spot_img

BERITA UNGGULAN

Anggota Komisi XI DPR Sebut KTT G20 Jadi Sarana Promosi Pariwisata RI

SuaraPemerintah.ID – Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin dorong kesiapan Bali dalam menyukseskan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022. Berdasarkan informasi, Bali bakal jadi pusat penyelenggaraan agenda tersebut setelah Indonesia secara resmi menjabat sebagai Presiden G20 mulai 1 Desember 2021. Penyelenggaraan ini sekaligus melanjutkan estafet pelaksanaan KTT antar negara anggota G20 tahun depan.

“Penyelenggaraan KTT G20 mendatang merupakan sarana yang tepat untuk mempromosikan kembali keragaman, kekayaan dan keunikan, seni, budaya dan pariwisata bangsa, yang memang sudah diakui dunia. Agenda G20 ini juga menjadi harapan besar bagi pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya di Bali yang terpukul sangat dalam akibat pandemi Covid-19. Event ini sekaligus menjadi momentum kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif tanah air,” terang Puteri dalam keterangan persnya, Senin (1/11/21).

- Advertisement -

Atas hal ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan penerimaan devisa dari sektor pariwisata sebesar 360-370 juta dollar Amerika Serikat (AS). Sebab, acara ini bakal diikuti 6.500 delegasi dari 20 negara anggota, organisasi internasional, dan negara undangan.

Selanjutnya, Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pun memprediksi event ini dapat meningkatkan investasi di bidang hotel dan restoran sebesar 22-30 persen.

- Advertisement -

“Pemerintah harus memastikan seluruh sumber daya lokal diberikan panggung dan diberdayakan dengan optimal agar berkontribusi langsung bagi perekonomian masyarakat, khususnya warga Bali. Hal ini penting untuk menciptakan inklusivitas dan mencegah potensi penolakan dari masyarakat. Makanya, pelaku industri ini harus terlibat dari mulai menyediakan souvenir, kuliner, penginapan, bahkan melibatkan juga seniman, pengrajin, maupun musisi lokal,” beber Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI itu.

Tak hanya itu, Puteri turut mengajak berbagai entitas mendukung sektor pariwisata, perhotelan dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Bali agar mampu bertahan dari pandemi, sehingga siap untuk menyambut dan menyukseskan agenda tersebut.

“Makanya, peran perbankan dalam hal ini Bank Himbara juga penting untuk memberikan dukungan pembiayaan, pelatihan, pendampingan, hingga membantu proses pemasaran. Termasuk bagaimana merumuskan strategi agar pelaku usaha di sektor tersebut mampu untuk membayar angsuran, misalnya dengan memberikan suku bunga pinjaman yang lebih rendah. Dengan begitu, pemulihan di sektor ini masih bisa berlanjut,” ujarnya.

Akhir pernyatannya, legislator dapil Jawa Barat VII ini mengimbau pemerintah untuk bisa menjaga agar pandemi tetap terkendali sampai akhir penyelenggaraan event G20 ini.

“Kita harus tetap waspada. Jangan sampai pandemi ini melonjak dan justru menjadi penghalang untuk pelaksanaan agenda ini. Kita harus tetap patuhi protokol kesehatan dan percepat terpenuhinya target vaksinasi Covid-19,” pungkasnya.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru