Beranda blog Halaman 4696

Pemko Medan Gelar Pelatihan Konvensi Hak Anak

Pemko Medan Gelar Pelatihan Konvensi Hak Anak

Suarapemerintah.idPemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (P3APM) Kota Medan menggelar Pelatihan Konvensi Hak Anak di ruang rapat III, Kantor Wali Kota Medan, Senin (2/11).

Selain Komitmen Pemko Medan dalam pemenuhan hak-hak Anak, Pelatihan ini juga untuk menghasilkan Sumber daya manusia yang terlatih dan memahami Konvensi Hak Anak.

Pelatihan Konvensi tersebut dibuka Pjs Wali Kota Medan, Ir. Arief Sudarto Trinugroho, M.T diwakili Kadis P3APM, Khairunisa Mozasa. Dalam pertemuan yang diikuti OPD, Kecamatan se-Kota Medan, TP PKK Kota Medan dan Panti Asuhan serta Forum Anak Medan ini menghadirkan narasumber Dari Akademi USU, M. Jailani, S.Sos, MA.

Dikatakan Kadis P3APM Khairunisa Mozasa, Konvensi Hak Anak merupakan piranti standar perlindungan Anak-anak agar anak dapat tumbuh kembang secara wajar sesuai dengan potensi dasarnya untuk membentuk jati diri manusia yang bermartabat dan produktif. Artinya pembangunan berperspektif Hak Anak memerlukan Proses yang berkesinambungan dari berbagai pihak.

“Sosialisasi Konvensi Hak Anak menjadi sangat penting untuk meningkatkan komitmen guna mendorong pemerintah dan lembaga serta masyarakat agar lebih berperan aktif bersama melindungi anak. Artinya melalui Pelatihan ini akan menghasilkan sumber daya manusia yang terlatih dan memahami  Hak Anak”, kata Kadis P3APM.

Khairunnisa juga menjelaskan bahwa, Kota Medan telah meraih Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori Pratama, tentunya dalam rangka percepatan implementasi KLA serta dalam upaya menyediakan sumber daya manusia yang terlatih dan memahami Konvensi Hak Anak, Dinas P3APM melaksanakan pelatihan Konvensi Hak Anak dalam program kegiatan Pengembangan Kota Layak Anak tahun 2020.

“Selain memberikan pemahaman kepada para pemangku kebijakan, pelatihan ini juga diharapkan dapat memberikan hasil meningkatnya kapasitas sumber daya manusia di bidang perlindungan dan pemenuhan hak anak, berkembangnya langkah-langkah strategis dalam implementasi pemenuhan hak anak berdasarkan isi Konvensi Hak Anak”ungkap Kadis P3APM.

Kemudian Kadis P3APM berharap para peserta pelatihan dapat mengikuti dan menyimak dengan seksama materi yang disampaikan oleh narasumber, agar dapat memahami dasar/filosofi, prinsip, dan isi Konvensi Hak Anak, serta mampu menerapkan hak-hak anak dalam kebijakan, program dan kegiatan pembangunan.

Selanjutnya Pelatihan tersebut akan berlangsung selama dua hari dari tanggal 2 sampai 3 November ini diisi dengan pemaparan narasumber dari Akademisi USU dan sesi tanya jawab yang interaktif.

Pjs Wali Kota Medan Terima Audiensi FPK Medan

Pjs Wali Kota Medan Terima Audiensi FPK Medan

Suarapemerintah.id Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Medan, Ir. Arief Sudarto Trinugroho, M.T menerima audiensi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Medan, Senin (2/11) di Ruang Khusus Wali Kota Medan.

Dalam pertemuan itu, Arief mengharapkan FPK ikut berpartisipasi menciptakan suasana damai dan sejuk dalam pelaksanaan Pilkada Medan serta ikut melakukan sosialisasi agar partisipasi masyarakat meningkat.

“Selain itu, diharapkan agar FPK berpartisipasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas, termasuk saat menggunakan hak pilihnya nanti,” ujarnya di hadapan rombongan tamu yang dipimpin Wakil Ketua FPK, Dr. dr. H. Delyuzar.

Arief didampingi Kaban Kesbangpol Medan, Sulaiman Harahap, menyampaikan, penerapan protokol kesehatan ini penting karena sampai sekarang belum ada yang bisa memastikan kapan pandemi Covid-19 ini berakhir.

“Tak ada cara lain yang bisa dilakukan saat ini kecuali menerapkan protokol kesehatan. Dan setiap orang harus dapat menjadi agen dalam memutus penyebaran virus Covid-19 ini,” sebut Arief.

Arief juga menyampaikan, FPK sebagai wadah berkumpulnya para tokoh lintas agama dan etnis berperan penting dalam menjaga dan memelihara kerukunan di Medan.

“Medan sebagai kota multikultural merupakan barometer kerukunan di Indonesia. Mari tetap kita jaga kondusivitas dan kerukunan di Medan,” ajak Arief seraya mengatakan, kerukunan ini harus tetap dijaga sepanjang masa.

“Tak mungkin bisa membangun kalau tak rukun. Berpartisipasi menjaga kerukunan sudah merupakan sumbangsih yang besar bagi pembangunan Medan,” ungkap Arief.

Sebelumnya, Wakil Ketua FPK, Dr. dr. H. Delyuzar menyampaikan pihaknya mendukung program-program pembangunan yang dilakukan Pemko Medan.

Dia menyatakan, walaupun baru terbentuk Mei 2020, FKB Medan telah melakukan berbagai program, dua diantaranya yakni berkaitan dengan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada Medan dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan.

 

ORARI Kab.Bogor Lakukan Pelatihan CORE, Hadapi Musim Penghujan

ORARI Kab.Bogor Lakukan Pelatihan CORE, Hadapi Musim Penghujan
Suarapemerintah.id – Menjelang musim penghujan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam hal ini Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) lokal Kabupaten Bogor, lakukan pelatihan Communications and Rescue (CORE) penanganan bencana.
Terhadap 30 orang perserta yang terdiri dari unsur Orari, Pramuka, PMI, Karang Taruna, Damkar, BPBD dan Forum Pengurangan Resiko Bencan (FPRB) Kabupaten Bogor, di bumi perkemahan cimandala Sukaraja, Minggu (1/11).Itu dilakukan guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam mencegah dan menghadapi bencana di Kabupaten Bogor
Ketua Panitia, Wawan K YD1 EFU mengatakan, pelatihan CORE dilakukan untuk meningkatkan kemampuan para tim resque dalam menghadapi kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Bogor. Terlebih saat ini Kabupaten Bogor tengah dihadapi musim penghujan yang cukup tinggi.
“Pelatihan lebih fokus pada 70 persen praktek dan 30 persen teori. Ini upaya kami sebagai persiapan kita menghadapi musim hujan, juga sebagai persiapan kami dalam pencegahan bencana. Mengingat akhir-akhir ini bencana alam di Kabupaten Bogor mulai bermunculan, kami berharap melalui kegiatan ini bisa meningkatkan kewaspadaan kita dalam mencegah dan menghadapi bencana yang kapan saja bisa terjadi,” tegas Wawan.
Selanjutnya, Ketua FPRB Kabupaten Bogor, Budi Aksomo menambahkan, tujuan digelarnya kegiatan ini, antara lain, untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan, keterampilan penanganan bencana, juga sebagai tambahan kompetensi bagi para petugas di lapangan.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk bekal para relawan kebencanaan sebagai langkah tanggap darurat bencana.  Karena bencana adalah urusan bersama, pelatihan ini penting untuk rutin dilakukan. Kami berharap melalui kegiatan ini bisa mengurangi bahkan meminimalisir korban akibat bencana alam di Kabupaten Bogor. Serta dapat mengurangi resiko benca juga mampu meningkatkan kemampuan para relawan bencana dalam menghadapi bencana alam,” imbuhnya.

Peran Perempuan Sumber Kekuatan Melawan Covid 19

Peran Perempuan Sumber Kekuatan Melawan Covid 19
Suarapemerintah.id – Guna memperingati hari sumpah pemuda tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Bogor dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor lakukan talkshow dengan Ketua TP PKK Jawa Barat, secara virtual mengenai Perempuan Kekuatan Indonesia melawan Covid-19, di Hotel Aston Babakanmadang, Rabu (28/10).
Itu dilakukan sebagai, upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 perlu terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk kaum perempuan. Peran perempuan sangat dibutuhkan dalam hal ini karena memiliki potensi yang besar.
Ketua TP PKK Jabar, Atalia Praratya Kamil, mengatakan, ditengah pandemi covid-19 di negeri ini saat ini perempuan memiliki peran yang sangat besar dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Salah satunya dengan gencar melakukan sosialisasi, mulai dari keluarga hingga masyarakat.
“Peran perempuan sangat luar biasa, upaya harus terus kita lakukan, salah satunya adalah dengan memberdayakan kaum perempuan untuk memutus mata rantai Covid-19,” tuturnya.
Selain itu, kata Atalia, dalam kehidupan sehari-hari seorang perempuan juga memilki tiga peran, yakni pertama sebagai istri dan ibu rumah tangga, kedua sebagai wakil keluarga dalam bermasyarakat dan yang ketiga praktisi dalam organisasi wanita dan juga dalam organisasi kemasyarakatan.
“Sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga, perempuan dapat memutus mata rantai Covid-19 dengan memastikan stamina anggota keluarga, menyediakan makanan bergizi, memastikan anggota keluarga istirahat yang cukup dan olahraga teratur. Peran kaum perempuan di masyarakat berperan dengan tidak panik dalam menghadapi masalah,” tegasnya.
Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina menegaskan, di momen hari sumpah pemuda, ia mengajak masyarakat untuk senantiasa melakukan aksi lima saja. Yakni, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan menjaga kekebalan tubuh. Peran kaula muda, terutama remaja perempuan sangat penting untuk selalu mengedukasi kepada masyarakat. Bahaya covid-19 bagaimana penularannya dan resikonya.
“Selain aksi lima saja, kita juga lakukan 3T tracking, testing dan treatmen serta kewaspadaan sosial. Kita rutin lakukan swab diperkantoran, kluster keluarga, untuk menekan angka penyebaran covid 19 di Kabupaten Bogor. Kami berharap dengan kerjasama, semangat seluruh kaum ibu, remaja perempuan kita bisa mengakhiri penyebaran covid-19 di Kabupaten Bogor,” imbuhnya.

Pemkab Bogor Gandeng TNI Bangun Jalan Poros Tengah Timur Lewat Program Karya Bakti Skala Besar

Pemkab Bogor Gandeng TNI Bangun Jalan Poros Tengah Timur Lewat Program Karya Bakti Skala Besar
Suarapemerintah.idPemerintah Kabupaten bogor menggandeng Komando Distrik Militer (Kodim) 0621/Kabupaten Bogor dalam Program Karya Bakti Skala Besar TNI tahun anggaran 2020 untuk membantu Pemerintah Kabupaten Bogor mewujudkan jalan poros tengah timur, acara karya bakti tersebut bertempat di Kp. Hambalang Kecamatan Citeureup, pada Senin (2/11).
Ditemui selesai acara Karya Bakti TNI Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan karya bakti skala besar merupakan awal dari rencana untuk membangun poros tengah timur atau istilahnya Jalur Puncak II yang merupakan solusi untuk kemacetan puncak dan juga meningkatkan perekonomian masyarakat karena jalan poros tengah timur dikelilingi sejumlah wilayah Kecamatan.
“melalui karya bakti berskala besar  pembukaan jalan dengan lebar 30 m dan membuka sepanjang 1,1 Km sudah bisa terlihat dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menunjang kegiatan sosial ekonominya,” katanya.
Ia juga mengatakan semoga dengan Pemerintah Bogor menggandeng TNI, untuk pembukaan jalan PTT pemerintah provinsi dan pemerintah pusat akan melihat niat dan keseriusan dan berkenan melakukan perencanaan anggaran untuk pembangunan jalan ini secara maksimal.
“Rencananya jalan Poros Tengah Timur akan menghubungkan jalan tol Jagorawi (dimulai dari simpang sirkuit Sentul) dan jalan raya Transyogi di Tanjungsari dengan panjang kurang lebih 50 Km, Untuk titik awal yang masih di wilayah Babakan Madang, dan tembusnya sampai ke Kabupaten Cianjur,” ujarnya.
Sementara Dandim 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf Sukur Hermanto menargetkan pembukaan jalan ini rampung dalam 50 hari ke depan. Cukup singkat, pasalnya TNI lebih banyak menggunakan alat berat, dibanding tenaga prajurit.
“Tenaga manusia hanya untuk operator alat berat, pengawasan dan sosialisasi kepada masyarakat. Kurang lebih personel yang dikerahkan 50 orang,” kata Letkol Sukur.
Dia berharap, selama pengerjaan cuaca selalu mendukung. Pasalnya, setiap sore hari hujan terus mengguyur Bogor belakangan ini. “Kalau hujan kami berhenti dulu, karena berbahaya kalau diteruskan. Itu saja kendalanya soal cuaca,” kata dia.

Ini Komoditas Penyebab Denpasar Deflasi Minus 0,16%

Ini Komoditas Penyebab Denpasar Deflasi Minus 0,16%

Suarapemerintah.id – Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Bali mencatat pada bulan September 2020 Kota Denpasar tercatat mengalami deflasi sedalam -0,16 persen yang ditunjukkan dengan penurunan Indeks Harga Konsumen (tahun dasar 2018=100) dari 103,80 pada Agustus 2020 menjadi 103,63 pada September 2020.

Sementara itu, tingkat deflasi tahun berjalan September 2020 tercatat sedalam -0,02 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (September 2020 terhadap September 2019 atau YoY) tercatat setinggi 0,80 persen.

Dari sebelas kelompok pengeluaran, empat kelompok pengeluaran tercatat mengalami deflasi yaitu kelompok I (makanan, minuman, dan tembakau) sedalam -1,00 persen; kelompok II (pakaian dan alas kaki) sedalam -0,55 persen; kelompok VI (transportasi) sedalam -0,49 persen; dan kelompok IX (pendidikan) sedalam -0,04 persen.

Sementara itu, lima kelompok pengeluaran tercatat mengalami inflasi yaitu kelompok IV (perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga) setinggi 1,49 persen; kelompok V (kesehatan) setinggi 0,45 persen; kelompok X (penyediaan makanan dan minuman/restoran) setinggi 0,37 persen; kelompok XI (perawatan pribadi dan jasa lainnya) setinggi 0,08 persen; dan kelompok III (perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga) setinggi 0,03 persen.

Dua kelompok pengeluaran tercatat tidak mengalami perubahan indeks atau stagnan yaitu kelompok VII (informasi, komunikasi, dan jasa keuangan) dan kelompok VIII (rekreasi, olahraga, dan budaya).

Komoditas yang tercatat memberikan andil atau sumbangan deflasi pada bulan September 2020 antara lain, daging ayam ras, tarif angkutan udara, lemari pakaian, tomat, sandal karet untuk pria, tarif angkutan antar kota, bawang merah, ikan jengki, telur ayam ras, dan emas perhiasan.

Dari 90 kota IHK, tercatat 56 kota mengalami deflasi dan 34 kota mengalami inflasi. Deflasi terdalam tercatat di Timika (Papua) sedalam -0,83 persen sedangkan deflasi terdangkal tercatat di Bukittinggi (Sumatera Barat), Jember (Jawa Timur), dan Singkawang (Kalimantan Barat) masing-masing sedalam -0,01 persen.

Sementara itu, inflasi tertinggi tercatat di Gunung Sitoli (Sumatera Utara) setinggi 1,00 persen sedangkan inflasi terendah tercatat di Pekanbaru (Riau) dan Pontianak (Kalimantan Barat) masing-masing setinggi 0,01 persen. Jika diurutkan dari deflasi terdalam, maka Denpasar menempati urutan ke-28 dari 56 kota yang mengalami deflasi.

Desa Peguyangan Rutin Lakukan Patroli Dialogis Dan Sosialisasi Prokes

Desa Peguyangan Rutin Lakukan Patroli Dialogis Dan Sosialisasi Prokes

Suarapemerintah.id – Patroli Dialogis dan Sosialisasi Prokes terus digencarkan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Corona Virus Dissease 2019 (Covid-19). Kali ini Desa Peguyangan Kangin melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis dan pengawasan  Protokol Kesehatan Covid-19.

Selain itu dilaksanakan juga sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 46 Tahun 2020 dan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 48 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Dissease 2019 (Covid-19) Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru, pada Jumat (30/10) malam.

Perbekel Desa Peguyangan Kangin, I Wayan Susila saat dikonfirmasi mengatakan pelaksanaan patroli dialogis dan sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 46 Tahun 2020 dan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 48 Tahun 2020 saat ini menyasar warga yang berada di wilayah Desa Peguyangan Kangin. Selain itu kami juga menyasar para pelaku usaha serta tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat keramaian, ujarnya.

“Kegiatan ini secara rutin kami laksanakan setiap malam minggu bersama Babinsa, Babinkantibnas, Linmas, dan Kadus di seluruh wilyah Desa Peguyangan Kangin. Kami berharap dengan dilaksanakan patroli pemantauan ini agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mulai dari diri sendiri dengan mengikuti protokol kesehatan.

Dengan menerapkannya mulai dari diri sendiri niscaya masyarakat Kota Denpasar dan khususnya di Peguyangan Kangin ini dapat terhindar dari penyebaran virus Covid-19,” papar I Wayan Susila.

Pesan Plt Gubernur Bengkulu Untuk Konverensi Studi Lokal GMKI

Pesan Plt Gubernur Bengkulu Untuk Konverensi Studi Lokal GMKI

Suarapemerintah.idPelaksana Tugas Gubernur Bengkulu Dedy Ermansyah membuka secara resmi Konverensi Studi Lokal (KSL) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bengkulu, di Gedung Daerah Bengkulu, Rabu (28/10).

Dalam sambutannya, Plt Gubernur Dedy Ermansyah berpesan kepada para mahasiswa agar dapat terus berkarya mengisi warna pada pembangunan daerah.

Tepat pada moment Sumpah Pemuda ini, Dedy berharap para mahasiswa dapat saling menjaga toleransi antar sesama.

“Makna dari sumpah pemuda itu adalah kita harus mengedepankan toleransi diantara kita, karena hal itu adalah cita-cita dari para pejuang kita,” sebut Plt Gubernur.

Wakil Gubernur ini juga mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa dengan kemampuan yang dimiliki.

Dirinya berharap para mahasiswa dapat terus meningkatkan kemampuan intelektualitasnya, karena pergeseran global dibidang ilmu teknologi saat ini sangatlah cepat.

“Kita harap adik-adik mahasiswa dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi perkembangan dunia terutama dibidang teknologi dan informasi, sehingga tidak ketinggalan dengan perkembangan zaman saat ini,” ujarnya.

Mengutip ungkapan ilmuan Albert Kasoki, Dedy menjelaskan, ada tiga sifat didalam diri manusia itu yang perlu diperhatikan, pertama sifat orang miskin atau sifat orang kalah, yang kedua sifat orang menengah (midle) serta yang ketiga sifat orang sukses.

“Sifat orang sukses itu berani menerima tantangan dan setiap situasi seperti apapun itu menjadi peluang bagi dirinya. Itu tiga sifat orang sukses yang perlu dipelajari. Jangan sampai kita terjebak dengan situasi yang tidak menentu saat ini,” ungkapnya.

Terakhir, mantan atlet sepak bola Bengkulu ini berpesan agar mahasiswa dapat memanfaatkan waktu mudanya untuk hal-hal yang positif.

“Sekolah yang sebenarnya itu ada dilapangan, di sanalah kita dapat menimba ilmu yang sebenarnya. Kalau adik-adik ingin sukses maka manfaatkanlah waktu muda itu dengan hal-hal positif dan jauhkan hal-hal yang tidak berguna,” pungkasnya.

Acara Konverensi Studi Lokal GMKI Cabang Bengkulu ini dihadiri Sekretaris Umum GMKI pusat, Ketua dan pengurus GMKI Cabang Bengkulu serta perwakilan dari pengurus GMKI se – Sumatera.

MTsN 1 Klaten Juara Wajah Bahasa Sekolah Tingkat Nasional

MTsN 1 Klaten Juara Wajah Bahasa Sekolah Tingkat Nasional

Suarapemerintah.id – Madrasah kembali mengukir prestasi di kancah nasional. MTsN 1 Klaten menjadi Juara pada ajang pemilihan Wajah Bahasa Sekolah tingkat Nasional tahun 2020 yang digelar oleh Bedan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Madrasah kami menjadi juara I Wajah Bahasa Sekolah tingkat Nasional. Kepastian juara ini diinformasikan oleh Balai Bahasa Jawa Tengah pada 22 Oktober. Penghargaan disampaikan tanggal 28 Oktober 2020 secara virtual,” terang Kepala MTsN 1 Klaten Nurul Qomariyah di Klaten, Minggu (01/11).

Menurutnya, kompetesi ini berlangsung sejak Juni 2020. Kriteria penilaian ajang ini mencakup fisik kebahasaan, kaidah kebahasaan, dan tipografi kebahasaan penggunaan bahasa negara di ruang publik . Bersama sejumlah sekolah, MTsN 1 Klaten ditunjuk oleh Dinas Pendidikan untuk mewakili Kabupaten Klaten pada kompetisi tingkat Provinsi. Sejak itu, MTsN 1 Klaten mendapat mendapat pembinaan dari Dinas Pendidikan terkait penggunaan bahasa yang benar.

Di tingkat provinsi, MTsN 1 Klaten pada 17 Juli 2020 diumumkan masuk enam besar yang berhak mewakili Jawa Tengah pada tingkat nasional. MTsN 1 Klaten berada di peringkat keempat dan menjadi satu-satunya madrasah yang mewakili Jawa Tengah.

“Untuk persiapan tingkat nasional, kita kembali melakukan pembenahan bahasa pada beberapa titik.  Pembenahan itu mencakup sistem penulisan pada papan dan semua tulisan yang ada lingkungan madrasah, agar sesuai dengan tata bahasa yang benar,” kenang Nurul Qomariyah.

“Kami bekerjasama dengan alumni untuk ikut memperbaiki  semua tulisan di ruang kelas kelas dan ruang publik lainnya,” lanjutnya.

Selama proses pembenahan, kata Nurul Qamariyyah, MTsN 1 Klaten mendapat pendampingan dari Tim Balai Bahasa Jawa Tengah. Pembenahan dilakukan secara detail dan intensif, terutama menjelang kedatangan tim verifikasi dari Jakarta tanggal 16 September 2020.

“Alhamdulillah, tahun sebelumnya MTsN 1 Klaten menjadi sekolah terbersih di Kementerian Agama  Kab Klaten sehingga pembenahan bisa fokus pada penggunaan tulisan di ruang-ruang publik pada lingkungan madrasah,” sambungnya.

Nurul Qomariyyah mengaku awalnya hanya menetapkan target masuk tiga besar. Civitas akademika madrasah sangat bersyukur karena MTsN 1 Klaten ternyata malah menjadi pertama.

Cuti Bersama, Kawasan Puncak Lakukan Operasi Gabungan 69 Wisatawan Reaktif

Cuti Bersama, Kawasan Puncak Lakukan Operasi Gabungan 69 Wisatawan Reaktif
Suarapemerintah.id – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor melakukan operasi gabungan rapid test kepada para wisatawan di kawasan Puncak Bogor saat libur panjang dan cuti bersama dari mulai Kamis  29-10-2020 sampai Minggu 1-11-2020. Hasil rapid test sebanyak 69 wisatawan dinyatakan reaktif.
Petugas langsung melakukan swab test bagi wisatawan yang reaktif saat rapid test.  Mereka kemudian diminta melakukan isolasi mandiri sambil menunggu hasil swab keluar. Petugas juga akan menyampaikan data wisatawan tersebut ke instansi pemerintah sesuai domisilinya masing-masing.
Operasi gabungan ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 ketika libur panjang dan cuti bersama, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menghimbau warga yang akan berwisata selalu menerapkan protokol kesehatan terutama memakai masker.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor selaku Juru bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, R. Irwan Purnawan mengatakan penerapan protokol kesehatan yang ketat menjadi pelindung cegah Covid-19.  Terutama saat berada pada tempat yang menimbulkan kerumunan.
Ia juga mengungkapkan pelaksanaan rapid test dilakukan di sejumlah destinasi wisata tujuan wisatawan di kawasan Puncak.
“Rapid test dilakukan secara acak,  apabila ada yang reaktif, maka akan berlanjut dengan swab test,” tambahnya.
Selain itu, menurut Irwan Pemerintah Kabupaten Bogor pun melakukan pembatasan kapasitas pengunjung di semua objek wisata dan restoran di tempat wisata.
“Kita batasi untuk pengunjungnya sekitar 50 persen, karena bila ada kerumunan akan sangat berbahaya,” ungkapnya.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor diketahui total rapid test selama libur panjang dan cuti bersama sebanyak 1.405, dengan hasil reaktif sebanyak 69 atau 4, 91 persen. Rinciannya adalah di hari pertama rapid test massal yaitu kamis 29 oktober 2020 dari 918 sampel ditemukan 50 wisatawan reaktif. Kemudian, Jumat hari berikutnya dari 177 orang ditemukan 2 orang reaktif, pada Sabtu dari 110 orang didapat reaktif 12 orang dan untuk pelaksanaan hari ini, Minggu 1 november 2020 ada  5 orang yang reaktif dari 200 orang yang di tes.