Beranda blog Halaman 4700

Terima Menlu AS, Jokowi Bahas Kerjasama Pertahanan-Ekonomi

Suarapemerintah.id – Mike Pompeo, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) diterima oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor dalam lawatannya ke Indonesia. Kedatangan Menlu AS ini, akan dimanfaatkan Jokowi untuk membahas kerjasama bilateral guna mempererat hubungan kedua negara, Indonesia dan AS.

Terlihat Mike Pompeo datang dengan menggunakan masker bergambar bendera Amerika Serikat, sedangkan Jokowi menggunakan masker berwarna hitam.

Kemudian, Presiden Jokowi dan Mike Pompeo berdiri di veranda Istana Bogor untuk berfoto bersama sebelum menggelar pertemuan bilateral.

Kunjungan Anda di tengah pandemi ini menunjukkan arti penting kemitraan strategis di antara Indonesia dan Amerika,” kata Jokowi.

Jokowi menegaskan, kegiatan kunjungan pejabat antara dua negara ini, paling intensif di antara negara-negara sahabat lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi turut menyampaikan mengenai hubungan mitra yang terjalin dengan baik antara Indonesia dan AS.

Indonesia ucap Jokowi melanjutkan,  ingin berteman baik dengan AS. Untuk memelihara kemitraan kedua negara, diperlukan kerja sama yang serius serta konkret.

Di dalam pertemuan tadi, presiden mengatakan bahwa kita bermitra dengan baik, kita berteman dengan baik, Indonesia menginginkan Amerika sebagai true friend of Indonesia, tapi hal ini tidak bisa take it for granted,” ujar Menlu RI Retno Marsudi dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (29/10/2020).

Salah satu bentuk kerja sama yang didorong adalah di bidang ekonomi dan pertahanan. Di bidang ekonomi, Jokowi berharap AS memperpanjang Generalized System of Preferences (GSP) untuk Indonesia.
GSP adalah kebijakan perdagangan suatu negara yang memberi pemotongan bea masuk impor.
Semuanya harus dipelihara sehingga presiden mengatakan bahwa untuk memelihara kemitraan ini, diperlukan upaya yang serius, diperlukan pemahaman satu sama lain dan diperlukan juga upaya untuk mewujudkan kerja sama yang konkret, termasuk di antaranya adalah kerja sama ekonomi,” kata Retno.

Presiden menekankan bahwa Indonesia ingin melihat kerja sama ekonomi kedua negara meningkat di masa yang akan datang, termasuk tentunya harapan terhadap perpanjangan GSP facilities kepada Indonesia. Presiden juga menginginkan agar kerja sama pertahanan dengan Amerika Serikat meningkat,” sebut Retno.

Sementara itu terkait bidang pertahanan, Retno menyebutkan topik yang dibahas adalah situasi di Laut China Selatan. Retno mengatakan semua pihak harus mematuhi konvensi hukum laut.

Kami membahas situasi di Laut China Selatan. Untuk Indonesia, Laut China Selatan harus tetap menjadi laut yang stabil dan damai,” kata Retno dalam jumpa pers usai pertemuan dengan Mike Pompeo.

Waspada Hoaks, Pemilik SIM C Dapat Bantuan Covid-19 RP 900 Ribu

Suarapemerintah.id – Beredar pesan instan hoaks melalui Broadcast WhatsApp berisi informasi tentang cara mengecek pemilik Surat Izin Mengemudi (SIM) C yang mendapatkan bantuan Covid-19.

Dalam pesan itu dituliskan, pemilik SIM C bisa mengetahui dapat bantuan Covid-19 RP 900 ribu per bulan selama 3 bulan, dengan cara mengunjungi tautan yang disertakan.

Setelah ditelusuri Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika, diketahui informasi yang  beredar tersebut tidak benar atau hoaks.

Tautan dalam pesan tersebut tidak terdapat formulir yang akan diisi untuk mengetahui pemilik SIM C mendapat bantuan Covid-19, melainkan muncul foto potongan iklan rokok bertemakan jin dan disertai tulisan “NGIMPI!!!”. Dapat dipastikan klaim bantuan dana Covid-19 pada pesan berantai tersebut hanyalah lelucon semata.

Sebelumnya, informasi klaim bantuan dana atau kompensasi ditengah pandemi Covid-19 dengan tautan serupa juga pernah diidentifkasi sebagai konten hoaks oleh Kementerian Kominfo dalam situs resminya.

Berikut laporan isu hoaks dan disinformasi yang telah diidentifikasi Tim AIS Kementerian Kominfo, Selasa (27/10/2020):

  1. Pemilik SIM C Dapat Bantuan Covid-19
  2. Tim Sukses Gibran Rakabuming Raka Aniaya Wanita Cantik dan Disekap di Hotel
  3. Puluhan Ekor Sapi Hanyut di Kulon Progo
  4. Foto Jokowi Memegang Kartu Kabur Saat Demo
  5. 500 TKA dari China untuk Sebagian Pekerjaan Proyek di PLTU Morowali
  6. Akun WhatsApp Mengatasnamakan Lurah Batu IX, Menawarkan Kendaraan Bermotor

Pertemuan Tingkat Menteri Agama MABIMS Bahas Rencana Keikutsertaan Kamboja

Suarapemerintah.idMenteri Agama Fachrul Razi memimpin pertemuan virtual tingkat Menteri Agama negara Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS). Menurut Menag, ini adalah kali pertama dirinya bersilaturahmi dengan sejawat MABIMS paska dilantik oleh Presiden Jokowi pada Oktober 2019.

“Sangat tepat rasanya apabila pertemuan ini kita manfaatkan untuk bersilaturahim guna mendekatkan diri dan saling kenal untuk memudahkan kerjasama kita selanjutnya. Selain saling berkenalan, forum ini juga berbagi informasi tentang perkembangan sosial keagamaan di masa pandemi di negara masing-masing, termasuk penyelenggaraan haji dan umroh” kata Menag, Rabu (28/10).

Dalam pertemuan virtual tingkat menteri agama  yang berlangsung selama hampir dua jam tersebut juga dibahas terkait keinginan negara Kamboja untuk turut serta pada Senior Official Meetings (SOM) MABIMS yang akan digelar di Indonesia pada 2021 mendatang.

Hadir dalam virtual meeting Pehin Udana Khatib Dato Paduka Seri Setia Ustaz Haji Awang Badruddin Bin Pengarah Dato Paduka Haji Awang Othman Menteri Hal Ehwal Ugama Negara Brunai Darusaalam, Timbalan Menteri di Jabatan Perdana Menteri Hal Ehwal Agama Negara Malaysia, Tuan Haji Ahmad Marzuki Bin Shaary serta Menteri Sekitaran dan Sumber Air Merangkap Menteri Bertangung Jawab Bagi Ehwal masyarakat Islam Singapura Tuan Haji Encik Masagos Mohamad.

Virtual meeting tingkat Menteri Agama Negara-Negara MABIMS ini juga diikuti oleh para pejabat kanan kementerian hal ehwal negara Mabims dan para pejabat eselon I dan II Kementerian Agama RI.

Pembahasan keinginan Kamboja bergabung di SOM MABIMS 2021 itu dipimpin Timbalan Menteri di Jabatan Perdana Menteri Hal Ehwal Agama Negara Malaysia, Tuan Haji Ahmad Marzuki Bin Shaary.

“Pertemuan maya ini sangat penting untuk kongsi pengalaman negara-negara Mabims. Pertemuan ini juga membahas panduan pengantar keinginan negara Kamboja untuk ikut serta pada SOM Mabims 2021 di Indonesia,” ujar Timbalan Menteri di Jabatan Perdana Menteri Hal Ehwal Agama Negara Malaysia, Tuan Haji Ahmad Marzuki Bin Shaary.

Dalam pertemuan informal dan silaturahmi antar Menteri Agama Negara MABIMS, para Menteri Agama juga diminta untuk saling mengenalkan profile diri dan menceritakan pengalaman dalam penanganan Covid-19 di negara masing-masing.

Menag Fachrul Razi pada kesempatan tersebut juga membacakan dua bait pantun sebagai bagian dari ‘Sunnah MABIMS’ untuk mempererat jalinan keakraban sesama Menteri Agama. Berikut pantun yang dibacakan Menag Fachrul Razi:

 

Virtual meeting kita setuju

Untuk berdiskusi hingga masalah hukum

Pertemuan MABIMS untuk prestasi maju

Kami mulai dengan ucapkan Assalamu’alaikum

 

Sampan nelayan mengarungi lautan

Mencari berkah Allah di atas muka bumi

Tuan-Puan, marilah kita jaga kesehatan

Sambil jalin persaudaraan dan silaturahmi

Menag Apresiasi Lomba Film Pendek Umat Hindu, Ini Pemenangnya

Suarapemerintah.idUmat Hindu menggelar lomba film pendek dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Kompetisi ini digelar oleh Persatuan Pemuda Hindu (Peradah) dan Kesatuan Mahasiswa Hindu (KMHDI) bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu.

Lomba film pendek ini mengangkat “Pemuda Hindu, Bangkit, Bersatu, dan Berkarya”. Total ada 198 film yang terdaftar oleh panitia ikut ambil bagian dalam kompetisi ini.

Menag menilai gelaran ini sebagai upaya kreatif menunjukkan karya nyata. “Saya merasa bangga bahwa kaum muda Indonesia telah menunjukkan karya nyata untuk menumbuhkan semangat sumpah pemuda,” terang Menag di Jakarta, Rabu (28/10).

Hadir dalam pengumuman pemenang lomba ini, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Wisnu Bawa Tenaya, pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu, Lembaga Keagamaan Hindu, Ormas Keagamaan Hindu, serta para pembimas, penyuluh, guru, dan jajaran Ditjen Bimas Hindu.

Menurut Menag, lomba film pendek menjadi hal menarik, karena film merupakan media yang digemari dan mudah diakses serta dinikmati semua kalangan. Film menjadi hal yang efektif sebagai sarana sosialisasi nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan kesatuan bangsa. Apalagi film, juga dapat disebarkan dan dinikmati melalui media-media online yang mudah diakses.

“Ini merupakan upaya mewujudkan tujuan nasional, yaitu membangun Indonesia yang maju dan bermartabat,” ujar Menag.

Menag berharap para pemenang lomba dapat menjadi influencer untuk menyuarakan semangat persatuan dan kesatuan melalui media digital.

Berikut ini daftar pemenang Lomba Film Pendek 2020 dalam rangka Sumpah Pemuda:

1. Film “Raga Bali”, karya I Komang Kusuma Adi (Juara 1)2. Film “Untuk Ayah”, karya I Kadek Agus Dwija Putra (Juara 2)3. Film “Layu Kembang”, karya Ida Bagus Putu Bayu Krisnanda (Juara 3)4. Film “Swab “, karya I Gde Sujana (Juara Harapan 1)5. Film “Motivasi Adelia, karya “Gusti Made Suka Arsana” (Juara Harapan 2).

Menag: Vasudhaiva Kutumbaka, Pemuda Hindu Harus Bersatu dan Bangkit

Suarapemerintah.idMenteri Agama mengajak pemuda Hindu untuk memperteguh persatuan dan juga bangkit. Ajakan ini disampaikan Menag saat memberi sambutan pada pengumuman pemenang Lomba Film Pendek dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Kompetisi ini digelar oleh Persatuan Pemuda Hindu (Peradah) dan Kesatuan Mahasiswa Hindu (KMHDI) bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu. Ajang perdana ini ini mengangkat “Pemuda Hindu, Bangkit, Bersatu, dan Berkarya”. Total ada 198 film yang terdaftar oleh panitia, ikut ambil bagian dalam kompetisi ini.

Menurut Menag, Peringatan Sumpah Pemuda ke-92, yang mengambil tema “Bersatu Bangkit” ini menyiratkan makna bahwa pemuda Indonesia harus tetap bersatu, sekalipun dalam keragaman. Umat boleh berbeda, namun persatuan harus tetap dipelihara. Dalam ajaran agama Hindu, ada kalimat popular yang berbunyi “Vasudhaiva Kutumbaka” yang artinya kita bersaudara tanpa membedakan agama, suku, bahasa, bangsa, budaya, tradisi, dan warna kulit.

“Vasudhaiva Kutumbaka, pemuda Hindu harus bersatu dan bangkit,” pesan Menag di Jakarta, Rabu (28/10).

“Pemuda indonesia harus bangkit dan menjadi motor utama melawan segala tantangan yang muncul, utamanya tantangan kebhinnekaan. Jika hal tersebut tidak dikelola secara baik akan menjadi sumber perpecahan,” sambungnya.

Di tengah pandemi Covid-19, lanjut Menag, masyarakat, khususnya para pemuda,  dituntut untuk saling bergandengan tangan, saling menguatkan, dan saling mendukung dalam menghadapi masalah bangsa. Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan wujud upaya menumbuhkan peran pemuda sesuai dengan konteks zamannya.

“Sejarah telah membuktikan bahwa pemuda Indonesia senantiasa siap menghadapi tantangan masa depan. Generasi muda harus terus adaptif dengan perubahan, namun  bijak dengan tetap menjunjung nilai-nilai agama dan moral Pancasila,” tandasnya.

Hadir dalam pengumuman pemenang lomba ini, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Wisnu Bawa Tenaya, pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu, Lembaga Keagamaan Hindu, Ormas Keagamaan Hindu, serta para pembimas, penyuluh, guru, dan jajaran Ditjen Bimas Hindu.

Berikut ini daftar pemenang Lomba Film Pendek 2020 dalam rangka Sumpah Pemuda:1. Film “Raga Bali”, karya I Komang Kusuma Adi (Juara 1)2. Film “Untuk Ayah”, karya I Kadek Agus Dwija Putra (Juara 2)3. Film “Layu Kembang”, karya Ida Bagus Putu Bayu Krisnanda (Juara 3)4. Film “Swab “, karya I Gde Sujana (Juara Harapan 1)5. Film “Motivasi Adelia, karya “Gusti Made Suka Arsana” (Juara Harapan 2).

Sumpah Pemuda, Pimpinan Perguruan Tinggi Aceh Bahas Problem Keummatan

Suarapemerintah.id – Momentum Sumpah Pemuda dimanfaatkan pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Aceh untuk membahas berbagai problem keummatan kontemporer. Pertemuan yang berlangsung di IAIN Takengon ini dihadiri Rektor UIN Ar Raniry Warul Walidin bersama Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Rektor IAIN Lhokseumawe, Wakil Rektor 1 IAIN Langsa, Wakil Ketua I dan III STAIN Meulaboh, civitas akademika IAIN Takengon beserta sejumlah undangan lainnya.

“Alhamdulillah, momentum Hari Sumpah Pemuda kami jalin silaturahim untuk mendiskusikan solusi atas persoalan ummat, khususnya di wilayah Aceh,” terang Rektor IAIN Takengon, Zulkarnain di Aceh, Rabu (28/10) malam.

Menurutnya, ada empat  tema problem keummatan yang dibahas dalam pertemuan ini. Pertama, pengembangan perbankan syari’ah di Aceh dan perannya dalam penguatan ekonomi ummat. Kedua, pengembangan pendidikan Islam pada era teknologi informasi. Ketiga, upaya menyelesaikan persoalan aliran yang dianggap menyimpang. Keempat,  menguatkan akhlak karimah dalam pergaulan sosial empirik dan pergaulan sosial di dunia maya.

“Tema-tema yang dibahas ini menyangkut perilaku nyata dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, dalam praktik-praktiknya sedang terjadi anomali. Harapannya, PTKIN di Aceh bisa berkontribusi dalam peningkatan kualitas kehidupan ummat,” tuturnya.

Zulkarnain menilai, pertemuan pimpinan PTKIN se Aceh tahun ini memiliki makna tersendiri karena dilaksanakan bertepatan Sumpah Pemuda dan peringatan Maulid Nabi Muhammad. Kedua peristiwa sejarah tersebut sangat penting dalam mengantarkan sejarah kebangsaan dan keislaman.

“Dua peristiwa ini telah menumbuhkan transformasi luar biasa bagi pembangunan peradaban bangsa Indonesia dan peradaban dunia Islam,” jelasnya.

“Kami ingin terus memperkuat peran cendekiawan dalam membangun peradaban bangsa dan Islam,” sambungnya.

Dalam kesempatan ini, lanjut Zulkarnain, ditandatangani juga perpanjangan MoU antara Rektor IAIN Takengon dengan Rektor UIN Ar Raniry, dan Rektor IAIN Takengon dengan Rektor IAIN Lhokseumawe.

“Perpanjangan MoU ini bagian dari upaya berkelanjutan PTKIN dalam penguatan SDM dosen, khususnya di bidang penelitian dan publikasi Ilmiah,” tandasnya.

Dukung Sikap Kemlu, Menag: Kebebasan Berekspresi Tidak Boleh Kebablasan

Suarapemerintah.idMenag Fachrul Razi mendukung sikap Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang memanggil Duta Besar Perancis  dan menyampaikan kecaman terhadap pernyataan Presiden Perancis yang dinilai menghina Islam. Menurut Menag, pernyataan Presiden Perancis Emmanuel Macron melukai perasaan umat muslim karena mengaitkan agama Islam dengan tindakan terorisme.

“Setiap umat beragama harus menghormati simbol-simbol agama yang dianggap suci oleh pemeluk agama lain, termasuk terkait pemahaman visualisasi Nabi Muhammad,” ujar Menteri agama di Jakarta, Kamis (29/10).

“Kebebasan berpendapat atau berekspresi tidak boleh dilakukan melampaui batas atau kebablasan sehingga mencederai kehormatan, kesucian, dan kesakralan nilai dan simbol agama apapun,” lanjutnya. Menurut Menag, menghina simbol agama adalah tindakan kriminal. Pelakunya, harus bertanggung jawab atas perbuatannya, dan ditindak sesuai ketentuan hukum.

Namun demikian, Menag juga mengingatkan bahwa Islam tidak membenarkan tindakan main hakim sendiri, apalagi dengan melakukan pembunuhan. Islam adalah agama yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Menag juga mengimbau agar umat Islam di Indonesia tidak terpancing melakukan tindakan anarkis. Islam tidak membenarkan tindakan main hakim sendiri. “Keagungan Islam tidak bisa ditegakkan dengan melanggar nilai-nilai kemanusiaan,” tegas Menteri agama.

“Tunjukkan sikap tegas dengan tetap menjunjung tinggi watak umat beragama yang menolak tindak kekerasan, tandasnya.

Erupsi 10 Tahun Merapi, Momentum Penyadaran Kolektif dan Ujian Ketangguhan Mitigasi

Suarapemerintah.id – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Badan Geologi Kementerian ESDM memperingati satu dasawarsa letusan dahsyat Gunung Merapi pada Senin (26/10). Peringatan ini diharapkan sebagai upaya Pemerintah dalam melakukan mitigasi dan edukasi kebencanaan geologi di masa mendatang guna meminimalisir adanya korban.

“Ini menjadi momentum penyadaran kolektif bagi para pihak penanggulangan bencana sekaligus ujian ketangguhan bencana bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Kawasan Rawan Bencana. Terutama saat ini masyarakat di seluruh dunia juga tengah berada dalam situasi pandemi Covid-19,” kata Kepala Badan Geologi Eko Budi Lalono.

Sebagai gunung api aktif, Gunung Merapi memiliki tingkat populasi pada kawasan rawan bencana yang cukup tinggi. Gunung Merapi dicirikan dengan munculnya kubah lava di bagian puncak. “Gugurnya lava akan menjadi awan panas yang merupakan material erupsi yang mematikan,” tegas Eko.

Selain menyisakan material yang cukup besar, erupsi Gunung Merapi juga menyisakan pembelajaran sejarah bagi para pelaku kejadian. “Salah satu pembelajaran yang bisa dipetik adalah mengelola atau manajemen kebencanaan dengan melibatkan banyak pihak,” ujar Eko.

Menurut Eko, posisi Indonesia yang berada di kawasan cincin api Pasifik membawa konsekuensi tersendiri. Indonesia menjadi daerah yang rawan terhadap bencana, namun demikian sudah seharusnya menjadikan kita lebih tangguh, lebih sigap dan lebih siap lagi dalam menghadapi bencana geologi seperti erupsi gunung api, gempa bumi, tsunami, dan gerakan tanah.

“Indonesia secara geologi terbentuk akibat interaksi tiga lempeng utama, sehingga kita dianugerahi berbagai macam sumber daya di satu sisi, tetapi di sisi lain banyak juga potensi bencana yang harus kita hadapi,” kata Eko.

Mitigasi bencana geologi yang dilakukan, lanjut Eko, bertujuan memberi rasa aman kepada masyarakat. Upaya itu dilakukan melalui berbagai langkah, seperti penyelidikan, penelitian, pemetaan potensi bahaya, dan tidak lanjut dengan pemantauan. Semua dilakukan untuk dapat memberikan peringatan dini sehingga seluruh pihak dapat melakukan kesiapsiagaan.

Terbesar di Satu Abad Terakhir

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, letusan Merapi 2010 adalah yang terbesar dalam seratus tahun terakhir. Letusan yang kurang lebih sama besarnya, terakhir terjadi pada tahun 1872. Mewakili Kepala PVMB Andiani, memaparkan, awan panas terus terjadi sejak 26 Oktober hingga 2 November 2010. Awan panas letusan juga terjadi secara terus-menerus pada 3 hingga 4 November 2010.

“Pada 2010, erupsi terjadi secara eksplosif dengan volume material diperkirakan lebih dari 120 juta M3, dengan suara gemuruh yang terdengar hingga kota Yogyakarta, 30 kilometer dari puncak Gunung Merapi. Ketinggian kolom awan panas letusan mencapai 17 km, diiringi awan panas guguran yang menerjang permukaan hingga jarak 15 kilometer dari puncak,” ujar Andiani yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan.

Badan Geologi menyebut, Merapi hanya satu dari 127 gunung berapi di Indonesia yang harus diawasi. Erupsi gunung api di Indonesia mulai tercatat sejak abad ke-3 Masehi. Di abad ke-15, ditemukan 17 catatan mengenai laporan aktivitas gunung api. Dokumentasi catatan itu diteruskan oleh pemerintahan Portugis, Belanda dan Jepang ketika mereka menduduki wilayah-wilayah Indonesia. Secara resmi, lembaga pemantau gunung api di Indonesia mulai didirikan pada 1920.

Sebagaimana diketahui, tepat 10 tahun lalu, Gunung Merapi mengalami erupsi besar dengan indeks erupsi tertinggi (VEI) yaitu IV, dimana total material ektrusi mencapai 130 juta m3. Kolom letusan membumbung mencapai 17 km dan awanpanas mencapai jarak 15 km ke arah Selatan. Kejadian ini menewaskan kurang lebih 400 jiwa.

Erupsi Lanjutan

Secara teknis, Kepala BPPTKG Hanik Humaida menyatakan erupsi Gunung Merapi selanjutnya diperkirakan semakin dekat. Pasalnya, menurut Hanik aktivitas vulkanik Gunung Merapi semakin intensif. Berdasarkan data, rata-rata gempa vulkanik dangkal (VTB) sebanyak 6 kali per hari. Sedangkan gempa multiphase (MP) sebanyak 83 kali per hari. “Erupsi Merapi berikutnya sudah semakin dekat,” ujar Hanik.

Selain itu, deformasi lewat Electronic Distance Measurement (EDM) akibat aktivitas vulkanik di Gunung Merapi sudah mencapai 2 sentimeter per hari. Pemendekan jarak EDM juga terukur dari pos-pos dan titik-titik ukur yang ada di sekeliling Merapi.

Kendati begitu, Hanik menilai erupsi Gunung Merapi yang akan datang tidak akan sekuat seperti yang terjadi pada tahun 2010. Dia memprediksi erupsi gunung Merapi yang akan datang mirip dengan erupsi yang terjadi pada tahun 2006. “Jadi ada tiga erupsi dengan karakter yang berbeda,” jelas Hanik.

Terkait hal tersebut, Hanik kembali mengingatkan bahwa status Gunung Merapi masih Waspada. Menurutnya, erupusi tahun ini adalah erupsi yang terpanjang karena dimulai sejak bulan Mei 2018. Erupsi saat ini didominasi oleh gas yang sifatnya eksplosif, tapi indeksnya hanya 1 atau yang terendah dari maksimal 4. “Sampai saat ini aktivitas masih berlanjut. Data-data seismisitas, deformasi, dan gas masih di atas normal,” pungkas Hanik.

Hanik berharap semua pihak menyiapkan diri menghadapi krisis yang ditimbulkan akibat Gunung Merapi di kemudian hari. Apalagi belum berakhirnya pandemi Corona dan penanganan mitigasi yang sangat berbeda di tahun 2010 menjadi pembelajaran yang sangat berarti dalam pengelolaan bencana gunung api baik dari sisi data ataupun teknis. “Hidup harmoni dengan Merapi adalah tidak sekadar slogan. Namun sudah menjadi bagian dari pola hidup masyarakat gunung berapi,” pungkasnya.

Membangun Zona Integritas Bukan Sekadar Perlombaan

Suarapemerintah.id – Membangun Zona Integritas (ZI) untuk mewujudkan Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) bukan sekedar perlombaan, tetapi sebuah proses panjang, meliputi bermacam-macam langkah yang memerlukan komitmen semua pihak. Tanpa dukungan dan komitmen tersebut, maka ZI mustahil akan terwujud. Di samping itu, tidak kalah penting adalah pengawasan pelaksanaan ZI yang dilakukan oleh tim pengawasan internal dan dilakukan setiap hari di lingkungan kantor baik secara tertutup maupun terbuka.

“Membangun Zona Integritas bukan perlombaan, tetapi itu sebuah proses, dan sebuah proses tentunya tidak akan menghianati hasil. Kalau prosesnya jelek maka hasilnya pasti akan jelek dan sebaliknya jika prosesnya bagus maka hasilnya pasti akan bagus,” ujar Ketua Tim Pembangunan Zona Integrasi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon Arfa Yudha Indriawan, di Cirebon, Selasa (27/10).

“Jadi karena ini bukanlah perlombaan, maka bagi saya pribadi dan tim, jika di tempat kami tidak mendapatkan predikat apapun tidak masalah asalkan kita semua benar-benar sudah berproses,” tegas Arfa.

Seluruh enam area perubahan, lanjut Arfa, yang terdiri dari Manajemen Perubahan, Penguatan Ketatalaksanaan, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik adalah sebuah proses panjang yang jika prosesnya baik akan mendapatkan hasil yang baik.

Berdasarkan pengalaman yang sudah dilakukan di Kantor Imigrasi Kelas I Cirebon, ada sembilan langkah atau tahapan untuk membangun zona integritas. Pertama adalah adanya komitmen dari sponsor atau kepala kantor. Kedua, komitmen agen perubahan yakni para pejabat struktural yang memiliki anak buah. Langkah ketiga, pembentukan tim kerja. Keempat, membuat rencana pembangunan ZI. Kelima, lembar kerja evaluasi (LKE), keenam, pencanangan sosialisasi internal. Langkah ketujuh adalah komitmen bersama, kedelapan, peningkatan pelayanan dan langkah kesembilan adalah pengawasan.

“Komitmen sponsor (role model) puncak tertinggi dari organisasi terkecil, ini paling penting dan mutlak diperlukan karena ini adalah modal utama,” jelas Arfa.

Senada, Komite Audit Inspektorat Jenderal Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga selaku pendamping pelaksanaan pembangunan ZI Alphonsa Ani Maharsih mengungkapkan, upaya untuk bekerja dengan baik juga terus dilakukan Kementerian ESDM, meski saat ini masih belum mendapat predikat WBBM namun tetap tidak patah semangat dalam bekerja dan memperbaiki kinerja yang ada.

Kementerian ESDM mulai membangun ZI di tahun 2016. Pada tahun 2019, sembilan unit di Kementerian ESDM meraih WBK,” ungkap Ani.

Kementerian ESDM, ujar Ani, terus bekerja keras dan meningkatkan kinerja guna mencapai predikat WBBM. “Tetap bekerja keras sehingga tahun depan bisa mendapatkan predikat WBBM,” pungkas Ani.

Menteri ESDM Sebut 3 Hal Ini Kunci Ketenaga Kelistrikan Tangguh

Suarapemerintah.idMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyampaikan bahwa untuk dapat mewujudkan sistem  kelistrikan yang tangguh, dibutuhkan lokalitas energi, pembangkit listrik yang fleksibel, dan lebih banyak lagi sistem interkoneksi.

Arifin mengakui, karena keterbatasan ekonomi dan kondisi geografis, sistem distribusi kelistrikan yang terpusat belum mampu menjangkau seluruh wilayah di Indonesia. “Dengan pemanfaatan sumber energi terbarukan lokal yang tersedia di setiap wilayah, microgrids dapat digunakan sebagai solusi untuk menciptakan wilayah mandiri energi untuk wilayah terpencil dan terdepan,” papar Arifin pada 2nd Global Ministerial Conference on System Integration of Renewable, yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (27/10).

Lebih lanjut Arifin menjelaskan, microgrids dirancang untuk mencapai fleksibilitas jaringan dan kemampuan pemrosesan data. Fleksibilitas diperoleh melalui kombinasi berbagai sumber energi terbarukan, seperti matahari dan angin, dengan baterai dan genset diesel yang terhubung ke jaringan pusat. “Lebih penting lagi, microgrids juga sejalan dengan target pemerintah untuk mengurangi emisi karbon dan meningkatkan porsi penggunaan energi terbarukan,” ungkapnya.

Untuk mencapai target-target penurunan emisi karbon sekaligus meningkatkan porsi penggunaan energi terbarukan, papar Arifin, telah diimplementasikan berbagai aturan yang disertai dengan kegiatan research and development. Indonesia juga berupaya menerapkan metode yang lebih cerdas dalam bisnis energi, sehingga industri energi nasional siap bersaing dalam pasar global industri 4.0.

Saat ini Indonesia memiliki total potensi energi terbarukan lebih dari 400 GW, namun pemanfaatan potensi tersebut masih berkisar 10 GW. Untuk meningkatkan porsi Variable Renewable Energy (VRE) dalam sistem kelistrikan, Pemerintah telah mulai memasukkan Floating Solar PV bersama dengan Pembangkit Listrik Tenaga Air yang ada untuk memitigasi masalah intermittency dari Pembangkit Listrik PV.

Proyek pertama yang dikembangkan adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung di Pembangkit Listrik Tenaga Air Cirata yang dilaksanakan dengan dukungan dari International Energy Agency. Selain itu, Pemerintah juga telah mencoba thermal power flexibility technology pada pembangkit listrik tenaga uap untuk merespon fluktuasi VRE dan prakiraan iklim.