Beranda blog Halaman 4645

Kemenag Kukuhkan Pengurus Forum Pendidikan Madrasah Inklusif

Kemenag Kukuhkan Pengurus Forum Pendidikan Madrasah Inklusif

Suarapemerintah.idKementerian Agama hari ini mengukuhkan Pengurus Forum Pendidikan Madrasah Inklusif (FPMI) Pusat periode 2020-2025. Pengukuhan dilakukan Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan M Zain bersamaan dengan Seminar Nasional tentang “Sinergi untuk Masa Depan Pendidikan Inklusi di Madrasah”.

Seminar digelar dalam rangka menyambut hari Disabilitas Internasional Tahun 2020 yang diperingati setiap tanggal 3 Desember. Hadir sebagai narasumber, Kepala Perwakilan UNICEF Jawa (Tubagus Arie Rukmantara), Dewan Pakar FPMI yang juga wakil rektor UNESA Sujarwanto, dan Sita Thamar Van Bommelen.

“Selamat dan sukses untuk pelaksanaan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan atas berdirinya Forum Pendidik Madrasah Inklusif atau FPMI,” terang M Zain saat didaulat menyampaikan keynote speech dalam seminar ini, Kamis (03/12).

Forum Pendidikan Madrasah Inklusif beranggotakan para pendidik yang kreatif dan berdedikasi tinggi terhadap pendidikan inklusif. Menurut M Zain, tujuan pendidikan inklusif adalah memastikan semua anak memiliki akses terhadap pendidikan yang terjangkau, efektif, relevan dan tepat dalam wilayah tempat tinggalnya. Selain itu, pendidikan inklusi ingin memastikan semua pihak dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif agar seluruh anak terlibat dalam proses pembelajaran.

“Jadi, inklusif dalam pendidikan merupakan proses peningkatan partisipasi siswa dan mengurangi keterpisahannya dari budaya, kurikulum, dan komunitas madrasah setempat,” ujarnya.

“Mewujudkan layanan yang inklusif dalam rangka memenuhi hak anak berkebutuhan khusus untuk dapat diterima pada madrasah, berarti memberikan kesempatan pembelajaran yang bermakna kepada semua anak,” sambungnya.

M Zain menggarisbawahi, pendidik yang memiliki kompetensi akademik dan professionalitas khusus di bidang inklusif, menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjalankan program madrasah inklusif. Artinya, para pendidik di madrasah inklusif harus memiliki kecakapan pengetahuan yang memadahi dalam mengelola proses pembelajaran di kelas, sehingga bisa memahami betul karakter anak-anak berkebutuhan khusus dan mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki setiap anak serta mengembangkannya menjadi bakat luar biasa.

“Kementerian Agama siap bersinergi dengan semua untuk mewujudkan pendidikan inklusif sekaligus meningkatkan akses, mutu, relevansi, dan daya saingnya secara merata,” tandasnya.

Kepengurusan FPMI 2020-2025 ditetapkan dalam Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomo 6782 tahun 2020. Ketua Umum FPMI adalah Supriyono, Sekretaris Umum Fakhruddin Karmani, dan Bendahara Umum Lailil Qomariah. Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani, Direktur GTK Madrasah M Zain, serta Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ahmad Umar, ketiganya menjadi dewan pembina.

Menag Dukung Rencana Pemugaran Masjid Kopiah Nusantara Singkawang

Menag Dukung Rencana Pemugaran Masjid Kopiah Nusantara Singkawang

Suarapemerintah.idMenteri Agama Fachrul Razi mendukung rencana Kota Singkawang untuk pemugaran masjid Kopiah Nusantara. Hal ini disampaikan Menag saat menerima Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie beserta jajarannya, di Kantor Kemenag Jakarta.

Tampak mendampingi Menag, Staf Khusus Menag, Trisni dan Kevil Haikal, Sekretaris Ditjen Bimas Islam Fuad Nasar, serta Sesmen Thobib Al-Asyhar.

“Pembangunan atau pemugaran masjid ini menjadi kebanggan kita bersama. Mudah-mudahan berkah. Kami apresiasi dan mendukung rencana pemugaran masjid Kopiah Nusantara ini,” kata Menag, Kamis (03/12).

Selama aktif di TNI, Menag pernah bertugas di Singkawan. Menag mengaku punya banyak cerita di sana. Menag juga terkesan dengan toleransi masyarakat Singkawang.

“Saya pernah bertugas di Kalimantan Barat. Dan punya cerita tentang kota Singakawang dan itu cerita lama. Oleh karenanya, saya punya hubungan dekat dekat masyarakat Kalbar,” ujarnya

“Saya senang, Singkawang mendapat predikat kota toleran, bermacam suku ada disana, dan pemerintahnya memperhatikan dalam segala bidang,” lanjutnya.

Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengucapkan terima kasih kepada Menag  karena telah menerimanya beserta rombongan. Wali Kota Singkawang lalu menyampaikan rencana pemugaran Masjid yang sudah berdiri 28 tahun lamanya. Masjid itu berada tepat di depan kantor Wali Kota Singkawang, yaitu Masjid Nurul Islam.

“Masjid ini sudah berusia 28 tahun, Pak Menteri. Dan kami, Wali Kota Singkawang berencana untuk membangunnya kembali dengan bentuk yang berbeda, dan kiranya menjadi ikon bagi Kota Singkawang,” kata Tjhai Chui Mie.

Disampaikan Tjhai Chui Mie, Pemkot telah melakukan sayembara untuk desain masjid, dan pemenangnya adalah desain ‘Kopiah Nusantara’.

Kata Tjhai Chui Mie, pembangunan masjid ditargetkan selesai dalam dua tahun ke depan dengan anggaran biaya sebesar Rp 55 Milliar. “Alhamdulillah, pada tahun ini sudah ada anggaran sebanyak Rp 6 Milliar. Dengan do’a kita bersama semoga dalam dua tahun ini bisa diselesaikan,” tambah Tjhai Chui Mie.

Arsitek Yori sedang memaparkan desain bangun masjid ‘Kopiah Nusantara’ kepada Menteri Agama Fachrul Razi (Foto : Rikie)

Arsitek Yori, desainer masjid ‘Kopiah Nusantara’ Kota Singkawang memaparkan bahwa desain masjid ini adalah hasil dari sayembara yang diikuti 100 peserta. Konsep arsitektur masjid ini dengan narasi ‘Kopiah Nusantara’.

Kata Yori, kopiah itu sesuatu yang mulia. Bangunan ibadah harus bisa menjadi ikon Kota Singkawang yang toleran dengan kekayaan budaya yang luar biasa.

“Kita beruntung memiliki Singkawang yang kaya Budaya, kuliner dan kerajinan keramik yang menjadi roh industri lokal. Proyek ini juga memberdayakan produk lokal masyarakat,” papar Yori menjelaskan kepada Menag seraya menampilkan gambar dan video rencana bangunan masjid ‘Kopiah Nusantara’.

Disampaikan Yori, ada bagian Masjid lama yang tetap dipertahankan, yaitu menaranya dan menjadi bagian dari heritage. Di dalam Masjid nantinya ada ruang museum. Masjid akan dibangun dua lantai, lantai dasar didesain tanpa ac, karena menggunakan ruang terbuka. Interiornya, seperti plafon, akan menggunakan kayu ulin. Sebab, di Kalbar banyak ditemukan kayu ulin.

“Kami berharap, selain bangunan ibadah, masjid bisa mencerminkan semangat dan inspirasi kerukunan dan mengangkat UMKM setempat. Selain ikon, juga memberikan sharing ruang terbuka. Juga memperkaya arsitektur masjid yang ada di Indonesia,” jelas Yori.

Menag Fachrul Razi foto bersama dengan Wali Kota Singkawang dan Rombongan (foto : Rikie)

Mewakili Kakanwil Kalbar, Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Darohman menyampaikan bahwa pemugaran masjid yang sudah berusia 28 tahun sudah direncanakan dengan baik oleh Wali Kota. Saat ini, lanjut Darohman, kondisi masjid sudah kurang layak, padahal berada di tengah Kota Singkawang.

“Kota Singkawang merupakan kota yang majemuk, dan tahun lalu mendapat prestasi sebagai kota yang paling toleran. Mudah-mudahan tujuan mulia kota Singkawang mendapat kemudahan. Kanwil Kemenag Kalbar sangat apresiasi niat mulia ini. Pembangunan masjid ini bisa cepat selesai sesuai rencana Wali Kota Singkawang,” kata Darohman.

Ketua DPRD Kota Singkawang Sujiyanto menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Ibu Wali Kota Tjhai Chui Mie, yang telah memberikan perhatian penuh kepada pembangunan masjid di Kota Singkawang. Meski bukan seorang muslim, Wali Kota punya niat membangun masjid di Kota Singkawang.

“Terimakasih Ibu Wali Kota, nanti di kota Singkawang ada masjid yang menjadi ikon. Kami berharap, masjid ini bisa dibangun segera dalam waktu dekat. Kami sangat mendukung Ibu Wali kota Singkawang,” kata Sujiyanto.

Ketua Yayasan Masjid Nurul Islam Kota Singkawang, Arnadi Arkan menyampaikan mendukung penuh atas niat mulia Wali Kota Singkawang yang akan memugar Masjid Nurul Islam dengan desain Masjid ‘Kopiah Nusantara’. “Kami sangat berbahagia, karena sudah lama masjid ini ingin dipugar. Kami sudah membereskan semua administrasinya. Tanah wakaf seluas 2,5 hektare. Yayasan sangat bangga akan di bangunnya masjid yang sangat megah ini,” kata Sujiyanto

Myres 2020 Usai, Ini Daftar Siswa Madrasah Juara Penelitian

Myres 2020 Usai, Ini Daftar Siswa Madrasah Juara Penelitian

Suarapemerintah.idKementerian Agama telah menetapkan pemenang Madrasah Young Researcher Super Camp (Myres) 2020. Ada 36 pemenang yang ditetapkan melalui Keputusan Dirjen Pendidikan Islam No 6781 tahun 2020.

Jumlah itu terdiri atas 18 pemenang jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan 18 juara pada jenjang Madrasah Aliyah (MA). Masing-masing jenjang, terbagi dalam tiga kategori lomba, yaitu:  1) Bidang Sains, Matematika, dan Pengembangan Teknologi; 2) Bidang Sosial dan Humaniora; dan 3) Bidang Keagamaan. Mereka terpilih sebagai peserta terbaik dari 300 proposal yang ikut dalam tahap presentasi.

“Alhamdulillah, setelah melalui tahapan panjang, akhirnya ditetapkan 36 peserta yang menjadi juara Myres 2020,” terang Umar di Jakarta, Kamis (03/12).

Menurut Umar, Myres 2020 rame peminat. Total ada 5.600 proposal yang didaftarkan. Dari jumlah itu, Dewan Juri melakukan penilaian hingga ditetapkan 300 proposal yang  lolos tahap presentasi. “Para pemenang adalah mereka yang telah melakukan presentasi di hadapan dewan juri dan dinilai sebagai yang terbaik,” ujarnya.

Myres adalah kompetisi yang digelar Kemenag untuk  menumbuhkan budaya meneliti di kalangan siswa madrasah. Selain itu, Myres bertujuan mengembangkan potensi intelektual siswa madrasah, sekaligus mendorong pencapaian hasil penelitian mereka yang orisinal, berkualitas, dan kompetitif.

Ajang myres ini kali pertama digelar tahun 2018. Saat itu, proposal yang masuk hanya 666 naskah. Tahun 2019, jumlahnya meningkat menjadi 1.018 proposal, 215 MTs dan 803 MA. Tahun 2020 naik signifikan, 2.140 MTs dan 3.460 MA.

“Ini menunjukkan tradisi riset di madrasah terus bergeliat, bahkan sejak tsanawiyah,” jelas Umar.

Juri Bidang Keagamaan Nurudin mengatakan Myres 2020 membanggakan. Dari sisi topik dan tema dihasilkan oleh para siswa sangat variatif. Bahkan isu-isu aktual banyak yang menjadi tema penelitian.

Hal senada disampaikan juri bidang sosial humaniora Maila Rahim. Menurutnya, banyak hal luar biasa yang ditemukan. Para siswa juga tenyata tetap bisa melakukan penelitian dengan sangat baik, meski sedang pandemi. Myres juga memotret isu yang berkembang dan menjadi perhatian di kalangan siswa.

“Tema yang banyak muncul misalnya pembelajaran online, pernikahan dini karena pandemi. Jadi sesuai yang dekat dengan mereka,” tuturnya.

Jenjang MADRASAH TSANAWIYAH (MTs)

A. Bidang Sains Matematika dan Pengembangan Teknologi

  1. Pemanfaatan Ampas Tebu Hijau (Saccharum Officinarum L) dan Serbuk Gergaji Sebagai Bahan Peredam Bunyi.
    Peneliti: Sindy Ika Putri Rahmawati dan Muhammad Ryan’t Dzaifullah Al-Risq
    Madrasah: MTsN 6 Malang Jawa Timur
    Juara: I
  2. Percepatan Pertumbuhan Dan Kualitas Hasil Panen Tanaman Sawi (Caisim) Dengan Penambahan Pupuk Mikroorganisme Lokal/Mol Cangkang Kerang (Anadara Granosa) Pada Sistem Tanaman Hidroponik
    Peneliti: Fadhillah Nastiti Yuliani     dan Nessa Widianti
    Madrasah: MTs Negeri 2 Kota Surabaya    Jawa Timur
    Juara: II
  3. Pengaruh Penambahan Antioksidan Kulit Buah Plum Terhadap Bilangan Peroksida Pada Minyak Goreng
    Peneliti: Aulia Asfa Riandi & Novita Febriyanti
    Madrasah: MTsN 7 Jakarta
    Juara: III
  4. Identifikasi Bentuk Sisik Dan Venasi Sayap Kupu-Kupu Spesies Hypolimnas Bolina, Eurema Hecabe Dan Graphium Sarpedon Dalam Proses Karakteristik Spesies Kupu-Kupu
    Peneliti: Hidayatul Laila Rahmadani & Serina Putri Ayuni
    Madrasah: MTsN 7 Blitar, Jawa Timur
    Juara: Harapan I
  5. Alat Bantu Gerak Tangan Berbasis Sinyal Otot Sebagai Rehabilitasi Pasca Stroke
    Peneliti: Febryany Fadilah Pangestu & Bella Aura Azzahra
    Madrasah: MTs Negeri 6 Sleman, DI Yogyakarta
    Juara: Harapan II
  6. Kombinasi Arang Aktif Kulit Pisang (Musaceae) Dan Pseudomonas Aeruginosa Sebagai Bioadsorben Dengan Metode Nanoteknologi Sebagai Upaya Mereduksi Konsentrasi Timbal Dan Mikroplastik Di Sungai Brantas Kota Malang
    Peneliti: Antaressa Putra Prihandoko & Ahnaf Tiar Valexi
    Madrasah: MTsN 1 Kota Malang, Jawa Timur
    Juara: Harapan III

B. Bidang Sosial Dan Humaniora

  1. Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Ketahanan Pangan Rumah Tangga Di Wisata Kampung Warna Kota Malang
    Peneliti: Nayra Ilmayni Hutari & Ghefira Zahira Shofa Rahmany
    Madrasah: MTs Negri 1 Kota Malang, Jawa Timur
    Juara: I
  2. Kehidupan Perempuan  Pekerja Pabrik Genteng Sokka Di Desa Kedawung, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen
    Peneliti: Aura Azka Dinastia
    Madrasah: MTs Negeri 1 Kebumen, Jawa Tengah
    Juara: II
  3. Pengaruh Adanya Pemakaman Menggunakan Protokol Covid-19 Terhadap Aspek Psikologi Masyarakat Sekitar Makan Tlogopojok Gresik
    Peneliti: Almeyda Kurniawati & Nailah Lutfiah Hamid
    Madrasah: MTs Nu Trate Gresik    Jawa Timur
    Juara: III
  4. Projek Anime Digital Sebagai Media Pembelajaran Budaya Khas Etnik Dayak Terhadap Siswa-Siswi MTsN 1 Balikpapan
    Peneliti: Khalisah Salsabila & Sakinatulisaniah
    Madrasah: MTsN 1 Balikpapan, Kalimantan Timur
    Juara: Harapan I
  5. Menumbuhkan Karakter Sosial Dan Melatih Kecerdasan Melalui Permainan Tradisional Di Kediri
    Peneliti: Intan Putri Elmira & Destyta Ainur Rokhimah
    Madrasah: MTs Negeri 2 Kota Kediri, Jawa Timur
    Juara: Harapan II
  6. Strategi Orangtua Dalam Membimbing Pembelajaran Jarak Jauh (Pjj) Anak Disabilitas (Studi Kasus Di Slb B-C Sumber B
    Peneliti: Jessica Permata Khadijah & Syakira Zia Haura
    Madrasah: MTsN 13 Jakarta
    Juara: Harapan III

C. Bidang Keagamaan

  1. Pesantren Moderatif: Kajian Peran Keummatan Pondok Pesantren Miftahul ‘Ula Dalam Upaya Deradikalisasi Agama Di Kabupaten Nganjuk Jawa Timu
    Peneliti: Najimia Risalatul Umami & Ayda Destria Rizqi
    Madrasah: MTSN 1 Nganjuk, Jawa Timur
    Juara: I
  2. Malang Islamic Tour: Aplikasi Informasi Wisata Islamic Malang Berbasis Android Dilengkapi Notifikasi
    Peneliti: Syafa Syakira Shalsabilla & Cyrilla Naura Ananta
    Madrasah: MTs Negeri 1 Malang, Jawa Timur
    Juara: II
  3. Rahmatan Lil’alamin Sebagai Landasan Dalam Menjalankan Toleransi Antar Umat Beragama Di Tanah Papua (Kelurahan Gurabesi)
    Peneliti: Fadhillah Nisa Mahmudah & Buana Indah
    Madrasah: MTs Baiturrahim Jayapura, Papua
    Juara: III
  4. Perpaduan Antara Budaya Mogutat Dan Aluang Dengan Agama Islam Di Daerah Bolaang Mongondow Sulawesi Utara
    Peneliti: Mohamad Ridho Mokoginta & Nafisyah C. K. Sugeha
    Madrasah: MTsN 1 Kotamobagu, Sulawesi Utara
    Juara: Harapan I
  5. Studi Tentang Komitmen Beragama Kampung Muallaf Asal Bali Dalam Mewujudkan Masyarakat Yang Religius Di Desa Nangga Tumpu Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu
    Peneliti: Roshidatu Nida & Yunita Indar Anjani
    Madrasah: MTs Negeri 1 Dompu, Nusa Tenggara Barat
    Juara: Harapan Ii
  6. Mengatasi Fenomena  Ngomix Di Kalangan Remaja Melalui Pendekatan “Emagius” Di Kecamatan Sangkapura Bawean Gresik
    Peneliti: Aminatus Suhro & Malinda Saputri
    Madrasah: MTs Hasan Jufri, Jawa Timur
    Juara: Harapan III

Jenjang MADRASAH ALIYAH (MA)
A. Bidang Sains Matematika Dan Pengembangan Teknologi

  1. Environmental Technology (Environtech) Desalinasi Air Laut Dengan Proses Elektrodialisis Menggunakan Listrik Tenaga Surya
    Peneliti: Haidar Hanif Lubis & Fina Dwita Manda Sari
    Madrasah: MAN 2 Kota Bengkulu, Bengkulu
    Juara: I
  2. Aqua-Tech: Rancang Bangun Otomatis Sistem Akuaponik Cerdas Berbasis Iot Terintegrasi Panel Surya Sebagai  Teknologi Urban Farming Hemat Energi
    Peneliti: Sangaji Suryo Guritno & Uly Najhan Ahmad
    Madrasah: MA Darussalam Ngesong, Jawa Timur
    Juara: II
  3. Efektifitas Unsur Makro Feses Rayap (Drywood Frass) Dari Rayap Kayu Kering (Cryptotermes Spp) Sebagai Penyubur Media Tanam Pada Tanaman Pakcoy (Brassica Rapa L.)
    Peneliti: Putri Purnamasari
    Madrasah: MAN 12 Jakarta
    Juara: III
  4. Pengembangan Media Tanam Kultur Jaringan Anggrek Dendrobium Sp. Menggunakan Sari Buah
    Peneliti: Muhammad Rafli Hidayatullah & Shuffah Arsya Azzahra
    Madrasah: MAN 2 Surakarta, Jawa Tengah
    Juara: Harapan I
  5. Inovasi Alat Analisis Dan Monitoring Kondisi Suhu Tubuh Dan Saturasi Oksigen Pasien Berbasis Teknologi Internet Of Things Dalam Menekan Penularan Covid-19 Pada Petugas Medis Di Kota Surabaya
    Peneliti: Farrel Aryo Wahyudi & Kartika Rizkia Zuhrah
    Madrasah: MAN Insan Cendekia Gorontalo
    Juara: Harapan II
  6. Keanekaragaman Kantong Semar (Nepenthes Sp) Di Desa Parit Kecamatan Sungai Gelam
    Peneliti: Sella Ekawati & Friska Patricia
    Madrasah: MAN 1 Muaro Jambi, Jambi
    Juara: Harapan III

B. Bidang Sosial dan Humaniora

  1. Acil Jukung Dalam Derasnya Arus Pasar Terapung Lok Baintan
    Peneliti: Ahmad Najib & Heny Rimadana
    Madrasah: MAN Insan Cendekia Tanah Laut, Kalimantan Selatan
    Juara: Juara I
  2. Kemampuan Siswa Tunanetra Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 (Studi Kasus Man 2 Sleman Yogyakarta)
    Peneliti: Dian Rizky Utami & Akbar Arianto Putra
    Madrasah: MAN 2 Sleman, Di Yogyakarta
    Juara: II
  3. Dua Mata Pisau: Antara Potensi Ekonomi Dan Konservasi Sungai Ogan Akibat Aktivitas Lelang Lebak Lebung Oleh Pengemin
    Peneliti: Badrul Fu’ady & Trisnawati
    Madrasah: MAN Insan Cendekia Oki, Sumatera Selatan
    Juara: III
  4. Efektivitas Mitigasi Kampung Tangguh Semeru Glintung Purwantoro Kota Malang Sebagai Representasi Penanganan Covid-19 Di Kawasan Zona Merah
    Peneliti: Annisa ‘Abiyyu Amin & Dewi Masita
    Madrasah: MAN 1 Kota Malang, Jawa Timur
    Juara: Harapan I
  5. Dampak Deklarasi Mandailing Bukan Batak Terhadap Harmoni Sosial Etnik Mandailing Di Desa Sibanggor Julu Kabupaten Mandailing Natal
    Peneliti: Fikri Raihan & Afanin Hazimah
    Madrasah: MAN Insan Cendekia Padang Pariaman, Sumatera Barat
    Juara: Harapan II
  6. Balada Perempuan Pencari Nafkah Di Pabrik Garmen: Analisis Faktor Dan Dampak Perceraian Di Desa Kecapi Kabupaten Jepara Akibat Istri Kerja Di Pabrik Garmen
    Peneliti: Maulidia Putri Anggraini & Ainun Najah
    Madrasah: MAN 1 Jepara, Jawa Tengah
    Juara: Harapan III

C. Bidang Keagamaan

  1. Awas 100% Makanan Haram (Penerimaan Masyarakat Terhadap Slogan Branding Warung Makan Nonhalal Di Jembrana Bali)
    Peneliti: Salva Nahilla & Delfiana Putri Rosalina
    Madrasah: MAN 1 Jembrana, Bali
    Juara: I
  2. Mata Uang Digital Cryptocurrency Ditinjau Perspektif Hukum Islam
    Peneliti: Muhammad Habib Basyari & Muhammad Fardan Al-Adhom
    Madrasah: MA Unggulan Singa Putih, Jawa Timur
    Juara:  II
  3. Ketahanan Perbankan Syariah Dan Perbankan Konvensional Pada Masa Pandemi Covad – 19 Di Kota Bekasi
    Peneliti: Nasywa Azizah F.
    Madrasah: MAN 2 Kota Bekasi, Jawa Barat
    Juara: III
  4. Khilafah Vis A Vis Pancasila: Studi Tentang Ideologi Di Kalangan Generasi Milenial Melalui Media Sosial
    Peneliti: Itak Khoirunnisak & Muhammad Nur Ikhwan
    Madrasah: MA Al-Irsyad Gajah, Jawa Tengah
    Juara: Harapan I
  5. Moderasi Beragama Dalam Film Animasi Indonesia (Analisis Isi Kualitatif Film Animasi Adit Sopo Jarwo)
    Peneliti: Kennysia Apridawati Azahrasari & Naila Zahwa
    Madrasah: MAN 2 Jakarta
    Juara: Harapan II
  6. Satu Tungku Tiga Batu Dalam Pandangan Islam Dikabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat
    Peneliti: Hafiz Ramadhan Samsuri & Hadiz Ramadhan Samsuri
    Madrasah: MAN Fakfak, Papua Barat
    Juara: Harapan III

PT INKA (Persero) Bangga Raih Gatra Awards 2020

PT INKA (Persero) Raih Gatra Awards 2020

Suarapemerintah.id – Direktur Utama PT Industri Kereta Api (INKA) Budi Noviantoro mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Gatra Media Group atas penghargaan yang telah diberikan kepada PT INKA (Persero). Menurutnya, ini menjadi momentum untuk bekerja lebih keras dan giat lagi.

“Kami atas nama insan PT INKA (Persero), mengucapkan hari ulang tahun Gatra ke-26. Semoga Gatra bisa selalu mengabdi untuk negeri. Dan Award ini untuk semua PT INKA (Persero) yang selama ini sudah berdedikasi menyumbangkan pikirannya untuk berinovasi sehingga bisa menjawab tantangan teansportasi di masa depan,” ucap Budi saat live streaming Gatra Award, Jakarta, Selasa (1/12).

Bagi Budi, ke depan Indonesia akan menjadi tempat industri pembuat baterai terbesar di dunia. Dan tentu, lanjut Budi, hal itu sudah menjadi cita-cita bangsa ini sebagai negara produsen baterai.

“Indonesia akan menjadi produsen baterai di dunia beberapa tahun ke depan. Jawabannya adalah kita harus bia membangun, membuat dan memproduksi yang namanya bis listrik,” paparnya

Seperti diketahui, untuk memperingati hari ulang tahun ke-26, Gatra menggelar Gatra Awards. Acara ini bertujuan memberikan penghargaan kepada 26 lembaga maupun individu yang berkontribusi besar dalam percepatan pemulihan berbagai dampak pandemi Covid-19 di berbagai sektor.

GATRA memberi apresiasi dan penghargaan di usianya ke-26 tahun ini. Mereka yang terlibat di berbagai bidang di antaranya, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lainnya. Mereka dinilai memberi sumbangsih yang nyata dalam percepatan pemulihan dampak dari pandemi. Karena itu, mereka layak menerima GATRA Awards.

Pjs Wali Kota Terima Kunker Pemkab Bangka Selatan

Pjs Wali Kota Terima Kunker Pemkab Bangka Selatan

Suarapemerintah.idPenjabat sementara (Pjs) Wali Kota Medan, Ir. Arief Sudarto Trinugroho, M. T., diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Pulungan Harahap, S.H., M.Si., menerima kunjungan kerja Pemkab Bangka Selatan, Kamis (3/12) di Ruang Rapat I, kantor Wali Kota. Rombongan tamu yang dipimpin Sekda Bangka Selatan, Achmad Ansyori, ini ingin mengetahui lebih jauh tentang unit kerja di Sekretariat Daerah (Setda) Kota Medan.

Selaku pimpinan pertemuan itu, Pulungan Harahap menyampaikan ucapan selamat datang rombongan Pemkab Bangka Selatan. Selain itu, Pulungan didampingi Kepala Bagian Kesra Setdako Medan, Indra Gunawan S.Sos., Kepala Bagian Hukum Setdko Medan, Laksamana Putra, dan Kabag Organisasi Tata Laksana (Ortala), Gelora KP Ginting itu, menyampaikan secara rinci profil Kota Medan.

Dalam pertemuan itu, rombongan Pemkab Bangka Selatan bertanya soal unit kerja di Setda Kota Medan. Setelah dipersilakan Pulungan, Kabag Organisasi Tata Laksana (Ortala), Gelora KP Ginting menjelaskan bahwa Pemko Medan memedomani Permendagri Nomor 56 Tahun 2019 tentang Pedoman Nomenklatur dan Unit Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Kabupaten/Kota.

Menjawab pertanyaan soal honorium Ketua RT/RW, Gelora menyatakan, Pemko Medan mempunyai kepala lingkungan. Sebanyak 2001 kepala lingkungan di Kota Medan ini masing-masing mendapat gaji sesuai dengan UMK yang berlaku di Kota ini. Para kepala lingkungan ini, lanjut Gelora, merupakan usulan lurah yang selanjutnya diproses hingga ke tingkat Wali Kota dan di-SK-kan oleh camat.

Dalam pertemuan itu, rombongan Pemkab Bangka Selatan juga bertanya soal pemberian bantuan sosial dan hubungan kerja sama antar daerah.

Kabag Kesra Setdako Medan, Indra Gunawan mengatakan, saat ini sebagai besar bantuan sosial untuk kelembagaan dikelola BPKAD. Sedangkan bantuan sosial bilal jenazah, guru mengaji, sekolah minggu di kelola Bagian Sospem Setda Kota. Sedangkan Bagian Kesra saat ini melaksanakan program pencegahan penggunaan narkoba, keolahragaan, dan kepemudaan.

Berkaitan dengan unit kerja sama antardaerah, Indra Gunawan juga merupakan Plt Kabag Hubungan Kerja Antardaerah dan Lembaga, mengatakan sejak dulu unit yang menangani kerja sama ini telah ada.

Kedepan ini, unit ini akan berganti nama menjadi Bagian Hubungan Kerjasama yang menangani kerja sama dengan luar negeri dan daerah lain. Disebutkannya juga, saat ini Pemko Medan telah menjalin kerjasama Sister City dengan Gwangju, Ichikawa, dan Pulau Pinang,

Pertemuan ini berlangsung dalam suasana keakraban yang kental. Setiap pertanyaan dari rombongan tamu dijawab secara jelas namun santai oleh para pejabat Pemko Medan. Pertemuan ini diakhiri dengan saling memberi cindera mata antara Pulungan dan Achmad Ansyori.

Pemkot Terus Genjot Pariwisata Kota Yogyakarta

Pemkot Terus Genjot Pariwisata Kota Yogyakarta

Suarapemerintah.idPemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus menggenjot sektor pariwisata di Kota Yogya, hal tersebut di buktikan oleh Dinas Pariwisata kota Yogya dengan menggelar travel dialog/table top di Semarang Jawa Tengah.

Kota ini dipilih lantaran selama ini jumlah wisatawan asal kota tersebut yang berkunjung ke Kota Yogya terbilang cukup banyak.

“Melalui kegiatan ‘travel dialog’ dan ‘table top’ di luar daerah ini, kami ingin mengenalkan sekaligus mempromosikan berbagai objek wisata unggulan dan wisata baru di Kota Yogyakarta,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogya, Maryustion Tonang di lokasi, Kamis (3/12/2020).

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pariwisata berupaya mempertemukan pengusaha pariwisata dari Kota Yogyakarta dengan pelaku usaha pariwisata di Semarang sehingga terjadi transaksi untuk membawa wisatawan berkunjung ke Kota Yogyakarta.

Ia mengungkapkan jika jumlah kunjungan wisata diperkirakan sampai dengan akhir tahun 2020 sebesar 1.100.000 wisatawan, dari yang ditargetkan sebesar 4.000.000 wisatawan atau berkurang sebesar 72,5% dari yang direncanakan.

“Kondisi tersebut ditambah dengan belum pulihnya aktifitas pendidikan, khususnya di perguruan tinggi, sehingga aktifitas kurang lebih 250.000 pelajar di Kota Yogyakarta juga berkurang,” katanya.

Kegiatan travel dialog ini disambut baik oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi yang juga hadir dalam acara tersebut.

Pada kesempatan tersebut Wawali juga membeberkan untuk membangkitkan geliat  pariwisata dan ekonomi warga di Kota Yogya, Pemkot Yogya telah membuat jalur wisata sepeda.

“Kami memanfaatkan moment tren bersepeda di Kota Yogyakarta yang sedang naik daun, jika para pesepeda itu dapat diarahkan untuk melintasi kampung-kampung, maka juga dapat berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat di sana,” bebernya.

Ia mengungkapkan banyak potensi perkampungan di Kota Yogya yang belum banyak dikenal masyarakat luas, dengan adanya jalur wisata sepeda ini diharapkan potensi-potensi yang ada wilayah dapat terangkat.

“Dengan terangkatnya potensi tersebut semoga dapat menambah perekonomian warga di sepanjang jalur tersebut dan menurunkan angka kemiskinana di Kota Yogya” jelasnya.

Menurutnya wisata Kota Yogya dengan gowes Kampung tersebut adalah wisata yang santai. “Para pesepeda dapat menikmati keramahan Jogja dari sisi terdalam, yaitu kampung. Karena rute ini adalah rute blusukan kampung untuk menemukan potensi yang asli dari Kota Yogyakarta,” ujarnya.

Pihaknya mengaku optimis acara tersebut akan memberikan dampak yang signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Yogyakarta.

Penyaluran ZIS Baznas Kota Yogya Bantu Penanggulangan Covid-19

Penyaluran ZIS Baznas Kota Yogya Bantu Penanggulangan Covid-19

Suarapemerintah.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogya menyalurkan bantuan dana yang berasal dari Zakat, Infaq dan Sodaqoh (ZIS) sebesar Rp704.550.000 pada triwulan empat tahun 2020. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Asisten  Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Yogya, Sisruwardi mewakili Walikota Yogya, pada Kamis (3/12) di Masjid Deponegoro, Kompleks Balaikota Yogya.

Sisruwardi mengucapkan  terima kasih serta apresiasinya kepada Baznas yang telah membantu Pemerintah Kota Yogya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga.

“Bantuan yang disalurkan Baznas ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang positif bagi penerima manfaaat dan dapat meringankan beban mereka,” kata Sisruwardi.

Selain itu, sebagai Koordinator Satgas Pencegahan Covid-19 Kota Yogya, Sisruwadi mengingatkan kepada masyarakat agar menumbuhkan kesadaran diri dalam menerapkan protokol kesehatan, mengingat beberapa hari terakhir ini kasus Covid-19 di Kota Yogya sedikit mengalami kenaikan.

“Saya berharap warga Yogya, maupun warga yang datang ke Yogya untuk dengan sadar diri menerapkan protokol kesehatan. Hal ini bukan hanya untuk mereka sendiri tetapi agar kita semua terhindar dari virus Corona,” katanya.

Ketua Baznas Kota Yogya, Samsul Azhari menambahkan pendistribusian ZIS Baznas Kota Yogya di  triwulan empat tahun 2020 adalah upaya Baznas untuk membantu Pemerintah Kota Yogya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan juga untuk mendukung program Pemkot Yogya dalam menanggulangi pandemi Covid-19.

Adapun rincian pentasyarufan ZIS kali ini adalah beasiswa anak pegawai atau guru honorer kurang mampu yang berjumlah 950 anak, beasiswa jariah santri Taman Kanak-kanak Alquran (TKA), Taman Pendidikan Alquran (TPA), Madrasah Diniyah (Madin) sebanyak 5500 santri. Kafalah guru ngaji TKA, TPA, dan Madrasah Diniyah sebanyak 396 orang penerima.

Selanjutnya bantuan juga akan diberikan ke Mualaf Center (MCB) untuk kafalah dai, mualaf dan logistik mualaf sebanyak 52 orang penerima. Pendistribusian sembako dan watafel ke 3 sekolah, bakti sosial barak pengungsian merapi, dan santunan Nakes RS Jogja.

Lebih lanjut, Samsul Azhari menuturkan, selain pentasyarufan dana ZIS, dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sinergi antara Baznas Kota Yogya dengan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan juga dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah.

MUI Ajak Media Berperan dalam Pembangunan Umat

Suarapemerintah.id – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amany Lubis mengajak media massa di Indonesia untuk semakin berperan dalam pembangunan umat dan bangsa ke arah yang lebih positif.

Media massa agar ke arah semangat membangun negeri,” katanya dalam “halaqah” dengan pimpinan media massa yang digelar secara virtual, Kamis (3/12).

Hadir secara virtual di antaranya Arief Mujayatno Kepala Redaksi Kesra LKBN ANTARA, Nur Hasan Murtiaji (Wapemred Republika), Erwin Dariyanto (Redaktur Pelaksana detik.com), Jauhari Samalanga (Pemred harianaceh.co.id) dan Suriyanto (Redpel CNN Indonesia), dan Rizal Maulana (Pemred akurat.co).

Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam saat melakukan unjuk rasa di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (2/11)

Insan media tersebut bertukar pikiran mengenai media massa terkini dan berbagai hal terkait MUI. Amany yang juga Rektor UIN Jakarta mengatakan peran media massa sangat penting bagi umat dan bangsa. Media juga menjadi mitra MUI untuk terus memperkuat nasionalisme dan wawasan keagamaan.

Kemitraan MUI dan media tergolong krusial dalam berbagai bidang. Untuk itu, dia mendorong agar media massa dapat memproduksi berita secara positif. Adapun jika kontennya negatif, maka agar arah pemberitaannya menjadi instrumen untuk memperbaiki keadaan ke arah yang lebih baik.

Media massa tidak berperan jika hanya menginfokan yang positif. Yang negatif perlu juga tapi untuk memperbaiki bukan memperkeruh suasana,” katanya.

Amany juga mengingatkan perlunya bagi media massa untuk memerangi kabar bohong atau hoaks yang kini mudah ditemui di tengah masyarakat. Dalam memerangi hoaks, MUI akan bersinergi dengan insan media massa.

Indonesia mau membangun peradaban maka harus bersinergi,” ujar Amany.

Presiden Jokowi : Ekonomi Indonesia Sudah Lewati Titik Terendah

Presiden Jokowi : Ekonomi Indonesia Sudah Lewati Titik Terendah

Suarapemerintah.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah melewati titik terendahnya pada kuartal II-2020 dan kini melaju di fase pemulihan ekonomi.

Presiden Jokowi menjabarkan beberapa indikator makro-ekonomi domestik yang menggambarkan menggeliatnya ekonomi, seperti peningkatan laju impor bahan baku dan barang modal untuk mendukung kinerja industri pengolahan. 

Kemudian juga, neraca perdagangan RI yang surplus USD8 miliar pada kuartal III 2020 diyakini Presiden Jokowi akan mendukung ketahanan eksternal perekonomian.

Pada kuartal II-2020 ekonomi kita terkontraksi minus 5,32% dan triwulan III-2020 perekonomian kita terkontraksi minus 3,49%. Artinya sudah lewati titik terendahnya, titik balik menuju membaik, tren positif membaik,” kata Presiden Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2020 di Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Di pasar keuangan, Presiden Jokowi menilai kepercayaan investor juga terus meningkat. Hal itu terlihat dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah dalam beberapa pekan terakhir.

Dari sisi pasar modal dan keuangan, kinerja IHSG dan nilai tukar rupiah menunjukkan peningkatan hingga mencapai level masing-masing IHSG di 5.522 dan kurs rupiah ke dolar AS Rp14.050 per 17 November 2020. Perbaikan kinerja IHSG terdorong oleh peningkatan indeks saham sektoral . Sektor industri dasar megalami pemulihan indeks saham terbesar sejak penurunan tajam di 24 Maret 2020 yg lalu,” ujar Presiden Jokowi.

Momentum positif perekonomian itu, ujar Kepala Negara, harus terus dijaga. Namun dalam memulihkan ekonomi, upaya menjaga kesehatan masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19 tetap harus diutamakan.

Kita harus tetap hati-hati, tidak boleh lengah, dan kita harus disiplin menerapkan protokol kesehatan, waspada agar jangan sampai terjadi gelombang yang kedua, yang akan sangat merugikan upaya dan pengorbanan yang telah kita lakukan,” ujar Presiden Jokowi.

Saat ini Indonesia memiliki kasus aktif COVID-19 sebesar 12,72%, atau jauh lebih rendah dari rata-rata kasus aktif COVID-19 di dunia yang sebesar 28,04%.

Kemudian tingkat kesembuhan COVID-19 di Indonesia juga sebesar 84,02%, lebih tinggi dari angka kesembuhan COVID-19 dunia yang sebesar 69,56%.

Pjs Wali Kota Medan Ingatkan Agar Pelaksanaan Pasar Murah Terapkan Protokol Kesehatan Yang Ketat

Pjs Wali Kota Medan Ingatkan Agar Pelaksanaan Pasar Murah Terapkan Protokol Kesehatan Yang Ketat

Suarapemerintah.idPenjabat sementara (Pjs) Wali Kota Medan, Ir. Arief Sudarto Trinugroho, M. T., membuka Pasar Murah Menyambut Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dari Ruang Command Center, kantor Wali Kota Medan, Kamis (3/12).

Dalam pembukaan yang berlangsung secara virtual yang diikuti seluruh camat se-Kota Medan itu, Arief mengingatkan agar pelaksanaan pasar murah ini harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Selain itu, Arief juga berpesan agar camat selektif memperhatikan warganya yang memang berhak mendapatkan kemudahan dari kegiatan pasar murah ini.

“Jangan sampai produk yang kita sediakan malah diborong oleh warga yang secara ekonomi lebih mampu. Penyalahgunaan wewenang di tengah pandemik Covid-19 ini saya pastikan akan mendapatkan sanksi yang berat,” ujar Arief dalam pembukaan yang dihadiri Asisten Ekbang, Ir. Khairul Syahnan dan Kadis Perdagangan, Damikrot itu.

Arief mengatakan, walaupun suasana masih dalam kondisi pandemi namun semangat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat tetap harus menjadi prioritas.

“Pelaksanaan pasar murah ini menjadi salah satu bagian dari upaya kita dalam memberikan pelayanan dalam bentuk barang-barang kebutuhan pokok yang murah mengingat harga sembako yang biasanya kian meroket menjelang momen hari-hari besar, hal ini membuat rakyat kerap menjerit akibat mahalnya harga-harga barang kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Situasi yang terus berulang ini, lanjutnya, harus mampu diantisipasi sedini mungkin dan dengan keadaan yang ada tetap dapat bertahan dan memulai kehidupan dengan adaptasi hal-hal baru agar dapat terus bergerak untuk itu.

“Kita semua menginginkan kehadiran dapat membantu masyarakat yang kurang mampu secara finansial dalam memenuhi kebutuhan hariannya terutama menjelang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021,” sebutnya.

Sebelumnya, Kadis Perdagangan, Damikrot melaporkan Pasar Murah ini digelar pada 53 titik yang tersebar di 21 kecamatan se-Kota Medan, selama lebih kurang 10 hari ke depan.

“Penentuan lokasi kegiatan berdasarkan pertimbangan banyaknya warga kurang mampu dan jauh pasar tradisional,” sebutnya seraya menambahkan, pelaksanaan Pasar Murah ini dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam pasar murah, Pemko Medan memberikan subsidi terhadap harga bahan kebutuhan pokok, antara lain Beras IR – 54 disubsidi dari Rp. 11.000/kg dan Rp 330.000/goni menjadi Rp. 8.400 kg dan Rp.252.000/goni, Gula Pasir dari Rp. 13.000/kg dan Rp. 650.000/goni menjadi Rp. 10.300/kg dan Rp. 515.000/goni dan Tepung terigu Rp. 8.000/kg dan Rp. 200.000/goni menjadi Rp. 6.900/kg dan Rp. 172.500 goni.