SuaraPemerintah.ID –Â Asinan Betawi salah satu makanan khas Jakarta disukai banyak orang. Makanan berkuah memiliki rasa pedas dan asam ini biasanya berisi sayuran atau buah segar.
Seorang perempuan asli betawi, Dewi Susanti biasa disapa Mpok Dewi, menceritakan karirnya menjual asinan. Saat remaja, sering ‘buru’ jajanan asinan, dan punya ide jualan asinan tersebut.
“Karena saya menyukainya, di mana yang rasanya enak dan mempunyai ciri khas sangat memanjakan lidah,” ujar mpok Dewi saat berbincang dengan redaksi Suarapemerintah.ID, Kamis (21/10/21).
Mpo Dewi ini menceritakan, tahun 2007 sebelum berjualan asinan, Ia belajar membuat asinan dari tetangga. Akhirnya bisa membuat asinan, terus mencoba berjualan di rumah. Tanpa diketahui, asinan banyak disukai, orang datang ke rumah membeli asinan.
“Asinan saya ternyata banyak peminatnya. Orang pada beli dan suka,” tutur Mpok Dewi.
Tak hanya sampai disitu, mpo Dewi membuka toko asinan dan jus di willayah Kaliabang Tengah,Bekasi, banyak orang menyambangi asinan buatannya. Langkah awal mempromosikan dagangannya dengan mengunjungi perusahaan dan lauk keras, sehingga banyak perusahaan memesannya.
Bermula dari PT (perusahaan), banyak pecinta kuliner memburu asinan Mpo Dewi, sehingga dagangannya laris manis. Tak hanya itu, asinannya pun mendadak jadi tenar.
Saat pandemi covid-19, membuat mpo Dewi harus beralih ke digital. Di mana dirinya harus berjualan secara online. Seiring berjalannya waktu, mpo dewi ditawarkan untuk daftar di situs penjualan online.
Setelah mendaftar, asinan mpo Dewi semakin lari manis, banyak pelanggan memesan via online. Tak hanya itu, mpo Dewi juga menjajaki dagangannya di situs penjualan online lainnya. Semua dilakukannya pun tak sia-sia, dalam sebulan dirinya berhasil mendapat penghasilan Rp7 juta-Rp12 juta dalam sebulan.
Kedepan dirinya ingin membuka cabang asinan. Selain jualan asinan, Mpok Dewi juga jualan nasi box, jus, dan bakso mercon, dan makin sukses, lancar, punya karyawan banyak.
Mpok Dewi memberikan saran bagi para pedagang disaat pandemi tetap jualan, jangan tidak gulung tikar, harus bersabar, kerja keras.
“Kalo kita tidak semangat ya susah, tidak berjalan lancar. Kalo berjualan harus menjiwai supaya sukses,” jelasnya.
Atas kesuksesannya, mpo Dewi tak lupa akan kewajibannya atas hak orang lain. Setiap Jumat dirinya melakukan kegiatan “Sedekah Jumat Makanan” di mana dalam kegiatan ini, mpo Dewi membagikan makanan secara gratis untuk orang membutuhkan.
Awal dari kegiatan ini, Ia terinspirasi dari status temen-temennya membagikan makanan melalui media sosial. Sebab itu dirinya melakukan kegiatan “Sedekah Jumat Makanan”.
“Awalnya saya terinspirasi dari status temen di media sosial, mereka aja bisa, masa saya enggak,” tutur Mpok Dewi.
Adapun makanan yang dibagikan dalam “Sedekah Jumat Makanan” yakni, nasi box, snack, mie ayam, bubur, dan beberapa macam makanan lainnya. Makanan ini dikhususkan untuk orang abis solat jumat.
“Alhamdulillah banyak donatur ikut andil “Sedekah Jumat Makanan”,” tutup Mpok Dewi.


.webp)

















