Beranda blog Halaman 4761

BNI dan Jenius Saling Lengkapi Layanan

BNI dan Jenius Saling Lengkapi Layanan

Suarapemerintah.id – Transaksi non-tunai menjadi pilihan metode pembayaran lebih mudah dan aman, terlebih lagi pada masa pandemi Covid-19. Masyarakat yang telah kembali aktif beraktivitas, tentunya membutuhkan kemudahan transaksi untuk menunjang kesehariannya.

Untuk itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bekerja sama dengan PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN) dengan memungkinkan masyarakat melakukan top-up (isi ulang) BNI TapCash melalui Aplikasi Jenius. Kerjasama ini kami harapkan akan semakin melengkapi pelayanan yang diterima oleh masyarakat, baik nasabah BNI TapCash, pengguna Jenius, maupun yang belum menggunakan keduanya.

Demikian penjelasan Pemimpin Divisi E-Banking BNI Sri Indira pada konferensi pers yang diadakan di Jakarta, Kamis (24 September 2020). Turut hadir pada kesempatan tersebut Digital Banking Head, Bank BTPN Irwan Tisnabudi.

“Dalam menghadapi pandemi ini, pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tetap menerapkan transaksi non-tunai. Masyarakat tidak perlu khawatir jika saldo TapCash-nya kurang atau habis karena TapCash sudah bisa di top-up melalui aplikasi Jenius. Pengguna hanya perlu membuka Aplikasi Jenius, pilih e-Wallet Center, kemudian pilih Top Up, lalu pilih BNI TapCash. Pastikan smartphone-nya memiliki fitur Near-Field Communication (NFC),” ujar Indira.

Indira mengatakan, kolaborasi antar bank yang memiliki keunggulan digital services bukan sebuah kemustahilan. Kolaborasi ini akan terus berkembang seiring perkembangan teknologi dan tuntutan konsumen ke depan.

“Melalui aplikasi Jenius, masyarakat dapat melakukan isi ulang saldo TapCash dimulai dari Rp 10.000 hingga Rp1.500.000. Sesuai ketentuan regulator, batas maksimum saldo uang elektronik berbasis kartu, salah satunya TapCash adalah sebesar Rp 2 juta. Hingga Agustus 2020, jumlah pengguna TapCash terus meningkat hingga 23% dibandingkan Agustus tahun lalu atau sudah tersebar hampir mencapai 8 juta Kartu TapCash di seluruh Indonesia diiringi dengan peningkatan volume transaksi hingga 3% atau hampir mencapai Rp 750 Milyar,” ujar Indira.

Kartu TapCash dapat digunakan untuk pembayaran transportasi umum seperti Commuterline, TransJakarta, MRT, LRT, Railink, dan Kapal Penyeberangan, pembayaran tol dan parkir, hingga transaksi di berbagai toko retail  seperti restoran, bioskop, dan mini market. Sebelumnya, Kartu TapCash dapat diisi ulang melalui channel BNI seperti BNI Mobile Banking, BNI SMS Banking, ATM BNI, Agen46, hingga e-Commerce dan toko retail seperti mini market.

Irwan S. Tisnabudi Digital Banking Head, Bank BTPN menambahkan, “Selain kolaborasi dalam penambahan fitur top up TapCash melalui Aplikasi Jenius,kolaborasi ini juga memperkenalkan Kartu BNI TapCash Edisi Jenius dengan desain dan karakter unik khas Jenius. Jenius percaya dalam menghadirkan layanan finansial yang lengkap dan relevan dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak. Pada kesempatan ini Jenius berkolaborasi dengan BNI TapCash untuk membantu pengguna lebih mudah bertransaksi secara nontunai dengan uang elektronik. Kolaborasi ini juga bertujuan untuk mendukung gerakan pembayaran nontunai (cashless) yang tengah digalakkan oleh pemerintah dan Bank Indonesia. Terlebih di masa saat ini, peran pembayaran digital maupun nontunai sangat penting dalam meminimalisir kontak fisik ketika melakukan transaksi.”

Salah satu kelebihan dari kartu uang elektronik yaitu masyarakat tidak perlu membuka rekening tabungan atau mendaftar menjadi nasabah suatu bank untuk mendapatkannya. Masyarakat cukup membeli kartunya dan melakukan isi ulang di channel yang disediakan.

Perkuat Ekonomi Desa di Tengah Pandemi

Perkuat Ekonomi Desa di Tengah Pandemi

Suarapemerintah.idPandemi Covid-19 saat ini tidak hanya berdampak pada masyarakat di perkotaan. Masyarakat yang berada di pedesaan juga turut merasakan dampak dari pandemi yang melanda setidaknya di 215 negara di dunia.

Saat memimpin rapat terbatas mengenai percepatan peningkatan ekonomi desa, Presiden Joko Widodo menyebut bahwa kondisi ini menjadi momentum untuk melakukan reformasi dan merencanakan strategi besar untuk mendukung ekonomi, salah satunya di desa-desa.

“Pandemi yang tengah kita hadapi harus menjadi sebuah momentum untuk menginstal ulang, memperbaiki lagi, juga melakukan reform mengenai strategi besar dalam transformasi ekonomi desa,” ujarnya melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 24 September 2020.

Untuk itu, dalam kesempatan tersebut, Presiden memberikan sejumlah arahan kepada jajaran terkait. Pertama, Kepala Negara meminta agar seluruh skema program yang berkaitan dengan jaring perlindungan sosial di desa seperti Program Keluarga Harapan, bantuan sosial tunai, bantuan langsung tunai desa dan lain sebagainya harus berjalan dengan efektif dan tepat sasaran.

Demikian halnya dengan pelaksanaan program padat karya tunai di pedesaan yang harus dikawal dengan tetap mengikuti protokol kesehatan sehingga dapat mengurangi beban masyarakat desa yang mungkin kehilangan pekerjaan di tengah pandemi, kesulitan mencari kerja, atau yang berasal dari kalangan tidak mampu.

“Pastikan itu diterima oleh masyarakat di desa yang terdampak Covid dan yang sangat membutuhkan,” tuturnya.

Selanjutnya, Presiden Jokowi juga menginstruksikan para jajaran terkait untuk mengonsolidasikan program-program kementerian yang dapat meningkatkan ekonomi desa. Masing-masing kementerian tidak boleh menjalankan program secara sendiri-sendiri dan harus mengintegrasikan diri ke dalam skema program yang saling mengisi satu sama lain.

“Misalnya Kementerian Desa memastikan dana desa digunakan lebih produktif, Kementerian PUPR menyediakan infrastruktur dasarnya, Kementerian Perhubungan konektivitasnya, Kementerian Sosial mengenai penanganan warga yang kurang mampu, dan Kementerian Koperasi dan UKM  untuk sektor usaha kecil dan mikro,” ucapnya.

“Kalau tidak terintegrasi hasilnya akan tidak kelihatan. Oleh sebab itu, semuanya dijalankan dalam strategi besar yang solid dan terintegrasi,” imbuh Presiden.

Selain itu, masing-masing desa juga harus diarahkan untuk mengembangkan potensi lokalnya dalam rangka memperkuat daya ungkit ekonomi desa. Warga-warga di desa harus diberikan ruang partisipasi dan kreasi dalam memajukan sektor-sektor unggulan desa seperti yang berkaitan dengan pertanian, wisata desa, hingga industri di pedesaan.

“Ini yang harus difasilitasi serta diberikan akses permodalan dan teknologi maupun di sisi keterampilan. Juga dorong kerja sama antardesa agar bisa masuk ke supply chain yang lebih luas sehingga pelaku usaha di desa bisa upskilling dan naik kelas,” tandasnya.

Kominfo Bangun Infrastruktur TIK Kawasan Super Prioritas Mandalika

Kominfo Bangun Infrastruktur TIK Kawasan Super Prioritas Mandalika

Suarapemerintah.idMenteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan pembangunan Infrastruktur TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) di Kawasan Destinasi Wisata Super Prioritas menjadi fokus perhatian Pemerintah. Hal itu dimaksudkan untuk menjadi penggerak perekonomian nasional, terutama di masa dan setelah pandemi Covid-19.

“Sektor yang memiliki kemampuan dan kesempatan luas melakukan lompatan besar setelah pandemi adalah sektor komunikasi dan informatika,” jelas Menteri Kominfo ketika membuka Rapat Koordinasi Dukungan Pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi di Wilayah WIsata Super Prioritas, di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (24/09/2020).

Wilayah Mandalika, menurut Menteri Kominfo akan menjadi showcase Indonesia dalam penyelenggaraan  MotoGP 2021.

“Stadion terbaru di Mandalika, teknologi yang terkini yang akan dibangun dan dipasang. Mandalika akan menjadi showcase, pintu gerbang, dan etalase Indonesia,” jelasnya.

Menurut Menteri Kominfo pembangunan infrastruktur TIK terutama di kawasan super prioritas merupakan tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo pada tanggal 3 Agustus 2020 lalu mengenai akselerasi transformasi digital.

“Ada lima arahan Presiden Jokowi,  salah satunya percepatan perluasan akses dan peningkatan pembangunan infrastruktur digital,” tuturnya.

Menurut Menteri Johnny pembangunan infrastruktur TIK dilakukan dengan pendekatan dari hilir.  “Untuk menyelesaikan deployment atau pembangunan infrastruktur TIK kami di Kominfo melakukan analisa menyeluruh, bukan pendekatan dari hulu tapi dari hilir, dimana cakupan sinyal yang ada di wilayah administratif dan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Menteri Kominfo menyatakan dari sisi deployment saat ini infrastruktur TIK sudah 90% tersedia secara georgrafis di Indonesia. Namun ada kebutuhan untuk mendukung pelayanan pemerintah dan masyarakat.

“Hasil analisa atas cakupan wilayah telekomunikasi menjadi lebih dipersempit dari 38 ribu lebih desa dan kelurahan masih ada 12.548 desa dan kelurahan yang belum tersedia sinyal 4G,” ungkapnya.

Guna mendukung percepatan transformasi digital, Menteri Johnny menegaskan infrastruktur yang tersedia selain sinyal 4G juga akses internet. “Kalau untuk transformasi digital harus tersedia sinyal 4G dan wifi akses internet,” tandasnya.

Dalam penyediaan akses telekomunikasi di 12.548 desa dan kelurahan, Menteri Kominfo menyatakan akan dibagi pengerjaannya oleh BAKTI Kominfo dan operator telekomunikasi seluler.

“Kehadiran saya hari ini memastikan kesiapan penyelesaian pembangunan infrastruktur TIK di desa yang belum ada cakupan layanan 4G,” ujarnya.

Di Nusa Tenggara Barat, menurut data BAKTI Kominfo masih terdapat 70 desa dan kelurahan yang belum 4G. Tahun 2021 ada 35 desa dan kelurahan yang kita lengkapi. Dan pada 2022 akan menyelesaikan keseluruhan di NTB agar tersedia cakupan sinyal 4G.

Secara khusus, Menteri Johnny akan memastikan Destinasi Wisata Super Prioritas termasuk Mandalika dari sisi deployment TIK dilengkapi.

“Komifo melalui BAKTI telah membangun 6 BTS aktif saat ini dan 3 BTS yang sedang dibangun. Sehingga di akhir  2020, ada 9 BTS aktif,” tuturnya.

Disamping ada banyak BTS aktif, Menteri Kominfo mengaku telah bicara dengan Telkomsel yang menyatakan komitmen kuat untuk deployment TIK dalam mendukung MotoGP dengan baik.

“Dukungan telekomunikasi agar dapat berlangsung digitalisasi secara prima. Kami berkoordinasi untuk memastikan deployment ini penting. Tanpa tersedianya infrastruktur TIK usaha kita untuk masuk ke transformasi digital,” ungkapnya.

Melalui pembangunan infrastruktur TIK yang baik, Menteri Johnny mengharapkan agar dapat mendorong Indonesia menjadi bangsa digital.  “Mudah-mudahan itu mendorong Indonesia siap sebagai bangsa digital. Indonesia towards digital nations,” tegasnya.

Dukungan Pemda

Dalam raker itu, Menteri Kominfo meminta dukungan pemerintah daerah untuk menyediakan akses telekomunikasi jaringan 4G dan internet kecepatan tinggi.

“Saya berharap dengan dua tugas tersebut, terutama pembangunan telekomunikasi di desa karena pembangunan ini butuh lahan yang memadai, tentu dukungan pemerintah daerah, bupati, camat dan kepala desa akan tersedianya lahan di tempat yang cakupan sinyalnya optimal,” jelasnya.  Menteri Johnny merinci beberapa syarat lahan yang akan digunakan untuk kebutuhan pembangunan BTS dengan ukuran 20×20 meter.

“Lahan yang tersedia tidak dalam status sengketa. Selain itu terjangkau akses transportasi agar bisa memudahkan pengiriman dan dukungan lain yang memungkinkan deployment infrastruktur TIK berjalan dengan cepat,” paparnya.

Menurut Menteri Kominfo hal itu harus disediakan sekaligus, karena pembangunan BTS menggunakan anggaran tahun berjalan. “Ini bukan kegiatan tahun jamak tapi tahun tunggal. Meski menggunakan bended financing ada APBN murni, PNBP dan Dana USO,” jelasnya.

Lantaran pembangunan menggunakan alokasi tahun tunggal, Menteri Johnny mengharapkan agar tidak terhambat masalah administrasi. “Karena tahun tunggal jangan sampai pekerjaan infrastuktur TIK terhambat masalah administratif. Saya minta agar mudah dilakukan secara cermat,” tandasnya.

Pembangunan BTS menurut Menteri Kominfo memerlukan perencanaan yang cermat dan kerja sama. Oleh karena itu, Menteri Johnny mengajak agar bisa mendukung agar selesai pada waktu yang ditetapkan. “Mari kita berkoordinasi bersama dan saling mendukung agar bisa selesai pada waktu yang ditetapkan. Saya minta agar operator seluler Telkomsel dan BAKTI untuk memastikan Mandalika menjadi yang utama dan prioritas super of the super prioritas,” ungkapnya.

Apresiasi

Direktur Utama BAKTI Kominfo Anang Latif menyatakan saat ini jumlah akses internet on air yang dibangun di Provinsi NTB sudah mencapai 473 titik lokasi. Jumlah itu merupakan 6,18% dari seluruh akses internet yang dibangun oleh BAKTI secara nasional.

“Dan merupakan angka yang cukup tinggi dibandingkan dengan persentase daerah lainnya. Kategori terbanyak penempatan akses internet BAKTI Kominfo di NTB adalah di lokasi-lokasi pendidikan (52,64%), disusul oleh kantor pemerintahan (28,12%), pelayanan kesehatan (8,67%), pusat kegiatan masyarakat (7,40%), lokasi wisata (1,48%), dan sisanya tersebar di lokasi publik, layanan usaha, dan pertahanan keamanan,” rincinya.

Menurut Direktur Anang Latif, hal yang dibutuhkan dari pemerintah daerah selain perizinan adalah kepastian penyediaan lahan yang pasti. “Karena pengalaman kami, semoga tidak terjadi ke depan, perangat untuk membangun tower itu dibawa dari Jawa seberat 6 ton. Jika lokasinya diubah maka akan sulit bagi kami mengalihkannya, akhirnya layanan operator jadi tertunda,” ungkapnya.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengapresiasi upaya Menteri Kominfo menghadirkan akses telekomunikasi dan internet di daerahnya. Menurutnya, saat ini layanan telekomunikasi sudah menjadi kebutuhan masyarakat NTB.

“Apalagi, menurutnya tahun depan Indonesia akan menjadi tuan rumah untuk perhelatan internasional Kejuaraan MotoGP 2021,” tuturnya.

Kementerian Kominfo diharapkan dapat mendorong operator seluler untuk melakukan percepatan pembangunan infrastruktur TIK. “Mudah-mudahan bisa mendorong Telkomsel dan Telkom dan operator yang lain untuk menyediakan layanan telekomunikasi di NTB. Agar bisa menjadi tuan rumah yang baik untuk perhelatan internasional,” jelasnya. 

Waspada Penipuan Data Pribadi, Jangan Bagikan Kode Rahasia/OTPFraud

Waspada Penipuan Data Priba, Jangan Bagikan Kode Rahasia/OTP

Suarapemerintah.id – Pandemi covid-19mendorong peningkatan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di kalangan masyarakat. Bahkan, masyarakat yang sebelumnya tidak menggunakan telepon seluler, laptop, notebook hingga kartu kredit, debit serta aplikasi digital PeduliLindungi, Gojek, Tokopedia, Traveloka dan aplikasi lain, kini semua menjadikannya sebagai kebutuhan penting sehari-hari.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ahmad M. Ramli mengatakan, semua kebutuhan ekosistem teknologi tersebut penting tidak hanya untuk berkomunikasi, mendapatkan hiburan atau bersosialisasi lewat media sosial. Namun, Dirjen Ramli mengingatkan agar pengguna teknologi waspada atas potensi penipuan data pribadi.

“Ada fungsi yang jauh lebih dari itu yaitu melakukan transaksi-transaksi dan juga menjadi alat untuk jati diri kita. Oleh karena  itu, di sana begitu banyak juga terhimpun data-data pribadi,” tutur Dirjen PPI Kominfo dalam Webinar Waspada Kejahatan Pembajakan Kode Rahasia/OTP Fraud, Jangan Bagikan Kode OTP, dari Jakarta, Kamis (24/09/2020).

Dirjen Ramli menyontohkan fitur baru aplikasi PeduliLindungi yang bisa operasikan e-paspor. Lewat fitur itu, pengguna PeduliLindungi yang sudah melakukan PCR Test bisa memasukkan data pribadi di aplikasi tersebut. Bahkan dapat memesan tiket pesawat atau tiket kereta api secara online.

“Secara otomatis nomor handphone kita sudah akan mendeteksi bahwa orang ini memang sudah PCR, tentunya tidak reaktif (Covid-19) atau imunnya sudah ada. Jadi memudahkan semua orang untuk melakukan (perjalanan) itu,” ujarnya.

Demikian halnya ketika menggunakan aplikasi lain seperti mobile banking, Gojek, Grab, atau Tokopedia, setiap pengguna tentu tidak asing dengan One Time Password (OTP). Menurut Dirjen PPI Kementerian Kominfo, OTP sangat penting diperhatikan karena saat ini menjadi bagian untuk verifikasi.

“Itu pengamanan berlapis, jadi kalau OTP itu ibaratnya membuka kunci, kunci akhirnya itu ada di OTP. Jadi ketika transaksi dari awal terus kita memasukkan berapa yang ditransfer, memasukkan nomor rekening yang akan kita transfer dan lain-lain di ujungnya tidak akan bisa terbuka kunci itu, tidak akan bisa berlangsung transaksi itu dan tereksekusi kalau OTP-nya tidak kita masukan,” jelasnya

Sebagai gambaran, Dirjen Ramli menjelaskan pada saat seseorang mentransfer uang maka untuk pilihan keamanannya setiap bank menyediakan dengan berbagai cara. “Ada yang cukup hanya meminta PIN mobile banking, tetapi ada juga Bank yang menerapkan ketika kita sudah akan berada pada tahap akhir transaksi dia akan memberitahu bahwa kode OTP-nya sudah dikirim via SMS,” jelasnya.

Contoh lain, ketika menginstal WhatsApp kemudian akan diakses oleh orang yang tidak bertanggung jawab, maka kode OTP WhatsApp menjadi penting untuk tidak dishare ke siapapun. Menurut Dirjen Ramli, hal yang sama juga berlaku ke semua platform digital.

“Jadi dengan demikian kita hanya ingin menyampaikan bahwa kode OTP ini menjadi penting untuk kita lindungi bersama-sama,” tambah Dirjen PPI Kementerian Kominfo.

Waspada Penipuan

Dirjen Ramli memaparkan beberapa modus penipuan yang kerap dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab. Salah satunya, modus penipuan dengan menggunakan nomor kartu kredit. Menurutnya, jika kartu kredit diketahui orang tak dikenal bisa jadi orang tersebut merupakan pelaku phishing.

“Karena si penipu itu tahu nomor handphone dari si pemilik kartu kredit itu, maka selain dia melakukan transaksi dan dimintakan OTP, dia segera menelepon orang yang mempunyai kartu kredit atau kartu debit itu dan alasannya pintar dan macam-macam,” ujarnya.

Menurut Dirjen PPI Kementerian Kominfo, ketika ada yang menelpon dengan mengatakan; ‘mohon maaf kartu kredit yang anda punya sekarang sedang dikerjai atau di gunakan untuk penipuan oleh orang lain. Kalau ada kode tolong sampaikan ke saya dan kode itu untuk agar transaksinya tidak berlangsung’.

“Ini (modus) penipu. Kalau orang yang lugu kan disampaikan saja nanti dia masuk disampaikan dan pada saat itu juga transaksi berlangsung terus. Kalau transaksinya kartu kredit masih bisa tertahan karena begitu dia sadar bahwa itu penipuan tinggal lapor ke penyelenggara kartu kredit. Tapi ketika itu debit maka sudah terkuras tabungannya,” jelasnya

Oleh karena itu, Dirjen Ramli mengingatkan agar setiap orang hati-hati jangan pernah men-share OTP. “Walaupun ada orang yang pura-pura dari Bank, orang yang berpura-pura dari kartu kredit. Karena tidak pernah yang namanya Bank dan penyelenggara kartu kredit meminta data OTP,” jelasnya.

Lindungi Data Pribadi

Cara melindungi data pribadi bisa dipelajari dan diketahui dari praktek yang dilakukan oleh berbagai Bank. Dirjen PPI Kementerian Kominfo menyontohkan BCA misalnya yang selalu mengingatkan nasabah untuk tiga hal yakni OTP, PIN dan CVV.

“Tiga digit angka terakhir yang terdapat pada belakang kartu kredit atau kartu elektronik pembayaran lainnya itu sama sekali tidak pernah boleh kita share ke siapapun. Jadi yang dulu-dulu mungkin orang menganggap itu tidak apa-apa, tapi sekarang jadi sangat bahaya,” katanya

Selanjutnya, Dirjen Ramli menyebutkan lima modus dari Cyber Crime yang perlu menjadi perhatian masyarakat. Pertama, data privacy dan phishing, kedua OTP fraud dan illegal masking, ketiga SIM SWAP dan Data Forgery. Keempat, adalah Deface Web, Email dan Account Hijacking dan kelima SMS, Cracking, Skiming dan Conventional Modus.

“Sekali lagi saya ingatkan kepada teman-teman semua tidak ada modus yang tunggal, kalau dia hanya tahu data privasi, tapi dia tidak tahu rekening banknya kan juga tidak bisa. Dia hanya tahu transaksinya tapi OTP-nya kita tidak share kan tidak akan bisa juga. Jadi tolong jangan pernah menshare data-data yang membuat mereka untuk melakukan transaksi,” pungkasnya

Cara Hindari Penipuan

Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Agung Harsoyo menjelaskan, OTP pada prinsipnya merupakan sesuatu yang ditambahkan oleh pemilik layanan transaksi, baik melibatkan uang ataupun tidak.

“OTP ini merupakan satu tahapan yang sebetulnya saat ini dianggap paling aman. Jadi, OTP biasanya disebut sebagai bagian dari two-step authentication,” jelasnya

Apabila seseorang yang ingin bertransaksi dan memperkenalkan dirinya, maka OTP yang menambahkan satu langkah pelapis tambahan untuk keamanan transaksi. Sedangkan penyebab OTP Fraud adalah malware atau dapat melalui aplikasi, social engineering (via telepon, SMS dll) seperti melalui call center palsu. Kasus seperti ini menurut Komisioner BRTI sudah banyak memakan korban.

“Ada banyak sekali berita yang orang dirugikan karena OTP Froud, yang jadi persoalan itu ada dua. Pertama itu memang handphone kita memiliki kemampuan kira-kira setara dengan komputer beberapa tahun yang lalu. Kedua, handphone kita install beberapa macam aplikasi,” ujar Agung Harsoyo.

Menurut Komisioner BRTI, ada banyak aspek yang menjadi tempat masuknya malware. Salah satunya ketika orang sedang melakukan instalasi kemudian ada pertanyaan supaya aplikasi tersebut dapat mengakses SMS dan mengikuti panduan yang diarahkan.

Hadir sebagai narasumber dalam webinar tersebut antara lain Wakil Ketua Umum Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys, Ketua Grup Perlindungan Konsumen Bank Indonesia Elsya M.S. Chani, Kasubdit Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Risiko Infrastruktur Informasi Kritikal Nasional III BSSN Sigit Kurniawan dan Pakar Digital Forensik Ruby Alamsyah.

“Wifi Gratis” Menkominfo Bangun Infrastruktur Teknologi Penuhi Akses Internet

Menkominfo Bangun Infrastruktur Teknologi Penuhi Akses Internet

Suarapemerintah.idKementerian Komunikasi dan Informatika membangun infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi geografis. Menurut Menteri Kominfo Johnny G. Plate, pilihan teknologi yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan wilayah .

“Kominfo melalui BLU BAKTI memilih beberapa alternatif teknologi sesuai dengan kondisi lapangan. Ada  fiber optic, base transmitter station (BTS) atau radiolink. Untuk kontur tanah yang gunung dan lembah atau sulit bisa digunakan microwave link point to point. Kalau di sini dipasang Super Wifi,” jelasnya saat melakukan pengecekan perangkat Super WIfi di halaman Masjid Nurul Huda Gorontalo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Kamis (24/09/2020).

Perangkat Super Wifi, menurut Menteri Johnny langsung terhubung dengan satelit dan bisa menjangkau radius 500 meter. “Kalau wifi biasa itu bisanya 50 sampai 100 meter, kalau super wifi ini baru bisa  sampai 500 meter. Satu kampung itu bisa tercover, tapi dia ada layer. Sehingga warga satu kampung di sini bisa mengakses internet langsung dari satelit,” jelasnya. 

Selain menyediakan akses internet gratis untuk warga, Menteri Kominfo menyatakan operator seluler juga diminta untuk menambah pembangunan BTS guna menyediakan akses internet untuk warga. “Kalau dari operator itu berbayar, yang dari Kominfo ini gratis, dibayar oleh negara melalui Kominfo,” jelasnya.

Menurut Menteri Johnny, alokasi biaya terbesar dalam penyediaan ini dalam Operational Expenditure (Opex) karena sewa kapasitas satelit untuk menyediakan akses internet cepat. “Sewa kapasitas satelit, sekarang ada 9 satelit yang digunakan di seluruh Indonesia. Tahun 2023 kita akan melepaskan orbit 146 BT Satelit Multifungsi SATRIA yang akan digunakan untuk 150 lokasi total layanan pemerintah yang saat ini belum ada internet di NTT,” paparnya.

Bahkan untuk beberapa daerah, Menteri Kominfo tengah mempertimbangkan untuk memakai teknologi Loon, akses internet yang ditempatkan di atmosfer sehingga bisa menjangkau wilayah lebih luas. “Ada juga teknologi Loon, kita tengah mempertimbangkan dan mengkaji untuk memenuhi kebutuhan akses internet terutama untuk layanan pemerintah di daerah,” paparnya.

Menteri Johnny menyatakan ke depan akan dibutuhkan lebih banyak lagi akses internet cepat khususnya menopang kebutuhan pemerintah. “Dengan kapasitas yang besar SMF SATRIA akan menyediakan akses internet 1 Terabyte atau 1000 Gigabyte. Nanti setelah SATRIA 1 akan ada SATRIA 2 dan seterusnya sesuai dengan kebutuhan,” tuturnya.

Target akhir dari pembangunan TIK ini, menurut Menteri Kominfo akan dapat mendorong percepatan transformasi digital. “Harapan Presiden transformasi digital dengan perluasan infrasrtuktur TIK setelah selesai  digunakan dengan baik oleh masyarakat. Gunakan ruang digital secara cerdas dan bermanfaat,” ungkapnya.

Lebih dari itu, Menteri Johnny mengharapkan akan dapat menopang pertumbuhan ekonomi nasional. 

“Sektor komunikasi dan informasi tumbuh positif diantara sektor lain yang tumbuh negatif dala kuartal pertama nilainya 9,6% yoy, berikutnya 10,88% yoy. Ketika setor lain konstraksi, sektor kominfo bisa tumbuh,” ungkapnya optimistis.

Kembangkan Wisata Komunitas

Pemilihan teknologi super wifi di kawasan Labuan Bajo bukan tanpa alasan. Menurut Menteri Kominfo hal itu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pariwisata Presiden Joko Widodo untuk membangun pariwisata berbasis komunitas.

“Satu yang baru kenapa dipasang di sini karena termasuk wilayah super prioritas. Arahan Presiden dikembangkan communnity based tourism, pariwisata berbasis komunitas. Karena komunitas yang ada perlu dikembangkan maka digunakan teknologi yang bisa memudahkan warga kampung untuk mengakses internet,” paparnya.

Menteri Johnny mengharapkan agar akses internet dimanfaatkan untuk hal yang produktif dan mengembangkan ekonomi digital. “Kalau dipasang ini hanya dipakai untuk ngerumpi atau nonton saja, jangan! Digunakan yang bermanfaat! Negara sudah keluarkan duit, digunakan untuk yang produktif untuk ekonomi digital,” tegasnya.

Menteri Kominfo menekankan agar akses internet yang ada juga digunakan untuk peningkatan kualitas dan pengembangan sumberdaya manusia. 

“Tapi yang pengting di sini dibangun di mesjid. Maka jadi pusat pengembangan SDM, khususnya berkaitan dengan sikap, perilaku religiositas. Ini gratis, Kominfo yang bayar jangan sampai tidak digunakan,” tandasnya.

Bahkan, Menteri Johnny mendorong Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk mendidik masyarakat agar bisa memanfaatkan dengan baik fasilitas internet yang ada.

“Ini gratis, jangan sampai Kominfo (sudah) bayar, malah cuma ditonton tidak digunakan. Oleh karena itu, Pak Bupati tolong nanti edukasi masyarakat sehingga bisa menggunakan akses internet,” harapnya.

Akses Free Bayar

Di kawasan wisata Labuan Bajo, tahun ini akan dipasang sebanyak 23 BTS 4G. Saat ini 20 BTS sudah aktif dan 3 BTS sedang dalam proses pemasangan. Selain itu ada pemasangan Super Wifi untuk menyediakan akses internet untuk kebutuhan layanan pemerintah, pendidikan dan kesehatan.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Josef Nae Soi menyebutkan akses internet yang disediakan oleh Kementerian Kominfo ini sebagai akses free bayar. “Kalau ada di telepon itu prabayar, pascabayar, ini akses freebayar alias gratis. Oleh karena itu, saya atas nama rakyat NTT menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah kepada Presiden Joko Widodo,” ucapnya.

Wagub NTT juga mengingatkan agar menggunakan akses wifi gratis untuk kebutuhan pendidikan dan kegiatan produktif. “Jangan untuk kesenangan saja, untuk pendidikan saling berinteraksi. Super Wifi juga untuk hal yang berkaitan dengan sosial, budaya, ekonomi dan keaman,” tuturnya.

Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch. Dula  menyampaikan terima kasih atas dukungan layanan akses internet yang bisa digunakan untuk membangun Manggarai Barat. “Kami juga berterima kasih Manggarai Barat termasuk dalam Wilayah Pariwisata Super Prioritas sehingga fasiltasnya pun juga premium super prioritas,” ungkapnya.  

BAKTI Kominfo merencanakan pembangunan 421 BTS baru di 421 desa/kelurahan di Provinsi NTT. Pada tahun 2021. Pada tahun 2021 direncanakan akan ada tambahan BTS USO dengan layanan 4G sejumlah 421 Lokasi baru, sehingga akumulasi jumlah BTS USO di area NTT sampai dengan akhir tahun 2021 adalah sejumlah 572 lokasi. 

Penerapan Harga Patokan Mineral Bijih Nikel dengan Terapkan Sanksi

Penerapan Harga Patokan Mineral Bijih Nikel dengan Terapkan Sanksi

Suarapemerintah.id – Jakarta, Senin (21-09-2020) Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan menyatakan bahwa pemerintah harus betul-betul tegas dalam mengawasi penerapan HPM Bijih Nikel. “Kita tidak perlu sungkan untuk memberikan sanksi bagi perusahaan yang tidak patuh,” ujarnya ketika memimpin rapat koordinasi virtual terkait evaluasi Harga Patokan Mineral (HPM) Bijih Nikel di Jakarta pada Hari Senin (21-9-2020).

Hal ini menurut Menko Luhut sudah sejalan dengan wewenang pemerintah untuk mengatur harga patokan mineral yang diatur dalam UU nomor 3 tahun 2020 Pasal 5 (2) yang berbunyi “Untuk melaksanakan kepentingan nasional, pemerintah pusat mempunyai kewenangan untuk menetapkan jumlah produksi, penjualan, dan harga mineral logam, mineral bukan logam jenis tertentu, atau batubara.”

Dalam rakor tersebut terungkap bahwa berdasarkan hasil evaluasi ditemukan masih ada perusahaan surveyor yang belum terdaftar di Kementerian ESDM namun sudah digunakan oleh banyak perusahaan smelter. Hal ini yang diminta oleh Menko Luhut untuk segera ditindaklanjuti oleh Kementerian ESDM. Perusahaan smelter harus menggunakan surveyor yang terdaftar di Kementerian ESDM karena objek penelitiannya adalah barang mineral tambang.

Ada beberapa rekomendasi yang dilaporkan oleh Satgas HPM yang semuanya disetujui di dalam rakor menteri yang dipimpin oleh Menko Luhut. Pertama, memberi batas waktu 1 Oktober kepada seluruh perusahaan smelter untuk menyesuaikan pembelian Bijih Nikel agar sesuai dengan HPM. Kedua, meminta Kementerian ESDM dan Kementerian Perindustrian untuk mulai memberi sanksi administratif berupa surat peringatan hingga pencabutan izin bagi perusahaan smelter yang tidak patuh. Ketiga, melakukan peninjauan fasilitas fiskal berupa tax holiday atau pembebasan pajak penghasilan (PPh) terhadap perusahaan smelter yang tidak patuh. Keempat, meminta Kementerian Perdagangan melakukan kajian pembatasan ekspor hasil produksi smelter kepada perusahaan smelter yang tidak patuh. Terakhir, melakukan kajian ketahanan cadangan bijih nikel melalui Kementerian ESDM. Menko Luhut meminta satgas untuk segera menindaklanjuti hasil rakor tersebut.

Rakor ini dilakukan bersama Kementerian Perindustrian, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Keuangan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Prof Imam Suprayogo Inspirator Pengembangan PTKI

Prof Imam Suprayogo Inspirator Pengembangan PTKI

Suarapemerintah.idBanyak tokoh kampus yang mewarnai dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Ada yang bergerak di bidang politik, riset ilmiah, organisasi masa dan juga di bidang pendidikan. Salah satu  tokoh pendidikan, khususnya pendidikan Islam adalah Prof. Dr. Imam Suprayogo. Sosok yang dari awal karirnya sudah menekuni dunia pendidikan ini telah menghasilkan karya-karya besar yang monumental dan bermanfaat, sekaligus menginspirasi dan memotivasi orang lain untuk mencontohnya. 

Anak desa yang lahir dari pasangan KH. Hasan Muchroji dan Hj Mariyah ini telah membuktikan dan sekaligus membanggakan orangtuanya. Sesuai nama yang diberikan dan ini tentu menjadi doa dan harapan orangtua, yaitu Imam Suprayogo, tentu kelak ingin anaknya menjadi imam atau pemimpin yang baik.

Pemimpin yang baik, salah satunya bagaimana mereka bisa menciptakan perubahan yang lebih, monumental dan bermanfaat. Tidak hanya untuk pemimpin itu sendiri tetapi juga selalu bisa menginspirasi orang lain agar selalu meniru, mencontoh, dan menghasilkan karya-karya yang serupa atau lebih baik. Inilah salah  satu yang dibuktikan oleh Imam Suprayogo dengan karya-karyanya terutama dalam pengembangan Pendidikan Tinggi Islam yang monumental dan menginspirasi banyak orang untuk mencontohnya.

Salah satu hasil kerja keras yang monumental adalah ikut mengantarkan Universitas Muhammadiyah Malang sebagai kampus yang tidak hanya membanggakan di tanah air tetapi juga  bereputasi internasional. Karya besar ini memang tidak seperti Roro Jonggrang menyulap Candi Sewu dalam satu malam, tetapi membutuhkan waktu bertahun-tahun yang penuh pengorbanan. Bersama tokoh-tokoh yang lebih senior seperti Prof. Malik Fajar yang diamanati sebagai rektor, Imam Suprayogo dengan penuh setia dan kesungguhan mengawal ide-ide besar untuk mewujudkan Universitas Muhammadiyah Malang sebagai universitas unggulan yang membanggakan.

Konon, seluruh pengurus rektorat dan yayasan bersedia mengagunkan sertifikat tanah masing-masing untuk meminjam uang di bank guna menambah modal keuangan untuk pengembangan kampus. Banyak cerita heroik yang menjadikan UMM bisa hebat dan besar seperti yang kita saksikan hari ini. Intinya untuk mewujudkan impian besar, tidak cukup hanya kerja keras semata, tetapi juga butuh pengorbanan. Apalagi, hanya dengan khayalan dan angan-angan, pasti semuanya tidak akan menjadi kenyataan.

Setelah masa pengabdian di UMM, Imam Suprayogo mendapat amanah baru untuk mendedikasikan diri pada almamaternya, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malang. Sama juga ketika awal bersama-sama teman untuk memulai mengembangkan UMM, banyak hal yang dilihat di STAIN Malang ini untuk dilakukan perbaikan. Hal itu dijadikannya sebagai peluang berkarya.

Dengan merangkul semua kalangan, Imam menjadikan seluruh civitas kampus tidak hanya menjadi campuran tetapi menjadi larutan. Mereka secara padu bersatu mewujudkan gagasan-gagasan yang sudah dideklarasikan. Tentu tidak pernah bisa dilupakan oleh semua karyawan dan dosen kalimat-kalimat yang menyemangati mereka semua agar kompak bekerja untuk mewujudkan cita-cita bersama. Kalimat itu misalnya berbunyi, “Kita harus menginfaqkan jiwa dan raga untuk pengembangan kampus agar unggul, unggul, dan unggul”.

Ini bukan sekedar slogan atau nasehat bijak yang hanya diucapkan, akan tetapi karena betul-betul dijiwai, dilakukan dan diberikan keteladanan, maka setiap insan kampus dengan penuh keikhlasan memberikan dukungan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan yang bisa didedikasikan.

Dengan menyadari bahwa kunci utama kemajuan kampus adalah Sumber Daya Manusia (SDM), maka perhatian utama Imam adalah fokus membuka kesempatan studi lanjut bagi dosen yang belum doktor. Bahkan, mereka diharuskan dan dibantu melakukan kunjungan ke kampus luar negeri sebelum selesai program doktornya.

Berlahan-lahan, jumlah dosen yang bergelar doktor dalam pelbagai disiplin ilmu terus bertambah. Kondisi ini tidak hanya mendongkrak marwah dan reputasi kampus, tetapi juga mengantarkan transformasi kampus dari STAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Malik Ibrahim Malang.

Tahun 1998, kampus ini menjadi yang pertama mengajukan alih status. Waktu itu, Menteri Agama belum menyetujui. Sehingga, STAIN mencari jalan lain dengan mengubah menjadi Univeritas Islam Indonesia Sudan (UIIS). Perubahan ini diresmikan Wakil Presiden Sudan dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada Tahun 2002 bersamaan waktunya dengan perubahan IAIN Jakarta menjadi UIN Jakarta. Baru pada 2004, STAIN Malang resmi berubah menjadi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang karena status UIIS dianggap tidak syah.

Perjalanan panjang ini pasti memberikan pembelajaran yang berharga dan mengesankan bagi siapa saja yang ikut aktif sebagai aktor perubahan. Mewujudkan impian besar seperti ini tidak hanya bermodal kemampuan akademis semata, tetapi harus punya keberanian karena dalam proses mewujudkannya pasti menghadapi banyak rintangan dan kadang kala juga cibiran dan olokan-olok yang kurang menyenangkan. Sekali lagi keyakinan, daya juang, dan keberanian termasuk faktor yang menentukan keberhasilan.

Menyadari bahwa keberhasilan bukan ditentukan oleh Superman akan tetapi Super Team, maka perhatian Imam Suprayogo tidak hanya kepada para dosen yang dianggap sebagai ujung tombak pembelajaran di perguruan tinggi. Imam juga memberi perhatian pada pegawai dan karyawan, mulai cleaning service hingga tingkat pimpinan. Bahkan, Imam juga ikut mengusahakan dan membantu atau membelikan rumah, khususnya bagi mereka yang hingga menjelang pensiun belum memiliki tempat tinggal.

Dengan komitmen marangkul semua kalangan seperti ini maka bangunan kelembagaan dirasakan semakin kokok karena dari pondasi hingga gedung yang menjulang saling menguatkan. Dalam kondisi yang sudah mesra dan penuh kebersamaan ini, Imam sering menyampaikan, “Kita harus siap puasa, karena sedang menanam (waktu masih status STAIN). Kalau nanti sudah panen kita bisa menikmati buahnya bahkan tidak hanya kita sendiri, orang lain juga akan ikut menikmati meskipun mereka tidak ikut menanam”.

Kalimat-kalimat yang diungkapkan seperti ini ternyata terpatri dan menjadi sumber motivasi untuk mewujudkan mimpi perguruan tinggi. Dengan terus mengajak semua untuk berinovasi dan melakukan perubahan, kini mata kita dipaksa terbelalak menyaksikan kampus pinggiran itu berubah menjadi kebanggaan. Berapa puluh ribu kini mahasiswa bisa menikmati kampus yang asri dengan pelbagai keunggulan dan distingsi. Tidak hanya dinikmati oleh mahasiswa Indonesia, tetapi juga dari banyak penjuru negara. Saat ini dibandingkan dengan PTKIN yang lain, UIN Malik Ibrahim merupakan kampus yang menjadi destinasi utama studi mahasiswa-mahasiswa dari pelbagai manca negara.

Di antara inovasi rintisan Imam Suprayogo yang dicontoh (cloning) oleh banyak Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) adalah pengembangan bahasa asing dan ma’had kampus. Sebagai ciri khas lembaga pendidikan Islam, maka kajian bidang keislaman tidak boleh diabaikan hanya karena mengedepankan materi umum. Memang tuntutan sebagai universitas adalah dibukanya program studi umum, tetapi sebagai lembaga pendidikan Islam, sekali lagi kajian keislaman tidak boleh dikalahkan.

Pendirian Ma’had Kampus ini salah satu prestasi yang monumental. Dengan mewajibkan mahasiwa baru di tahun pertama harus mondok di Ma’had Kampus, diharapkan mereka semakin kuat dan mantap dalam penguasaan kajian keislamannya. Di ma’had, mahasiswa juga dibekali nilai dan tradisi keagamaan sehari-hari. Hal ini diyakini akan menambah wawasan keagamaan mahasiswa.

Lulusan UIN Malik Ibrahim ini tidak hanya diproyeksikan mendakwahkan Islam dan ilmu pengetahuan di tanah air saja. Lebih dari itu, mereka diharapkan bisa ikut menyinari dan mewarnai dunia. Oleh karena itu, penguasaan bahasa asing menjadi wajib hukumnya.

Prestasi-prestasi yang yang tidak kalah membanggakan dan hari ini banyak dicontoh PTKI lain adalah gagasan dan upaya dalam mewujudkan integrasi Agama, Sains dan Teknologi. Gagasan itu diformulasikan dalam metafora Pohon Ilmu yang kemudian dikenal dengan sebutan Pohon Ilmu UIN Malang.

Satu  lagi yang layak ditiru oleh para akademisi adalah ketekunan Imam merumuskan dan menuangkan renungan, pemikiran, dan pengalamannya melalui blog pribadi selama hampir sembilan tahun. Ini tentu bukan waktu yang pendek hingga menghasilkan 4.674 artikel. Prestasi ini tidak terlepas dari pengamatan dan pemantauan Museum Rekor Indonesia (MURI) hingga memberikan penghargaan dan hadiah untuk penulisan selama setahun dan tiga tahun.

Hari ini  beliau sudah tidak lagi mengemban tugas seperti sebelumnya. Namun, rintisan, karya dan jasanya tidak terlupakan. Meski tidak memimpin perguruan tinggi secara resmi, sampai hari ini waktunya tidak cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat dan perguruan tinggi yang ingin mendapatkan pencerahan dan inspirasi. Tidak terhitung berapa kampus dan perguruan tinggi yang meminta mencamtumkan nama beliau sebagai pembina dan pengurus lembaga.

Hal ini sangat bisa dipahami karena orang tidak percaya dengan pendapat, omongan dan makalahnya saja, tetapi percaya dan yakin terhadap bukti.

“Bibit unggul akan selalu tumbuh, berkembang dan berbuah ditanam di manapun, di tanah yang tandus atau kering, apalagi subur dan berair”.

MTsN 1 Kota Malang Raih Lima Penghargaan Indonesia International Invention Festival

MTsN 1 Kota Malang Raih Lima Penghargaan Indonesia International Invention Festival

Suarapemerintah.id – kembali mengukir prestasi internasional. Mereka meraih lima  penghargaan pada Indonesia International Invention Festival (I3F) 2020.

Tim putri meraih medali emas, IYSA special award, dan nominasi poster terbaik. Sementara Tim Putra membawa pulang medali perak dan nominasi video project. Ajang ini berlangsung pada 16-19 September 2020.

Tim putri MTsN 1 Kota Malang ini beranggotakan Hasna Febriana Syukurillah, Ain Nur Azizah Putri Harsya, Dania Wijayanti, Nahda Nur Handwiyan Widiastuti, dan Briliana Alya Nafisa. Karya ilmiah mereka mengangkat tema: ‘DIMITRI (Smart and Active Edible Coating): Utilization of Lactic Acid Bacteria (LAB) from White Cabbage Heads (Brassica Olearacea L. Var Capitata) and Brazilin Compounds (C16H14O5) to Extend the Shelf Life of Fresh Meat’.

Untuk tim putra, terdiri atas: Thoriq Ahmad Izzuddin, Fairuz Daffa Al-Hazza, Pasha Halabi Ikhsanal Haq, dan Ian Prayata Argyan Whiramukti. Mereka meneliti tentang ‘S-Gvyce 2.0 (Sound Energy Harvesting Device): Modification of Piezoelectric Circuit to Optimize Electricity Production from Sound Vibration Energy.’

“Siswa yang mengikuti ajang ini, merupakan anak-anak yang aktif bergabung dalam ekskul Karya Ilmiah Remaja (KIR), dan rata-rata mereka sudah memiliki lebih dari satu karya,” terang Kepala MTsN 1 Kota Malang Samsudin di Malang, Jumat (25/09).

Menurutnya, dibimbing oleh Lailatul Chusniah dan Anestiana selaku guru sekaligus pembina ekskul KIR, MTsN 1 Kota Malang aktif mengikuti ajang Karya Inovasi dan Karya Ilmiah, baik yang diselenggarakan Kemenag seperti Myres, LIPI maupun penyelenggara lainnya. “Banyak penghargaan yang telah diraih, baik pada level nasional maupun Internasional,” ujarnya.

Khusus untuk ajang I3F 2020, lanjut Samsudin, persiapan sudah dilakukan sejak September 2019. Tahapan yang dilakukan mulai dari penyiapan bahan, melakukan eksperimen sampai penulisan laporan. Selain itu, dilakukan juga latihan presentasi dengan menggunakan Bahasa Inggris.

“Bahkan, sebelum I3F ini digelar, siswa siswi MTsN 1 Kota Malang juga telah berhasil meraih prestasi pada Myres 2019 serta kompetisi nasional Indonesian Science Project Olympiad (ISPO),” tuturnya.

Kompetisi pada ajang I3F 2020 sangat ketata. Kontingan asal Indonesia berjumlah 46 tim. Selain dengan peserta luar negeri, siswa MTsN 1 Kota Malang juga harus bersaing ketat dengan tim dari Indonesia sendiri. Bahkan,  kompetisi ini juga diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia antara lain Universitas Brawijaya Malang (15 tim), Universitas Negeri Malang (4 tim), Universitas Gadjah Mada (1 tim), Universitas Diponegoro (1 tim), Universitas Negeri Semarang (1 tim), Universitas Sriwijaya (2 tim), Universitas Sebelas Maret (1 tim), Universitas Jember (1 tim), Institut Teknologi dan Sains Bandung (1 tim), Universitas Andalas (1 tim).

“Meraih lima penghargaan pada ajang I3F 2020 sungguh membanggakan kita semua, warga madrasah. Karya mereka layak untuk dibanggakan dan dikembangkan,” kata Samsudin.

“Ini  menjadi bukti kuat, mereka adalah anak-anak berpotensi yang memiliki karya besar untuk pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia dan semakin menunjukkan bahwa ‘madrasah hebat bermartabat menuju kelas dunia’ bukan hanya kata-kata, namun sudah dibuktikan oleh mereka,” tandasnya.

Kemenag Siapkan Pola Manasik Haji dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

Kemenag Siapkan Pola Manasik Haji dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

Suarapemerintah.idKementerian Agama melalui Direktorat Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) tengah menyiapkan pola baru manasik haji. Hal ini dilakukan agar pembinaan haji dapat tetap berjalan optimal dengan menerapkan adaptasi kebiasaan baru.

“Seperti kita ketahui, pandemi Covid-19 ini belum tahu kapan akan berkahir. Dalam kondisi seperti ini, Kemenag berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan, pembinaan dan perlindungan kepada jemaah haji,” ungkap Kasubdit Bimbingan Jemaah Haji Kemenag Arsyad Hidayat, Rabu (23/09).

Arsyad menuturkan, adaptasi kebiasaan baru dari program manasik haji ini akan dilakukan dengan pola Pembelajaran Jarak Jauh  (PJJ). Arsyad yang hadir sebagai narasumber dalam program Inovasi Layanan Transformasi Digital Komunikasi Informasi dan Edukasi Haji ini menyebutkan ada tiga model PJJ yang disiapkan Kemenag.

“Ada tiga model yang disiapkan, yaitu PJJ secara offline, PJJ online, serta kombinasi keduanya,” tutur Arsyad.

Pada pola pertama, yaitu PJJ secara offline atau luring (luar jaringan), dimana pemberian manasik haji tidak menggunakan jaringan internet melainkan akan melibatkan media Lembaga Penyiaran Publik (LPP).

“Pembelajaran manasik haji dalam model ini akan dilakukan melalui media televisi atau pun radio. Misalnya, nanti melalui RRI atau TVRI yang merupakan lembaga penyiaran publik,”imbuhnya.

Sebelumnya, para calon jemaah haji akan diberikan semacam modul yang berisi materi manasik tersebut untuk dipelajari di rumah. Kemudian, mereka diminta mengikuti siaran pembelajaran manasik melalui radio atau televisi untuk mengisi pertanyaan yang terdapat dalam modul tersebut.

“Kemudian pada hari yang yang ditentukan, hasil pekerjaan rumah jemaah akan diperiksa oleh pembimbing manasik,” kata Arsyad.

Untuk melakukan pola manasik ini, Arsyad menuturkan, Kanwil maupun Kankemenag Kota perlu melakukan kerjasama dengan pihak  LPP lokal sehingga memudahkan koordinasi pelaksanaan manasik di tingkat daerah.

Pola manasik kedua yang disiapkan, yakni PJJ secara online atau daring (dalam jaringan). Dalam pola ini mengandalkan komunikasi dan interaksi bimbingan manasik dengan menggunakan teknologi berbasis internet. “Model manasik ini telah dilakukan dengan menyampaikan materi melalui platform media sosial. Mulai dari Youtube, Twitter, WhatsApp, Telegram, Instagram hingga Zoom,” papar Arsyad.

Asyad menyampaikan, saat ini juga telah berlangsung berbagai Kulwap (Kuliah WhatsApp) tentang manasik haji. “Metode kulwap ini banyak digunakan paska pandemi covid-19, sebagai metode belajar yang dianggap mudah diterapkan  dan hemat, karena tidak memerlukan paket data yang besar,” kata Arsyad.

Ketiga, Kemenag juga akan menerapkan PJJ kombinasi (blended learning). “Dalam pembelajaran ini akan mengintegrasikan pembelajaran tatap muka/offline dan yang menggunakan sumber belajar online,” terang Arsyad.

Dalam setiap pola yang diterapkan, Arsyad berharap para pembimbing manasik menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya. “Siapkan segala aspek pendukung dan selalu lakukan evaluasi untuk perbaikan selanjutnya. Dan perlu diingat, setiap manasik yang dilakukan tetap harus memperhatikan kondisi daerah setempat dan menerapkan protokol kesehatan,” pesan Arsyad.

“Jangan pernah berhenti berinovasi. Karena inovasi dapat memberikan manfaat, memotivasi, dan menginspirasi,” tandasnya.

Bangkitkan Semangat Maritim, Kemenko Marves Rayakan Hari Maritim Nasional ke-56

Bangkitkan Semangat, Kemenko marves Rayakan Hari Maritim Ke-54

Suarapemerintah.id – Jakarta, Untuk mengingatkan kembali dan membangkitkan semangat maritim generasi muda, bertepatan dengan Hari Maritim Nasional, Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) mengadakan Webinar bertema Membangkitkan Kembali Jati Diri Bangsa Maritim Sebagai basis Pembangunan Berkelanjutan.

Gelora semangat ini mengiringi semangat yang telah digaungkan sejak masa pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan visi Indonesia menjadi poros maritim dunia. “Bangsa Indonesia telah lama memunggungi samudera, laut, selat, dan teluk. Maka mulai hari ini kita kembalikan kejayaan nenek moyang sebagai pelaut pemberani. Menghadapi badai dan gelombang di atas kapal bernama Republik Indonesia,” tegas Presiden Joko Widodo saat dilantik menjadi Presiden pada tahun 2014 silam. Pernyataan Presiden ini mendukung keinginan Presiden untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia di tahun 2045.

“Tema ini menggambarkan tekad untuk memperkokoh jati diri Nusantara sebagai bangsa bahari yang menguasai berbagai aktivitas di lautan agar dipahami oleh generasi muda,”  ujar Sekretaris Kemenko Marves Agung Kuswandono saat membuka acara.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Komunikasi Kemenko Marves Andreas D. Patria turut menambahkan, “Saya ingin momentum ini menjadi wadah pelestarian budaya maritim yang saat ini sudah jarang dikenal oleh publik.”

Rangkaian peringatan Hari Maritim Nasional ke-56 ini telah dimulai melalui rangkaian sarasehan pengetahuan dan budaya maritim yang digelar oleh Komunitas Wangsa Samudera. Terdapat 8 seri sarasehan dalam merayakan samudera yang telah dilaksanakan sejak 1 bulan yang lalu. Melalui webinar ini, akhirnya diluncurkan dua buah buku sarasehan, yaitu “Sejarah Hari Maritim Nasional” serta “Ikhtisar Sarasehan Kebudayaan Bangsa Samudera Alam Terkembang Jadi Guru: Mengaji 4 Unsur Bumi 4 Unsur Langit”.

Lebih jauh Andreas mengungkapkan bahwa sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat dikembangkan dan dimaksimalkan di bidang kemaritiman. “Hal ini yang ingin kita sampaikan kepada generasi muda dalam agenda peringatan hari maritim,” jelasnya.

Menurut Andreas, mengacu pada arahan Presiden, Indonesia kini tengah mempersiapkan diri untuk terus menguatkan potensi di bidang kemaritiman dan mencapai cita-cita Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia di tahun 2045. “Oleh karena itu kita perlu dukungan dari masyarakat yang lebih besar salah satunya melalui momen Hari Maritim Nasional ke-56 ini,” tambahnya.

Menteri-menteri di bawah koordinasi Menko Marves Luhut Pandjaitan turut memberikan ucapan selamat dalam peringatan Hari Maritim Nasional tahun ini. Menteri-menteri tersebut antara lain Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal  Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Antam Novambar.

“Perayaan Hari Maritim Nasional adalah momentum untuk mengoptimalkan seluruh sektor maritim dalam mendukung rencana pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya dalam ucapan selamatnya.

Sementara itu, agenda puncak peringatan  Hari Maritim Nasional juga turut diisi oleh berbagai narasumber, yakni Prof. Dr. Indroyono Soesilo serta Prof. Dr. Rokhmin Dahuri yang membahas seputar penyiapan Sumber Daya Manusia Kemaritiman yang Berdaya Saing dan Berkarakter untuk Mewujudkan SDM Unggul Indonesia Maju 2045. Ada pula pidato dari Bupati Darmasraya sebagai kabupaten pertama yang merayakan kembali Hari Maritim Nasional serta Bupati Wakatobi sebagai kabupaten yang memiliki visi maritim.

Sebagai informasi, Hari Maritim Nasional yang jatuh pada tanggal 23 September ini didasarkan pada Musyawarah Nasional (Munas) Maritim 1 yang berlangsung pada 23 September 1963. Melalui Munas tersebut, Presiden Soekarno akhirnya menerbitkan SK Nomor 249 tahun 1964 yang menetapkan tanggal 23 September sebagai Hari Maritim Nasional.