Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, tepatnya dari arah Patung Arjuna Wijaya (Patung Kuda) menuju Balai Kota DKI Jakarta ditutup pada Kamis (28/8) pagi menyusul aksi demonstrasi yang diikuti ratusan massa. Penutupan jalan ini terjadi sekitar pukul 08.34 WIB dan menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi.
Berdasarkan pantauan, massa yang tergabung dalam organisasi Tani Merdeka menggelar orasi untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai pro-petani. Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyampaikan pihaknya siap mengawal program Presiden agar petani semakin sejahtera.
“Kami mohon maaf pada seluruh pengguna jalan karena menyebabkan kemacetan. Tapi yakinlah apa yang kami perjuangkan untuk seluruh rakyat Indonesia. Di tangan Bapak Prabowo, petani sejahtera, bisa hidup makmur. Kami siap mengawal program Presiden Prabowo,” kata Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir dalam orasinya.
Selain orasi, unjuk rasa juga diwarnai dengan tarian “Merdeka” dari penari asal Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Tidak hanya petani, kelompok buruh dari wilayah Jabodetabek dan Karawang juga dijadwalkan melakukan aksi di depan Gedung DPR RI dan Istana Kepresidenan. Demonstrasi ini merupakan bagian dari gerakan Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah (HOSTUM) yang menuntut perbaikan kebijakan ketenagakerjaan.
Untuk mengantisipasi aksi tersebut, Polda Metro Jaya menyiagakan 4.531 personel gabungan, terdiri dari polisi, TNI, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan.
Penutupan jalan di sekitar Balai Kota berdampak pada layanan transportasi umum. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengumumkan pengalihan sejumlah rute demi menjaga kenyamanan penumpang.
“Untuk keamanan dan kenyamanan perjalanan pelanggan, kami melakukan penyesuaian layanan sesuai kondisi di lapangan. Seluruh informasinya akan diperbaharui secara berkala di aplikasi TJ: Transjakarta dan sosial media. Kami mengimbau pelanggan untuk menyesuaikan perjalanan,” kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani.
Beberapa rute yang terdampak, antara lain:
- 1P Senen–Blok M (tidak melewati Telkom hingga Wisma Nusantara)
- 1R Senen–Tanah Abang (tidak melayani Balai Kota hingga JPO Blok E)
- 2A Rawa Buaya–Pulo Gadung (tidak melayani Halte Balai Kota & Monas)
- 2Q Gondangdia–Balai Kota (tidak melewati Stasiun Gondangdia hingga Dana Reksa)
- 5C Cililitan–Juanda (tidak melayani Halte Balai Kota)
- 7F Kampung Rambutan–Juanda via Cempaka Putih (tidak melewati Halte Balai Kota & Monas)
- 6A Ragunan–Balai Kota via Kuningan dan 6B Ragunan–Balai Kota via Semanggi dipangkas hanya sampai Kebon Sirih
- 5M Kampung Melayu–Tanah Abang (tidak melayani Balai Kota hingga Jembatan Serong)
Masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan Monas, Balai Kota, dan DPR diimbau untuk mengatur perjalanan serta memantau informasi terbaru dari kepolisian maupun Transjakarta.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)















