Beranda blog Halaman 4501

Menhub Akan Bangun Pelabuhan Palembang Baru Target 2023 Selesai

Menhub Budi Karya S akan bangun pelabuhan Tanjung Carat tahun ini

SuaraPemerintah.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau langsung proyek pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat untuk memastikan kesiapan pembangunan yang akan dibangun tahun ini. Sebagaimana arahan Presiden Jokowi, Menhub menginstruksikan agar pelabuhan baru ini segera dibangun tahun ini dan ditargetkan selesai di tahun 2023 mendatang, (20 Februari 2021).

Kementerian Perhubungan memiliki peran yang penting untuk memastikan logistik dan kebutuhan pokok masyarakat terdistribusi dengan baik ke seluruh wilayah di Indonesia. Untuk menunjang konektivitas dan aktivitas logistik, Kementerian Perhubungan akan membangun Pelabuhan Palembang Baru yang ditargetkan menjadi pusat distribusi barang dan logistik di wilayah Sumatera Selatan.

Budi Karya Sumadi menargetkan pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat akan dimulai pada 2021. Rencananya, pembangunan pelabuhan Palembang Baru ini akan rampung pada 2023 mendatang.

“Pembangunan pelabuhan baru ini merupakan inisiatif yang sudah cukup lama. Presiden telah meminta kami untuk memastikan pembangunan pelabuhan di Tanjung Carat ini harus segera dilaksanakan dan sudah dilakukan groundbreaking pada tahun ini dan ditargetkan selesai pada tahun 2023,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/2).

Sementara titik lokasi dibangunnya Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat sudah dinyatakan layak karena telah memenuhi tiga kriteria. Kriteria tersebut yaitu pertama, memiliki kedalaman air yang cukup yaitu 12 meter hingga 18 meter sehingga bisa disinggahi kapal-kapal berukuran besar. Kedua, lokasi daerahnya terjangkau. dan ketiga, ketersedian tanah/lahan, sehingga sudah siap untuk dilakukan pembangunan pelabuhan.

Budi juga mengatakan, untuk skema pembiayaan pembangunan pelabuhan, pihaknya akan melakukan pembahasan dengan lintas kementerian yaitu Kemenkomarves, Kemenko Perekonomian, Bappenas dan pihak terkait lainnya.

“Ada dua alternatif investasinya yaitu, pertama adalah solicited yakni pemerintah yang akan membiayai dan kedua adalah unsolicited yakni swasta yang akan membiayai,” jelas Budi.

Sementara itu Gubernur Sumatra Selatan Herman Daru mengatakan, pembangunan pelabuhan baru di Palembang ini sangat penting untuk menunjang kegiatan perdagangan di Provinsi Sumatra Selatan yang memiliki komoditi unggulan seperti batu bara, curah cair, karet, dan pupuk, dan sebagainya. Menurutnya, ini akan berdampak baik bagi pertumbuhan ekonomi Sumsel dan sekitarnya.

Pelabuhan Palembang Baru yang akan dibangun di Tanjung Carat akan menjadi pusat distribusi barang/logistik menggantikan Pelabuhan Boom Baru yang sudah tidak bisa dikembangkan lagi karena lokasinya berada di tengah kota, dan juga karena sudah mengalami pendangkalan (sedimentasi) sehingga tidak bisa disinggahi kapal-kapal berukuran besar. Nantinya Pelabuhan Boom Baru akan difungsikan sebagai pelabuhan penumpang. (red/pen)

Cerita Pengalaman Tangani Banjir Surabaya, Tri Rismaharini Kunjungi Korban Banjir Jakarta Selatan

Risma kunjungi korban banjir Jakarta

SuaraPemerintah.id – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini meninjau langsung korban banjir di Jakarta Selatan sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga. Risma memberikan bantuan berupa 100 unit kids ware, 150 makanan anak, 300  makanan siap saji, 100 lembar selimut, serta 100 kasur lipat dengan total Rp 137.378.550. Bantuan ini umumnya diberikan pada warga terdampak banjir di Kelurahan Jatipadang, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2).

Dalam kunjunganya Risma didampingi oleh Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Harry Hikmat, Plt  Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Rahmat, Wakapolres Jakarta Selatan, Wakapolsek Pasar Minggu, lurah, camat, serta RT/RW. Dalam siaran pers Kemensos, Sabtu (20/2). Bencana banjir di DKI Jakarta akibat hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak Jumat (19/2) malam.

Hujan tersebut menyebabkan air Sungai Ciliwung meluap. Intensitas air terus meningkat serta menggenangi akses jalan dan permukiman warga RT 8/RW 9 Kelurahan Jatipadang. Hujan tersebut menyebabkan air Sungai Ciliwung meluap. Intensitas air terus meningkat serta menggenangi akses jalan dan permukiman warga RT 8/RW 9 Kelurahan Jatipadang.

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menceritakan pengalamannya mengatasi banjir saat menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Risma menyebut, aliran sungai tidak boleh diganggu, sehingga air bisa diantarkan dari hulu hingga hilir tanpa hambatan.

Meski demikian, Risma enggan mengomentari mengenai peristiwa banjir yang terjadi di DKI Jakarta. Tetapi dia menyebut, ada tahapan intervensi yang harus dilakukan untuk meminimalisasi banjir.

“Semua harus bergerak untuk bagaimana mengelola lingkungan, juga Pemda. Saya percaya bisa, karena saya juga dulu Surabaya 52 persen sejak awal-awal wali kota (banjir). Sekarang relatif klir. Gresik, Sidoarjo banjir, kami (Surabaya) relatif tidak,” kata Risma di Waduk Cincin, Jakarta Utara, Minggu (21/2).

Ketua DPP PDI Perjuangan ini menyebut, sampah harus dipisahkan dari aliran sungai. Karena sampah yang bercampur antara plastik dengan limbah lainnya, maka terjadi endapan yang tinggi di sungai. Risma menilai, ada langkah yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Hal ini bisa dilakukan dengan pengerukan sungai dan jalur air.

Risma menyebut, setiap tahun permukaan air laut semakin meninggi. Karena pengaruh global warming yang mengakibatkan mencairnya Kutub Utara dan Kutub Selatan. Karena itu, perlu dibuatkan tanggul dan pompa di pintu-pintu air.

“Enggak bisa kita hanya mengandalkan resapan. Karena kapasitasnya sudah tidak memadai dengan curah hujan yang semakin tahun semakin tinggi. Jadi memang harus dengan pompa,” beber Risma. (red/pen)

Berikan Bantuan Bright Gas, Pertamina Peduli Korban Bencana Banjir DKI Jakarta

Pertamina kembali peduli korban bencana bDKI Jakarta

SuaraPemerintah.id – Guswanto sebagai Deputi BMKG (Bidang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) yang mengatakan bahwa curah hujan di Jakarta kemarin, intensitas hujannya masih lebih rendah dibandingkan dengan pada tanggal 1 Januari 2020, (20/2/2021). Faktor penyebab terjadinya banjir di Jakarta dikarenakan oleh hujan yang jatuh di Jabodetabek bermuara ke Jakarta. Adanya pasang laut dan lingkungan yang mendukung berpengaruh terhadap terjadinya banjir.

Akibat banjir di Jakarta tersebut, PT. Pertamina (Persero) menyumbang 190 tabung LPG Bright Gas kemasan 5,5 kg dan 12 kg melalui Pemasaran Regional Jawa bagian Barat untuk korban banjir di Jakarta. Tabung gas ini kemudian diserahkan ke dapur umum yang didirikan oleh Dinas Sosial Jakarta di beberapa wilayah kota administratif.

Pemberian tabung Bright Gas ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pertamina kepada korban bencana banjir atas musibah yang dialami masyarakat di sebagian wilayah DKI Jakarta, ungkap Eko Kristiawan, Unit Manager Communication and CSR Regional Jawa Barat.

Tim PT. Pertamina Peduli juga kan terus memantau perkembangan dan kondisi fasilitas stok BBM serta LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir, khususnya di daerah Jawa Bagian Barat, termasuk Jakarta. Bahkan dari Dinas Sosial Jakarta Selatan pun sudah mulai mempersiapkan pendirian posko dapur umum yang nantinya akan digunakan untuk melayani kebutuhan masyarakat pengungsi dari musibah banjir yang terjadi.

Menurut Djafar Muchsin, Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, disamping mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Pertamina yang telah menyalurkan tabung LPG Bright gas, yang tentu saja sangat berguna dalam menyokong kegiatan di dapur umum tempat pengungsian korban banjir. Ia juga mengatakan bahwa beberapa SPBU yang disekitarnya terdampak banjir di Jakarta akan dan sudah mulai beroperasi normal untuk melayani kebutuhan BBM Masyarakat.

Bantuan yang diberikan Pertamina kepada korban banjir Jakarta tidak jauh berbeda dengan bantuan tahun lalu 2020 dan juga bantuan yang diberikan pada tiap wilayah yang terkena banjir. Seperti bantuan PT. Pertamina dan anak usahanya pada Januari 2020 lalu yang memberikan bantuan sembako berupa mie instan, air minum kemasan, roti, susu, tisu basah, tisu kering, dan juga makanan siap santap di beberapa posko pengungsian warga. Hampir setiap tahunnya musibah banjir melanda Indonesia, baik di wilayah Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa. Dan PT. Pertamina selalu siap membantu dan menyokong kebutuhan warga terdampak banjir.

Tim Pertamina Peduli selain memberikan bantuan berupa bahan makanan dan Gas LPG, juga pernah menyediakan sejumlah logistic untuk kebutuhan pengungsi. Kebutuhan tersebut seperti tenda pleton, tenda serbaguna, tenda dapur. Tim Pertamina Peduli juga seringkali melakukan survei dan kordinasi untuk memantau kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Tim Pertamina Peduli tetap berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu warga yang terdampak banjir. Kami juga akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan seluruh fasilitas serta stok BBM maupun LP, khususnya di Jawa Bagian Barat agar berjalan optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkap Eko Kristiawan, Unit Manager Communication and CSR Regional Jawa Barat.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi seputar produk dan layanan Pertamina, bisa menghubungi Call Center Pertamina 135. Bisa juga menghubungi melalui email pcc135@pertamina.com. Adapun alamat yang bisa kamu tuju yaitu Jl. Medan Merdeka Timur 1A Jakarta 10110 Indonesia. (red/eva)

Webinar SuaraPemerintah.id: Sokong UMKM, Pemerintah Alokasikan Rp 157 Triliun di 2021

SuaraPemerintah.id – Deputi III Bidang Perekonomian Kantor Staf Presiden Panutan S. Sulendrakusuma mengungkapkan bahwa di tahun 2021 pemerintah sudah merencanakan alokasi dana sebesar Rp157 triliun untuk mendorong UMKM yang terdampak pandemi COVID-19. Hal tersebut diungkapkan saat ia menyampaikan keynote speech di acara Webinar Nasional Bangga Buatan Indonesia yang diselenggarakan oleh SuaraPemerintah.id pada Kamis 18 Februari 2021.

Di tengah persoalan pandemi, ujar Panutan, banyak memberikan dampak terhadap UMKM di segala sisi. Penanggulangan COVID-19 menyebabkan turunnya angka penjualan, baik di dalam maupun ekspor, juga mengakibatkan terhambatnya aktifitas produksi. UMKM juga terganggu dalam pembiayaan kelangsungan usaha. Tidak sedikit yang akhirnya terpaksa melakukan PHK dan harus menutup usaha.

“Ini semua merupakan konsekuensi logis. Ekonomi sebetulnya adalah akibat, penyebabnya adalah penanggulangan COVID-19 dengan adanya pembatasan aktitifitas dan sebagainya,” ujar Panutan.

Panutan mengungkapkan bahwa keberadaan UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia. Dunia usaha di Indonesia didominasi oleh UMKM sebesar 99%. Tenaga kerja sebesar 97% diserap UMKM. Sebagian besar rakyat Indonesia mengandalkan penghasilan dari sektor UMKM. Dari sisi out put, UMKM memberikan sumbangan yang tidak bisa diabaikan dalam perekonomian nasional. Sebesar 60% PDB merupakan kontribusi UMKM dan 14% ekspor nasional dilakukan oleh UMKM.

“Melihat peran besar dari UMKM, pemerintah harus merancang agar UMKM bisa keluar dari persoalan dampak pandemi ini. Menanggapi persoalan yang dihadapi, pemerintah segera merancang PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional). Sejak Mei 2020, total anggaran PEN besar mencapai 589 triliun rupiah di tahun 2020,” ungkap Panutan.

PEN dirancang dengan menyasar 3 target program, yaitu:

  1. Intervensi kesehatan

Gratis, Herd Immunity 181,55 Jt Penduduk, Pengetatan 5M dan 3T, Intervensi lainnya (Penyediaan APD, Sarpras, Alkes).

  1. Survival & Recovery Kit

Menjaga kelangsungan usaha melalui dukungan UMKM dan Koperasi. Dukungan program prioritas untuk penciptaan lapangan kerja. Program perlindungan sosial untuk Bottom 40 dan Miskin Baru berupa Kartu Sembako, Pra Kerja, Subsidi Kuota.

  1. Reformasi Struktural

Melalui UU Cipta Kerja untuk mengatasi berbagai tantangan pembangunan nasional (penyediaan lapangan kerja dan pemberdayaan UMKM)

Panutan juga mengungkapkan bahwa untuk mengatasi persoalan UMKM yang terdampak pandemi, pemerintah sudah mengalokasikan dana di tahun 2021 sebesar Rp 157 triliun. Dana ini akan digunakan untuk mendorong UMKM agar bisa survive di tengah berbagai tantangan yang muncul.

“Alokasi dana untuk UMKM di tahun 2021 bahkan lebih besar daripada alokasi untuk cluster kesehatan,” pungkas Panutan.

Selain itu berbagai program juga diluncurkan seperti program Bangga Buatan Indonesia (BBI) untuk mendorong UMKM agar mampu beradaptasi dengan era digitalisasi. Gerakan BBI dilakukan agar masyarakat membeli dan menggunakan produk-produk dalam negeri dari para UMKM. Untuk melancarkan gerakan BBI dilakukan kolaborasi terhadap berbagai kementerian terkait, lembaga, pemerintah daerah, media massa, dan berbagai paltform e-comerce.

“Sejak kampanye BBI diperkenalkan pada Mei 2020, terdapat 3,8 juta UMKM yang sudah on board, melebihi yang ditargetkan sebanyak 2 juta. Di tahun 2023 pemerintah menargetkan hingga 30 juta UMKM yang sudah bergabung mengikuti gerakan BBI,” papar Panutan.

Mewakili Kantor Staf Presiden, Panutan mengajak agar masyarakat tetap optimis menghadapi berbagai tantangan yang muncul karena di setiap tantangan pasti ada peluang. Di tengah tantangan pandemi, semua tengah bersusah payah, tapi juga telah menciptakan peluang terkait percepatan go digital di Indonesia dan inovasi teknologi untuk mendukung produktifitas masayrakat termasuk UMKM.

“Di tengah kesulitan pasti ada kesempatan. Jeli menangkap peluang menjadi modal dasar untuk dapat menciptakan inovasi sehingga bisa bertahan di masa opandemi dan era digitalisasi ini,” ujar Panutan.

Pada Kamis 18 Februari 2021, SuaraPemerintah.id didukung oleh Kementerian Koperasi dan UMKM dan Kantor Staf Presiden Republik Indonesia menggelar Webinar Nasional Bangga Buatan Indonesia bertajuk “Strategi UMKM Naik Kelas di Tengah Tantangan Pandemi dan Digitalisasi”.

Webinar Nasional yang dihadiri 200 lebih pelaku UMKM dari seluruh Indonesia tersebut juga dihadiri oleh berbagai tokoh dari kalangan pemerintah, media massa, praktisi bisnis, dan para ahli. Hadir sebagai keynote speech, yaitu Kepala Staf Presiden Jend. Purn. Moeldoko yang diwakili oleh Panutan S. Sulendrakusuma selaku Deputi III Bidang Perekonomian Kantor Staf Presiden. Juga perwakilan dari Kementerian Koperasi dan UMKM, yaitu  Hanung Harimba Rachman, selaku Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Koperasi dan UMKM.

 

Salurkan KUR ke Petani, BCA Gandeng Fintech iGrow

SuaraPemerintah.id – Untuk menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) di sektor pertanian, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menggandeng fintech iGrow.

Kerjasama dengan fintech peer to peer (P2P) lending tersebut juga salah satu upaya BCA untuk memperluas pasar di segmen digital

Seperti diketahui sektor pertanian adalah salah satu penopang stabilitas pangan Indonesia. Oleh karena itu, BCA mencermati perlu adanya dukungan bagi petani Indonesia di tengah pandemi.

Untuk meningkatkan hasil produksi pertanian, nantinya para petani dapat mengajukan pembiayaan KUR melalui aplikasi ponsel.

“Dukungan ini akan difasilitasi oleh iGrow sebagai leading fintech di bidang agribisnis yang memiliki portofolio besar dan memiliki pemahaman luas mengenai agribisnis. Nantinya melalui kerja sama ini BCA dapat membiayai petani-petani sampai ke pelosok nusantara tanpa ada kendala jarak,” ujar EVP Commercial & SME Business BCA, Freddy Iman dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/2/2021).

Skema channeling dalam sinergi tersebut, akan meliputi kerja sama pemberian fasilitas kredit berupa KUR mikro dan KUR kecil.

Pembiayaan akan difokuskan bagi debitur yang bergerak di sektor agribisnis mencakup semua industri terkait pertanian, termasuk di antaranya hortikultura, kehutanan, perikanan, perkebunan, peternakan, dan tanaman pangan dengan maksimal penyaluran (plafon) sampai dengan Rp 200 juta per pinjaman.

BCA dan iGrow juga akan memberikan keringanan bagi debitur, yaitu dengan tidak adanya agunan dan tidak dikenakan biaya apapun dalam pengajuan kredit.

Berdiri sejak 2014, iGrow telah mendanai pembiayaan lebih dari Rp 286 miliar untuk bisnis pertanian Indonesia. Hal ini menjadikan iGrow sebagai bisnis P2P di bidang pertanian terbesar dan pertama di Indonesia.

Lima komoditas andalan yang dibiayai antara lain perikanan air tawar, pembenihan dan budidaya jagung, buah-buahan, ayam petelur, serta jahe merah.

Chief Business Development Officer iGrow, Jim Oklahoma menyambut dengan baik kerja sama ini. “Dukungan yang diberikan BCA senilai Rp 25 miliar melalui skema channeling ini akan bermanfaat bagi pelaku sektor pertanian yang menjadi debitur BCA. Semoga kerja sama yang terjalin ini dapat berlanjut dan memfasilitasi lebih banyak lagi petani yang membutuhkan bantuan permodalan,” ucap Jim.

Sebagai informasi, per Desember 2020 lalu BCA telah menyalurkan KUR ke sektor pertanian dan perkebunan mencapai Rp 65,4 miliar. Melalui kerja sama ini, tentu saja penyaluran kredit akan bertambah dan mendukung pergerakan ekonomi.

“Kami optimis kerja sama dengan iGrow dapat memberikan dampak yang positif dalam pengembangan sektor pertanian yang ada di Indonesia. Kerja sama ini juga dapat menjadi peluang menarik bagi pelaku sektor pertanian yang menjadi debitur BCA untuk dapat mengembangkan bisnis mereka melalui pinjaman modal yang tidak menyulitkan,” tutup Freddy.

Erick Thohir Ajak Singapura Kerja Sama Ekonomi di 3 Sektor Penting

Erick Thohir ajak Singapura kerja sama di 3 sektor penting

SuaraPemerintah.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengajak negara tetangga Singapura untuk garap beberapa sektor. Kerjasama ini untuk mempererat hubungan ekonomi  melalui tawaran kerja sama yang bisa digarap di tiga sektor yakni sektor keuangan, energi, dan pariwisata.

“Tiga bidang yang bisa dikerjasamakan yakni energi, pariwisata, dan sektor keuangan. Kami berharap tawaran ini bisa dipertimbangkan dan dibahas lebih lanjut pelaksanaannya,” kata Erick dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 20 Februari 2021.

Meski pandemi COVID-19 masih menjadi perhatian utama bagi kedua negarai, namun Erick menilai bahwa potensi kerja sama Indonesia dengan Singapura ke jangan sampai terlupakan begitu saja.

Maka dari itu, sambil terus berupaya mengendalikan COVID-19, Erick mengaku bahwa pemerintah juga berupaya untuk kembali menggerakkan perekonomian. Sebab sejumlah BUMN disebut-sebut Erick memiliki 88 proyek atau investasi besar, yang harus dilakukan dalam tiga tahun ke depan.

Karenanya, Erick menegaskan bahwa Singapura pun sangat bisa untuk ikut terlibat dalam menjalin kerja sama khususnya di sektor energi, keuangan, dan pariwisata di Tanah Air.

“Presiden Joko Widodo sudah membentuk dan menunjuk orang-orang profesional yang menangani sovereign wealth funds Indonesia yang disebut INA,” kata Erick.

“Banyak proyek-proyek yang disiapkan dan sangat prospektif, karena akan memberikan return yang baik,” ujarnya.

Diketahui, Erick Thohir sebelumnya juga telah bertemu dengan para pejabat tinggi Singapura, pada Jumat 19 Februari 2021 kemarin, guna membahas peluang kerja sama di ketiga sektor tersebut.

Dalam pertemuan dengan pihak Singapura yang diwakili tiga pejabat tingginya, yakni Menteri Luar Negeri, Vivian Balakhrisnan, Menteri Perdagangan dan Perindustrian, Chan Chun Sing, serta Chairman Economic Development Board, Beh Swan Gin, Erick pun menjelaskan maksud peluang kerja sama tersebut.

Didampingi Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, dan Direktur Bank BNI, Silvano Rumantir, Erick juga sempat bertemu kalangan pengusaha Singapura seperti CEO Bandara Changi, CEO Singapore Airlines, CEO Singtel, dan CEO Central Provident Fund Board. (red/pen)

 

Luhut Kamapanyekan Gerakan Bangga Buatan Indonesia untuk Produk UMKM

LUHUT
Luhut kampanyekan beli dan gunakan produk UMKM

SuaraPemerintah.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, berusaha menggenjot pemulihan sektor produk UMKM dari dampak pandemi COVID-19. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah melakukan gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) sebagai bentuk dukungan dan promosi bagi produk-produk UMKM lokal.

Pemerintah secara khusus meluncurkan Beli Kreatif Danau Toba yaitu kampanye khusus untuk promosi dan pendampingan UMKM di kawasan wisata Danau Toba.

Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan kampanye ini hanya akan berhasil apabila mendapat dukungan nyata dari berbagai lapisan. Untuk itu, Luhut memerintahkan agar para pejabat pemerintah turut serta membeli dan menggunakan produk buatan UMKM.

“Para pejabat harus menjadi teladan dengan membeli produk-produk dalam negeri. Karya anak bangsa,” ujar Luhut dalam Peluncuran Beli Kreatif Danau Toba secara virtual, Sabtu (20/2/2021).

Selain itu menurut Luhut, kementerian dan lembaga hingga pemerintah daerah juga harus memprioritaskan produk UMKM dalam anggaran belanja mereka.

Luhut juga mendorong agar masyarakat ikut berpartisipasi mendukung UMKM, dengan melakukan pembelian secara berulang. Artinya bukan hanya satu dua kali saja namun masyarakat juga harus jadi pelanggan.

“Saya juga ingin garis bawahi kalau kita mau bangun negeri ini kita harus kerja secara terintegrasi enggak bisa sendiri. Itulah kesalahan terbesar kita berpuluh-puluh tahun. Sekarang dengan bekerja kolaborasi dan terintegrasi kita bisa lihat hasilnya lumayan menggembirakan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, upaya pertama yang bisa ditempuh ialah dengan mendorong pejabat untuk mau membeli produk lokal. Melalui cara ini diharapkan dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat untuk juga gemar beli produk asli Indonesia.

Upaya selanjutnya ialah dengan bersama-sama untuk membeli produk domestik secara berulang-ulang, sebagaimana yang di arahkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Jadi, prioritas pertama adalah produk dalam negeri, begitu juga untuk prioritas kedua dan ketiga,” pungkasnya. (red/pen)

Hutan Mangrove Pandansari Brebes, Kawasan Pariwisata Edukasi Anak dan Keluarga

Mangrove
Hutan Mangrove Pandansari Brebes

SuaraPemerintah.id – Hutan Mangrove Pandansari Brebes merupakan salah satu kawasan pariwisata yang kaya akan edukasi untuk anak dan juga keluarga (read/semua umur). Letak hutan mangrove ini berada di pesisir pantai laut Jawa Tengah, tepatnya di Pulau Pasir Dukuh Pandansari Desa Kaliwlingi Kecamatan Brebes. Dukuh Pandansari ini berjarak 10 km dari kota Brebes.

Sejarah adanya hutan mangrove Brebes ini yaitu sejak tahun 2005 hingga 2008 hutan mangrove Pandansari dicanangkan kembali oleh seorang tokoh muda, Mashadi dan Rusjan sebagai mantan kepala Desa Kaliwlingi, yang kemudian dikelola dan dibantu oleh kelompok Dewi Mangrove Sari. Tanaman mangrove pertama yang ditanam di daerah Pulau Pasir yaitu sekitar 2.260.000 batang mangrove jenis rizhopora dengan luas 200 hektare.

Adapun hasil dari kerja keras kelompok binaan dan juga masyarakat lokal setelah 10 tahun sejak penanaman hingga muncul ide untuk membuat kawasan edukasi, tempat suatu desa wisata mangrove dukuh Pandansari. Kawasan ini juga akhirnya dapat menjadi tempat untuk mencegah terjadinya abrasi yang seringkali menggerus pantai Utara Brebes sejak tahun 1985, dan menjadi kawasan edukasi yang baik untuk mengenalkan anak serta mengingatkan keluarga agar dapat menjaga kelestarian alam juga kebersihan lingkungan.

Rute perjalanan menuju Hutan Mangrove Pandansari Brebes bila dari pusat Kabupaten Brebes sekitar 13 km dengan waktu tempuh mencapai 30 menit hingga sampai ke lokasi tujuan. Kendaraan yang bisa dipakai mulai dari sepeda, motor hingga mobil dapat melalui rute yang sudah ditetapkan, atau bisa juga menggunakan bantuan google map. Akses jalannya sudah cukup baik, beraspal, datar dan juga tidak berlubang meskipun masih banyak jalanan yang berliku. Oleh karenanya, jika kamu ingin berkunjung berhati-hatilah saat diperjalanan karena selama perjalanan kamu akan menemukan kawasan sawah di kanan kiri jalan, sungai hingga pemukiman warga yang sudah pasti banyak anak-anak berkeliaran di luar rumah.

Ketika sudah masuk area parkir, para wisatawan harus membayar tiket masuk terlebih dahulu. Kemudian berjalan kaki melewati jalur menuju lokasi perahu yang sedang menepi untuk kemudian dinaiki hingga mencapai Hutan Mangrove Pandansari. Perahu klasik dengan diesel sederhana yang telah disediakan oleh pengelola hutan Mangrove akan mengantarkan pengunjung hingga ke lokasi yang diinginkan.

Pada perjalanan menggunakan perahu dapat kamu rasakan sensasi yang sedikit menegangkan, apalagi bagi kamu yang mabuk laut dan takut terhadap air. Karena selama perjalanan yang kurang lebih mencapai 10 hingga 15 menit menuju lokasi utama menggunakan perahu, kamu akan merasa sedikit terayun disebabkan ombak laut dan angin yang menerpa perahu. Namun jangan khawatir, karena selama perjalanan perahu itu kamu dapat menikmati keindahan di pesisir laut juga keindahan langit biru yang amat cerah.

Perlu diperhatikan ketika kamu berniat berlibur ke Hutan Mangrove Pandansari Brebes, datanglah ketika cuaca sedang cerah, jangan saat musim badai penghujan karena air laut bisa pasang kapan saja dan kamu akan sulit menikmati keindahan panorama sejuknya Hutan Mangrove Pandansari Brebes.

Setelah sampai di kawasan wisata Hutan Mangrove, pengunjung harus melewati trek buatan di atas laut hingga menyusuri hutan mangrove yang sangat luas. Jika selama perjalanan kamu merasa lapar, tidak usah khawatir dengan rasa laparmu, karena di sekitar hutan mangrove terdapat tenda-tenda yang menyediakan makanan seafood yang menggugah selera. Warung lesehan tersebut dapat kamu pilih dan pesan sesuai selera yang tentu saja dengan disuguhi pemandangan air laut juga hutan mangrove yang amat memanjakan mata.

Hutan Mangrove Pandansari Brebes juga menyuguhkan pemandangan yang tidak bisa kamu dapatkan di perkotaan. Para pengelola telah menyediakan spot fotogenik atau instagramable khusus bagi kamu yang senang mengabadikan momen bersama keluarga, teman atau pasangan. Telah disediakan beberapa titik spot foto instagramable buatan hingga tempat foto yang menarik di tengah-tengah ribuan tanaman mangrove.

Contoh spot yang disediakan adalah gardu pandang, menara 3 lantai, sangkar burung, tenda kayu, ayunan kayu dan masih banyak lagi. Bagi kamu seorang Muslim, jangan khawatir jika waktu shalat tiba, karena di tengah lokasi Hutan Mangrove Pandansari juga disediakan mushalah dan tempat MCK. (red/eva)

Sukseskan Program Gernas, BI Siapkan Tiga Strategi Jitu

SuaraPemerintah.idBank Indonesia (BI) telah menyiapkan tiga strategi jitu untuk menyukseskan program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

Program Gernas BBI yang berskala besar ini dinilai efektif untuk mendukung kebangkitan UMKM domestik di tengah pandemi Covid-19.

“Ini (Gernas BBI) merupakan event yang sangat besar. Dan ini merupakan (dukungan) kuat UMKM,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam acara Peluncuran Gernas BBI “Beli Kreatif Danau Toba”, Sabtu (20/2).

Bos BI mengungkapkan, bank sentral telah menyiapkan tiga strategi jitu untuk menyukseskan program Gernas BBI.

Pertama, ialah dengan mengerahkan 64 kantor cabang BI di dalam negeri dan 6 kantor cabang BI di luar negeri untuk turut mengampanyekan program itu secara lebih masif.

“Bulan lalu kita ke kantor Bank Indonesia Bali, bulan ini ke kantor Bank Indonesia Sumatera Utara dan Sibolga. Semua 46 kantor BI ikut hari ini mengikuti. Saya minta mereka semua dukung penuh kegiatan Bangga Buatan Indonesia,” terangnya.

Kedua, ialah dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih gemar membeli aneka produk UMKM domestik ketimbang mancanegara. Terutama juga bagi kelompok pejabat untuk memberikan teladan bagi masyarakat.

“Semua pakaian saya selalu saya beli dari binaan UMKM BI. Ayo seluruh menteri pejabat beli produk UMKM kita, termasuk binaan BI,” tambahnya.

Ketiga, memperluas implementasi alat pembayaran digital QR Code Indonesian Standard (QRIS). Melalui alat pembayaran digital ini diyakini dapat memudahkan pelaku UMKM dan pembeli dalam melakukan transaksi jual beli tanpa harus tatap muka.

“Jadi, ayo gunakan QRIS. Sekarang sudah 6 juta merchant UMKM tersambung QRIS. Kita ingin tingkatkan,” ucapnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memastikan target program 3 juta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) go online melalui program Bangga Buatan Indonesia (BBI) sudah tercapai.
Sebab, Desember ini sudah ada 3,4 juta UMKM yang memasuki ekosistem digital.

“Sekarang 3,4 juta UMKM pada minggu lalu Desember sudah ada di ekosistem digital. Tapi kita harapkan bisa tingkatkan lagi di akhir tahun ini agar melebihi target,” ujarnya dalam webinar bertajuk “Kerja Bareng Untuk Negeri”, Sabtu (12/12).

Luhut mengungkapkan, tingginya antusias pelaku UMKM untuk go online tak lepas dari berbagai keuntungan yang diperoleh. Salah satunya akses pemasaran yang lebih luas. “Ayo kita terus dorong agar masuk online, karena ini sangat efisien,” imbuh dia.

Lebih lanjut, dia juga meminta pelaku UMKM di tanah air untuk lebih berinovasi agar menghasilkan produk yang berdaya saing tinggi.

Salah satunya dengan menghasilkan packaging atau kemasan produk yang lebih menarik sepertinya hal nya yang dilakukan oleh UMKM di Jepang ataupun Bali.

“Temen-temen UMKM di Jepang packaging itu betul-betul menarik. Tapi istri saya juga kemarin memuji pelaku UMKM di Bali yang membuat kopi juga dikemas menarik seperti dari bambu atau anyaman. Ini yang harus ditiru karena di Jepang itu tidak ada,” terangnya.

Selain itu, pelaku UMKM di Indonesia juga diminta untuk lebih memperhatikan aspek kebersihan produk, sehingga tidak hanya memperhatikan aspek cita rasa semata. Khususnya di masa kedaruratan kesehatan akibat Covid-19.

“UMKM juga harus bisa menghasilkan barang yang selain enak saja, tapi juga harus bersih dan aman lah. Terutama saat ini (pandemi Covid-19),” tegasnya.

Terakhir, Luhut meminta e-commerce untuk berperan aktif dalam membantu pengembangan skala usaha UMKM melalui berbagai pelatihan secara cuma-cuma.

“Dan saya titip Shopee tolong dibantu training UMKM agar semakin berkembang. Kayak pelatihan di packaging, cara marketing, dan financing itu,” tutupnya.

Terjunkan 6.170 Personil, PLN Pulihkan 505 Gardu Terdampak Banjir di Jakarta dan Jabar

SuaraPemerintah.id – PLN bergerak responsif untuk memantau kelistrikan dan mengamankan daerah terdampak banjir di DKI Jakarta dan Jawa Barat (Jabar) dengan menerjunkan 6.170 personil.

Hingga pukul 16.00 WIB, Tim PLN telah sukses memulihkan 505 gardu dan 135-an pelanggan listrik sudah dinyalakan kembali.

Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura dan Bali PLN, Haryanto WS menyebutkan jumlah pemulihan tersebut sangat bagus mengingat ada sekitar 1.376 unit gardu distribusi yang terdampak.

“Petugas PLN terus bersiaga untuk memantau kondisi wilayah yang terdampak banjir guna melakukan pemulihan dan memastikan keselamatan masyarakat,” Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura dan Bali PLN, Haryanto WS.

Adapun beberapa wilayah yang masih terdampak di Wilayah Jakarta yaitu Cipinang, Pinang Ranti, Kampung Makasar, Bambu Apus, Fatmawati, Kemang, Pejaten, Warung Buncit, Kalibata, Ciledug, Petukangan, Pondok Kacang, Kuningan, dan Karet Tengsin.

Sementara di Jawa Barat yaitu sebagian Bekasi meliputi Bintara, Jatiasih, Kalimalang, Jatibening, Jatiwaringin, Pondok Gede, sebagian Cikarang, sebagian Karawang, dan sebagian Gunung Putri.

Haryanto mengatakan, terdapat kondisi yang menyebabkan listrik dinonaktifkan demi keselamatan yaitu apabila rumah warga terendam, jaringan listrik PLN terendam, dan keduanya terendam.

PLN akan melakukan pemulihan listrik di lokasi terdampak banjir apabila semua jaringan listrik baik di sisi warga maupun PLN sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik, serta kedua belah pihak yaitu PLN dan Tokoh Masyarakat menandatangani berita acara penyalaan listrik

PLN terus memantau perkembangan situasi di lokasi-lokasi yang terdampak maupun berpotensi banjir untuk secara sigap mengambil langkah. PLN juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat untuk hal tersebut.

PLN mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan di musim hujan dan banjir. Apabila air mulai masuk ke rumah, warga secara mandiri dapat mematikan listrik dari Mini Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter. Selanjutnya warga bisa menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123.

PLN juga mengajak pelanggan untuk melakukan catat meter mandiri melalui aplikasi PLN Mobile. Pelanggan tinggal mengunggah foto meteran listrik pada tanggal 24-27 setiap bulannya. Kemudian, di tanggal 1 bulan berikutnya akan keluar tagihan berdasarkan angka meteran yang dilaporkan.

Fitur SwaCAM membuat pencatatan meter listrik lebih praktis, karena tidak perlu menunggu petugas datang ke rumah setiap bulannya. Adanya SwaCAM membuat proses penagihan listrik menjadi semakin transparan, karena pelanggan sendiri yang memberikan laporan pemakaian listrik.