 14 lokasi yang tersebar di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Jumat (6/11).

Layanan ini memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), pengesahan STNK tahunan, serta pembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) tanpa perlu mendatangi kantor Samsat utama.

Menurut informasi dari akun resmi X (Twitter) TMC Polda Metro Jaya (@TMCPoldaMetro), berikut daftar lokasi dan jadwal operasional Samsat Keliling Jadetabek hari ini:

  • Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat Jakarta Utara dan Itali Mall Artha Gading (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Barat: Mal Citraland (08.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Selatan: Halaman Samsat Jakarta Selatan (09.00–15.00 WIB) dan Gudang Wali Kota Jaksel (09.00–14.00 WIB)

  • Jakarta Timur: Halaman Samsat Jakarta Timur (08.00–15.00 WIB) dan Pasar Induk Kramat Jati (08.00–14.00 WIB)

  • Kota Tangerang: Alun-Alun Cibodas dan area parkir Busway Foodmosphere (09.00–13.00 WIB)

  • Serpong: Samsat Serpong (08.00–14.00 WIB) dan ITC BSD (16.00–19.00 WIB)

  • Ciledug: Kantor Kecamatan Cipinang dan Fresh Market Green Lake City Cipondoh (09.00–12.00 WIB)

  • Ciputat: Samsat Ciputat dan Kantor Kelurahan Pondok Betung (09.00–12.00 WIB)

  • Kelapa Dua: G-Town House Square Gading (08.00–14.00 WIB)

  • Kota Bekasi: Pizza Hut Kosmem Jatiasih (08.00–11.30 WIB)

  • Kabupaten Bekasi: Kantor Pemda Kabupaten Bekasi (09.00–11.00 WIB)

  • Depok: Samsat Depok (08.00–14.00 WIB) dan Kantor Kelurahan Tugu (09.00–11.00 WIB)

  • Cinere: Kantor Kelurahan Pasir Putih (08.00–11.30 WIB)

Untuk melakukan pembayaran, masyarakat diwajibkan membawa KTP asli pemilik kendaraan, BPKB, dan STNK, masing-masing disertai fotokopi. Pemohon juga tidak boleh memiliki tunggakan pajak kendaraan bermotor lebih dari satu tahun.

Perlu diketahui, Samsat Keliling hanya melayani pembayaran pajak kendaraan tahunan. Bagi masyarakat yang ingin melakukan pembayaran pajak lima tahunan atau penggantian pelat nomor kendaraan, wajib datang langsung ke kantor Samsat terdekat.

Dengan adanya layanan Samsat Keliling Polda Metro Jaya, masyarakat kini bisa lebih mudah dan cepat dalam mengurus administrasi kendaraan, tanpa perlu mengantre panjang di kantor utama.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Hingga Hujan Sedang, Suhu Maksimum 30 Derajat

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di wilayah DKI Jakarta pada Jumat (7/11) akan bervariasi, mulai dari cerah hingga hujan dengan intensitas sedang di beberapa wilayah.

Berdasarkan data yang dikutip dari laman resmi BMKG, pagi hari diawali dengan kondisi berawan di Kepulauan Seribu. Sementara itu, hujan ringan diperkirakan mengguyur wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Memasuki siang hari, cuaca cerah masih mendominasi Kepulauan Seribu. Namun, sejumlah wilayah lain seperti Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur berpotensi diguyur hujan ringan. Adapun hujan dengan intensitas sedang kemungkinan terjadi di wilayah Jakarta Barat.

Pada sore hari, BMKG memprakirakan cuaca cerah di Kepulauan Seribu, sedangkan langit cerah berawan akan menaungi sebagian besar wilayah Jakarta, termasuk Jakarta Pusat, Utara, Selatan, dan Timur. Sementara itu, Jakarta Barat diperkirakan berawan.

Malam hari, seluruh wilayah DKI Jakarta diprediksi akan mengalami cuaca cerah berawan, termasuk Kepulauan Seribu. Kondisi ini menandakan cuaca akan cenderung stabil menjelang akhir pekan.

BMKG juga mencatat, suhu udara di Jakarta hari ini berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan mencapai 69 hingga 96 persen. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca secara tiba-tiba, terutama di wilayah dengan curah hujan sedang.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menko PM A. Muhaimin Iskandar Apresiasi Ekosistem Ekonomi Al-Ittifaq, Tegaskan Penguatan UMKM dan Koperasi Lokal

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Republik Indonesia, A. Muhaimin Iskandar, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung. Dalam agenda tersebut, ia didampingi langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam kegiatan Dialog Interaktif Bersama Koperasi, Pelaku UMKM, Petani Muda, dan Santri yang mengusung tema “Koperasi Berdaya: Menggerakkan Ekonomi Bangsa” di Pondok Pesantren Al-Ittifaq.

Dalam dialog tersebut, Menko PM memberikan apresiasi tinggi kepada Pondok Pesantren Al-Ittifaq yang dinilainya berhasil membangun ekosistem ekonomi pesantren yang terintegrasi dan modern. “Al-Ittifaq bukan hanya lembaga pendidikan, tetapi juga pusat ekonomi, pelatihan, dan bisnis yang mampu menghubungkan rantai pasok dari hulu ke hilir,” ujar Muhaimin. Atas keberhasilan tersebut, Menko PM secara resmi menetapkan Al-Ittifaq sebagai Duta Pemberdayaan Masyarakat, sekaligus menjadikannya inspirasi dalam pengembangan ekonomi kerakyatan nasional.

Muhaimin menegaskan bahwa keberhasilan Al-Ittifaq menjadi model penting dalam pengembangan koperasi, agribisnis pesantren, dan pelaku UMKM di Indonesia. Pemerintah, kata dia, akan terus mendorong replikasi model pemberdayaan pesantren di berbagai daerah melalui kebijakan yang memperkuat kapasitas pelaku ekonomi lokal, terutama sektor pertanian dan koperasi.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan anggaran negara untuk memperkuat ekonomi domestik. “Saya minta Badan Gizi Nasional tidak lagi menggunakan produk impor dalam program Makanan Bergizi Gratis. Semua kebutuhan harus mengandalkan produk lokal, terutama dari UMKM dan koperasi,” tegasnya.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyambut baik penetapan Al-Ittifaq sebagai Duta Pemberdayaan Masyarakat. Menurutnya, langkah ini selaras dengan visi Pemkab Bandung dalam memperkuat ekonomi desa, koperasi, pesantren, dan pertanian berbasis pemberdayaan masyarakat. “Langkah ini sejalan dengan semangat Pemkab Bandung dalam memperkuat ekonomi berbasis pesantren, pertanian, dan koperasi melalui program pemberdayaan masyarakat desa,” ujar Bupati.

Dadang berharap sinergi pemerintah pusat, daerah, dan pesantren dapat memperkuat ketahanan ekonomi lokal, meningkatkan kesejahteraan warga, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang mandiri serta berkeadilan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Bupati Pati Sudewo Perjuangkan Bantuan Puso Rp29 Miliar yang Belum Dibayarkan Pemerintah Pusat

Bupati Pati, Sudewo, terus memperjuangkan pencairan bantuan stimulan puso tahun 2023 yang hingga kini belum dibayarkan oleh pemerintah pusat. Nilai bantuan yang belum terealisasi tersebut mencapai sekitar Rp29 miliar dan diperuntukkan bagi ribuan petani yang terdampak banjir besar pada awal 2023.

Upaya tersebut disampaikan Sudewo saat akan menghadiri Rapat Tingkat Menteri di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Kehadirannya bertujuan mempercepat realisasi bantuan puso tahap II.

“Mudah-mudahan usaha ini membuahkan hasil, sehingga para petani segera menerima hak mereka,” tuturnya.

Bupati menjelaskan bahwa jumlah petani yang terdampak puso mencapai 10.948 orang, tersebar di 6 kecamatan dan 36 desa di Kabupaten Pati. Para petani tersebut kehilangan hasil panen akibat banjir besar dan masih menunggu hak mereka sejak lebih dari dua tahun lalu.

Pada Oktober 2024, pemerintah telah mencairkan bantuan stimulan puso tahap I senilai Rp15.691.040.000. Namun, pencairan tahap II belum terealisasi meski telah dijanjikan sebelumnya.

Dari hasil audiensi dan negosiasi bersama pemerintah pusat, terdapat kesepakatan bahwa realisasi bantuan puso tahap II akan diberikan sebesar 60% dari total bantuan yang telah dijanjikan.

Meski demikian, Sudewo menegaskan bahwa dirinya tetap memperjuangkan pembayaran penuh untuk memenuhi hak para petani.

Pemkab Pati berharap perjuangan ini membuahkan hasil agar petani segera mendapatkan hak atas ganti rugi puso yang telah lama mereka nantikan. Pencairan bantuan penuh dinilai penting untuk memulihkan ekonomi petani setelah kerugian besar akibat bencana banjir.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Pati menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan petani sebagai bagian dari prioritas pembangunan daerah.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pj Sekda dan Ketua PKK Pati Pimpin Jalan Santai HKN, Soroti Penurunan Stunting di Kabupaten Pati

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Pati, Riyoso, mewakili Bupati Pati dalam membuka kegiatan Jalan Santai dan Fun Game pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025. Acara yang digelar di Halaman Stadion Joyokusumo ini turut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Pati, Atik Kusdarwati Sudewo, beserta jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat umum yang berpartisipasi memeriahkan kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Atik Kusdarwati menegaskan bahwa pencegahan stunting menjadi fokus penting dalam upaya mewujudkan generasi sehat, sesuai dengan tema HKN tahun ini: “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”.

Ia menyampaikan bahwa penanganan stunting bukan hanya tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara PKK, Dinas Kesehatan, fasilitas kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat.

“Masalah stunting masih menjadi tantangan yang harus kita hadapi bersama. Alhamdulillah, di tahun 2024 prevalensi stunting di Kabupaten Pati turun sebesar 2 persen menjadi 16,5 persen, lebih rendah dibanding angka nasional 19,8 persen dan provinsi 17,1 persen,” ujar Atik.

Atik menekankan bahwa meskipun terjadi penurunan, upaya pencegahan harus terus diperkuat agar tidak muncul kasus baru. Ia mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang bergizi, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Acara jalan santai dan fun game ini diharapkan menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat. Melalui momentum HKN, pemerintah daerah bersama PKK ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan keluarga, terutama anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, PKK, dan masyarakat dalam menciptakan Kabupaten Pati yang sehat, tangguh, dan bebas stunting.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkab Demak Perkuat Pengawasan Desa, Tekankan Peran Aktif BPD dan Masyarakat

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak melalui Inspektorat Daerah (Itda) terus memperkuat sistem pengawasan desa dengan menggelar Gelar Pengawasan Desa Waskita (Gelas Dewa) 2025. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Satya Bhakti Praja mengusung tema “Meningkatkan Pengawasan Internal Desa, BPD dan Masyarakat” dan diikuti oleh para Kepala Desa, Sekretaris Desa (Sekdes), serta Ketua BPD dari Kecamatan Sayung, Mranggen, dan Guntur.

Bupati Demak, Eisti’anah, menegaskan bahwa tema kegiatan tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk membangun tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Melalui pengawasan internal yang kuat, diharapkan sinergi antara Pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan masyarakat dapat terjalin dengan baik, sehingga setiap program dan kegiatan pembangunan desa benar-benar berjalan sesuai aturan, tepat sasaran serta membawa manfaat bagi seluruh warga,” Jelas Eisti’anah

Ia menambahkan bahwa pengawasan yang efektif bukan hanya tanggung jawab pemerintah desa, tetapi juga membutuhkan peran aktif BPD dan partisipasi masyarakat.

“Melalui kolaborasi ketiga unsur ini, kita dapat menciptakan sistem pengawasan yang saling menguatkan, yaitu pemerintah desa menjalankan fungsi pengelolaan”, imbuh Eisti

Inspektur Daerah Kabupaten Demak, Kurniawan Effendi, menekankan pentingnya pengelolaan keuangan desa yang benar dan berlandaskan prinsip serta norma yang berlaku.

“Fitrahnya pengelolaan keuangan adalah taat azas, sehingga bebas dari kecurangan atau cidera”, jJelas Kurniawan.

Ia mengingatkan bahwa pengelolaan keuangan desa yang disiplin dan sesuai aturan akan menjadi fondasi utama dalam mencegah penyimpangan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.

Melalui gelaran Gelas Dewa 2025, Pemkab Demak berharap terwujudnya kolaborasi pengawasan yang konsisten antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat, sehingga tata kelola pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berintegritas.

Program ini juga diharapkan semakin memperkuat kapasitas aparatur desa dalam mengelola keuangan, merencanakan program pembangunan, serta mencegah potensi penyimpangan sejak dini.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Lapas Bengkalis dan Pemkab Kolaborasi Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Program Asimilasi Pertanian

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bengkalis berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis dalam melaksanakan program pembinaan kemandirian asimilasi pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan daerah. Program ini diluncurkan pada Rabu, 5 November 2025.

Program yang mengusung slogan “Siap Mandiri, Siap Berkarya, Siap Kembali ke Masyarakat” ini berfokus pada penanaman nanas dan ubi di lahan seluas 7 hektar, melibatkan warga binaan yang terpilih untuk mengikuti kegiatan pembinaan produktif tersebut.

Acara peluncuran program dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Kemasyarakatan dan SDM Johansyah Syafri, Kalapas Kelas II A Bengkalis Priyo Tri Laksono, Pama Polres Bengkalis IPDA Supriono, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Dahen Tawakal, Plt Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan H. Surtaman, Camat Bengkalis Taufik Hidayat, Kabid Aset BPKAD Ikram Noer.

Kalapas Priyo Tri Laksono menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian untuk membekali warga binaan dengan keterampilan hidup, khususnya di bidang pertanian. “Hari ini, Lapas Kelas II A Bengkalis bersama Pemkab Bengkalis melaksanakan kegiatan ketahanan pangan dalam rangka program pembinaan warga binaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses penanaman nanas dan ubi dipercepat dalam waktu satu bulan agar warga binaan dapat segera menguasai keterampilan tersebut.

“Kami perkirakan 1 bulan ini kita kebut penanaman nanas dan ubi. Harapan kami ini sebagai wadah bekal diri bagi rekan-rekan warga binaan. Program ini juga merupakan kelanjutan dari program Kalapas sebelumnya terkait ketahanan pangan di Lapas Kelas II A Bengkalis,” ucapnya.

Mewakili Bupati Bengkalis, Johansyah Syafri menyampaikan apresiasi atas inisiatif Lapas Bengkalis yang dinilainya strategis dan memiliki dampak ganda.

“Atas nama Pemkab Bengkalis, kami mengapresiasi apa yang dilaksanakan Lapas Kelas II A Bengkalis. Ini merupakan program yang dalam konteks sambil menyelam minum air,” jelas Johansyah.

Ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan daerah, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi warga binaan sebelum kembali ke masyarakat. Johansyah juga berharap agar program ini dapat berjalan secara berkesinambungan.

Johansyah menekankan bahwa warga binaan yang terlibat dalam program ini adalah individu terpilih. Dari total 1.800 narapidana, hanya 20–30 orang yang diberi kepercayaan mengelola lahan pertanian tersebut.

“Ini ada orang-orang pilihan, bukan orang-orang sembarang. Tidak semua orang bisa diletakkan di sini. Jadi, manfaatkan jangan pernah khianati kepercayaan yang diberikan oleh Kalapas dan teman-teman dalam rangka mengelola program ini,” tegasnya.

Program asimilasi pertanian ini diharapkan mampu membekali warga binaan dengan keterampilan praktis, membangun rasa tanggung jawab, serta meningkatkan kepercayaan diri mereka menjelang reintegrasi ke masyarakat.

Selain mendukung ketahanan pangan daerah, program ini juga menjadi wujud nyata bahwa warga binaan dapat berkarya dan berkontribusi produktif ketika diberikan kesempatan serta pembinaan yang tepat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News